CBT

Contoh Soal TKA SMP Matematika dan Cara Latihan dengan CBT Sekolah

Sampul artikel contoh soal TKA SMP Matematika dengan layar ujian CBT menampilkan soal pilihan ganda kompleks dan tabel Benar Salah

Contoh soal TKA SMP Matematika paling berguna bila mengikuti kisi-kisi resmi mata pelajaran ini: empat elemen materi (bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, data dan peluang), tiga level kognitif (pemahaman, aplikasi, penalaran), dan tiga bentuk soal (pilihan ganda, pilihan ganda kompleks dengan lebih dari satu jawaban benar, dan pilihan ganda kompleks kategori Benar/Salah). Artikel ini menyajikan 10 soal latihan orisinal beserta pembahasan yang disusun mengacu pada kerangka tersebut, lalu cara memakainya untuk try out di CBT sekolah agar siswa kelas 9 terbiasa dengan format TKA 2026 sembari menunggu ketentuan teknis TKA 2027 diterbitkan.

Kisi-kisi dan bentuk soal TKA Matematika SMP

Kerangka asesmen TKA yang ditetapkan BSKAP Kemendikdasmen pada 2025 (Perka BSKAP Nomor 047/H/AN/2025) membagi Matematika SMP ke dalam empat elemen: bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang, dengan muatan irisan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Tiap soal berada pada salah satu dari tiga level kognitif: pengetahuan dan pemahaman (perhitungan, membaca grafik atau tabel), aplikasi (memodelkan masalah kontekstual ke kalimat matematika), dan penalaran (menganalisis hubungan antarkonsep, memecahkan masalah tidak rutin, menarik kesimpulan).

Dalam kerangka asesmen BSKAP dan sosialisasi Pusmendik Kemendikdasmen dijelaskan bahwa TKA SD dan SMP tidak dirancang sebagai tes hafalan, melainkan untuk mengukur penguasaan konsep, penalaran, dan capaian kompetensi siswa secara mendalam. Secara umum kerangka TKA mengenal dua struktur penyajian—soal tunggal yang berdiri sendiri dan soal grup yang berbagi satu stimulus (teks, grafik, tabel, atau ilustrasi)—meskipun pada pelaksanaan awal Matematika SD/SMP yang diujikan adalah soal tunggal. Adapun bentuk soalnya terbagi menjadi tiga jenis berikut.

Bentuk soalCiriCara menjawab
Pilihan ganda sederhanaSatu jawaban benar dari empat pilihanPilih satu
Pilihan ganda kompleks model MCMALebih dari satu jawaban benarCentang semua yang benar; biasanya tidak diberi tahu jumlahnya
Pilihan ganda kompleks model kategoriBeberapa pernyataan dinilai satu per satuTandai Benar/Salah atau Sesuai/Tidak Sesuai untuk tiap pernyataan

Pada pelaksanaan TKA SMP 2026 yang terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN) selama dua hari, sesi hari pertama mencakup latihan 10 menit, pengerjaan Matematika dan Numerasi selama 75 menit untuk 30 soal, lalu Survei Karakter 20 menit (sedangkan hari kedua mencakup Bahasa Indonesia/Literasi dan Survei Lingkungan Belajar). Ritme rata-rata 2,5 menit per soal pada sesi Matematika itu perlu dilatih, karena soal kontekstual membutuhkan waktu untuk mencerna bacaan, bukan hanya menghitung.

Contoh soal dan pembahasan

Sepuluh soal berikut disusun tim SiTuntas mengacu pada elemen dan bentuk soal dalam kisi-kisi di atas. Angka dan konteksnya orisinal—bukan soal resmi Pusmendik maupun soal yang telah divalidasi secara empiris—sehingga dapat dijadikan draf latihan atau try out sekolah setelah ditelaah kembali oleh guru.

Soal 1. Bilangan, pemahaman, pilihan ganda

Suhu udara di sebuah pos pendakian pada pukul 03.00 tercatat -4 °C. Sejak saat itu suhu naik tetap 2,5 °C setiap jam. Suhu pada pukul 09.00 adalah ...

  • A. 9 °C
  • B. 11 °C
  • C. 13,5 °C
  • D. 15 °C

Pembahasan: Dari pukul 03.00 ke 09.00 ada 6 jam. Kenaikan total 6 × 2,5 = 15 °C. Suhu akhir -4 + 15 = 11 °C. Jawaban B. Kesalahan umum: menghitung 7 jam karena menghitung pukul 03.00 sebagai jam pertama.

Soal 2. Bilangan, aplikasi, pilihan ganda kompleks (MCMA)

Koperasi sekolah membeli 120 buku tulis dengan harga Rp3.000 per buku dan menjualnya Rp3.600 per buku. Setelah 100 buku terjual, sisa buku dijual dengan potongan 50 persen dan habis. Centang semua pernyataan yang benar.

  • A. Modal pembelian seluruh buku Rp360.000.
  • B. Total pendapatan penjualan Rp396.000.
  • C. Keuntungan koperasi Rp36.000.
  • D. Persentase keuntungan terhadap modal 12 persen.

Pembahasan: Modal 120 × 3.000 = 360.000 (A benar). Pendapatan 100 × 3.600 = 360.000 ditambah 20 × 1.800 = 36.000, total 396.000 (B benar). Keuntungan 396.000 - 360.000 = 36.000 (C benar). Persentase 36.000 : 360.000 = 10 persen, bukan 12 (D salah). Jawaban A, B, C.

Soal 3. Aljabar, aplikasi, pilihan ganda

Tarif ojek daring di sebuah kota: Rp5.000 untuk 2 km pertama, lalu Rp2.000 untuk setiap kilometer berikutnya. Dinda membayar Rp21.000. Jarak yang ditempuh Dinda adalah ...

  • A. 8 km
  • B. 9 km
  • C. 10 km
  • D. 12 km

Pembahasan: Misal jarak x km. Model: 5.000 + 2.000(x - 2) = 21.000, sehingga 2.000(x - 2) = 16.000, x - 2 = 8, x = 10. Jawaban C. Kesalahan umum: lupa menambahkan 2 km pertama sehingga menjawab 8 km.

Soal 4. Aljabar (pola bilangan), penalaran, pilihan ganda kompleks kategori

Kursi di aula disusun berbaris. Baris pertama berisi 5 kursi, baris kedua 7 kursi, baris ketiga 9 kursi, dan seterusnya dengan pola yang sama. Tentukan Benar atau Salah untuk tiap pernyataan.

PernyataanBenarSalah
Baris ke-10 berisi 23 kursi.
Selisih banyak kursi antara dua baris berurutan adalah 3.
Lima baris pertama seluruhnya berisi 45 kursi.
Baris yang berisi 41 kursi adalah baris ke-19.

Pembahasan: Rumus baris ke-n adalah 2n + 3. Baris ke-10: 2(10) + 3 = 23 (Benar). Selisih tiap baris 2, bukan 3 (Salah). Lima baris pertama: 5 + 7 + 9 + 11 + 13 = 45 (Benar). 2n + 3 = 41 memberi n = 19 (Benar). Jawaban: Benar, Salah, Benar, Benar.

Soal 5. Geometri dan pengukuran, aplikasi, pilihan ganda

Sebuah taman berbentuk persegi panjang berukuran 12 m × 9 m. Di sepanjang tepi bagian dalam taman dibuat jalan setapak selebar 1 m yang mengelilingi taman. Luas jalan setapak adalah ...

  • A. 36 m²
  • B. 38 m²
  • C. 40 m²
  • D. 42 m²

Pembahasan: Luas taman 12 × 9 = 108 m². Bagian dalam tanpa jalan berukuran (12 - 2) × (9 - 2) = 10 × 7 = 70 m². Luas jalan 108 - 70 = 38 m². Jawaban B. Kesalahan umum: mengurangi lebar hanya 1 m di satu sisi sehingga memakai 11 × 8.

Soal 6. Geometri dan pengukuran (bangun ruang), penalaran, pilihan ganda

Akuarium berbentuk balok dengan ukuran alas 80 cm × 50 cm dan tinggi 60 cm berisi air setinggi 45 cm. Sebuah kubus logam pejal dengan panjang rusuk 20 cm dimasukkan hingga tenggelam seluruhnya tanpa ada air yang tumpah. Tinggi permukaan air sekarang adalah ...

  • A. 46 cm
  • B. 47 cm
  • C. 48 cm
  • D. 50 cm

Pembahasan: Volume kubus 20 × 20 × 20 = 8.000 cm³. Air naik setinggi 8.000 : (80 × 50) = 8.000 : 4.000 = 2 cm. Karena tinggi akuarium 60 cm, air tidak meluap dan tinggi akhir menjadi 45 + 2 = 47 cm. Jawaban B. Soal ini menguji penalaran karena siswa harus menyadari bahwa volume kubus sama dengan volume air yang terdesak.

Soal 7. Data, pemahaman, pilihan ganda kompleks kategori

Nilai ulangan Matematika 10 siswa: 60, 70, 70, 75, 80, 80, 80, 85, 90, 100. Tentukan Benar atau Salah.

PernyataanBenarSalah
Rata-rata nilai adalah 79.
Median nilai adalah 80.
Modus nilai adalah 70.
Jangkauan data adalah 40.

Pembahasan: Jumlah seluruh nilai 790, rata-rata 790 : 10 = 79 (Benar). Data sudah urut, median adalah rata-rata data ke-5 dan ke-6, yaitu (80 + 80) : 2 = 80 (Benar). Nilai yang paling sering muncul 80 sebanyak tiga kali, bukan 70 (Salah). Jangkauan 100 - 60 = 40 (Benar). Jawaban: Benar, Benar, Salah, Benar.

Soal 8. Peluang, aplikasi, pilihan ganda

Sebuah kotak berisi 5 kelereng merah, 3 kelereng biru, dan 4 kelereng kuning. Satu kelereng diambil secara acak. Peluang terambil kelereng yang bukan kuning adalah ...

  • A. 1/3
  • B. 5/12
  • C. 2/3
  • D. 3/4

Pembahasan: Total 12 kelereng. Bukan kuning berarti merah atau biru, 5 + 3 = 8. Peluang 8/12 = 2/3. Jawaban C. Cara lain: 1 dikurangi peluang kuning, 1 - 4/12 = 8/12.

Soal 9 dan 10 (variasi soal grup berbasis stimulus). Tabel paket internet

Catatan: Pada pelaksanaan awal TKA Matematika SD/SMP, Pusmendik mengujikan soal tunggal. Dua soal berikut disertakan sebagai variasi latihan berbasis stimulus bersama untuk membiasakan siswa menganalisis satu tabel data bagi lebih dari satu pertanyaan.

PaketKuotaHarga per bulan
Hemat10 GBRp25.000
Sedang25 GBRp50.000
Besar60 GBRp90.000

Soal 9 (bilangan, aplikasi, pilihan ganda). Paket dengan harga per GB paling murah adalah ...

  • A. Hemat
  • B. Sedang
  • C. Besar
  • D. Hemat dan Sedang sama murahnya

Pembahasan: Hemat 25.000 : 10 = Rp2.500 per GB; Sedang 50.000 : 25 = Rp2.000 per GB; Besar 90.000 : 60 = Rp1.500 per GB. Jawaban C.

Soal 10 (bilangan, penalaran, pilihan ganda kompleks MCMA). Rina membutuhkan paling sedikit 50 GB per bulan dengan anggaran paling banyak Rp100.000. Centang semua kombinasi pembelian yang memenuhi kebutuhan Rina.

  • A. Dua paket Sedang
  • B. Satu paket Besar
  • C. Lima paket Hemat
  • D. Satu paket Sedang dan dua paket Hemat

Pembahasan: A: 50 GB seharga Rp100.000, memenuhi (kuota cukup, anggaran pas). B: 60 GB seharga Rp90.000, memenuhi. C: 50 GB tetapi Rp125.000, melebihi anggaran. D: 45 GB seharga Rp100.000, kuota kurang. Jawaban A dan B.

Peta soal terhadap kisi-kisi

SoalElemenLevel kognitifBentuk
1BilanganPemahamanPG
2Bilangan (aritmetika sosial)AplikasiPGK MCMA
3Aljabar (persamaan linear)AplikasiPG
4Aljabar (pola bilangan)PenalaranPGK kategori
5Geometri dan pengukuran (luas)AplikasiPG
6Geometri dan pengukuran (volume)PenalaranPG
7Data (ukuran pemusatan)PemahamanPGK kategori
8PeluangAplikasiPG
9Bilangan (perbandingan)AplikasiPG (variasi soal grup)
10Bilangan (penalaran kuantitatif)PenalaranPGK MCMA (variasi soal grup)

Sepuluh contoh di atas berkomposisi 4 soal bilangan, 2 aljabar, 2 geometri dan pengukuran, serta 2 data dan peluang (jika dilipatgandakan lurus menjadi 30 soal hasilnya 12–6–6–6). Karena kerangka resmi Pusmendik tidak menetapkan kuota baku per elemen maupun persentase bentuk soal, guru atau MGMP dapat menyusun contoh rancangan internal yang lebih merata untuk paket try out 30 soal—misalnya 8 soal bilangan, 8 aljabar, 7 geometri dan pengukuran, serta 7 data dan peluang—dengan memadukan soal PG, PGK MCMA, dan PGK kategori.

Cara melatih siswa dengan soal TKA di CBT sekolah

Latihan di kertas belum membiasakan siswa dengan dua aspek antarmuka ujian berbasis komputer: mencentang lebih dari satu jawaban di layar dan menilai pernyataan satu per satu dalam tabel kategori. Di CBT SiTuntas, ketiga bentuk soal tersebut tersedia di bank soal: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks centang (padanan MCMA), dan pilihan ganda kompleks tabel kategori (padanan Benar/Salah), ditambah benar salah tunggal, menjodohkan, isian singkat, dan uraian. Beberapa soal juga dapat dikelompokkan pada satu stimulus teks, tabel, atau gambar seperti variasi soal 9 dan 10 di atas.

Alur yang dapat dipakai guru Matematika kelas 9: tulis atau impor soal dari Word ke bank soal yang dikelompokkan per materi atau elemen, rakit paket 30 soal secara manual atau acak, jadwalkan try out 75 menit dengan token, lalu baca analisis butir (tingkat kesukaran, daya beda, dan distribusi pengecoh) untuk mengevaluasi soal yang terlalu sukar atau kurang mampu membedakan kelompok peserta berskor tinggi dan rendah. Evaluasi per butir dan pengelompokan bank soal per elemen membantu guru memetakan materi yang perlu diperkuat sebelum siswa mengikuti simulasi resmi Pusmendik.

Panduan teknisnya: tutorial bank soal CBT, tutorial paket ujian, cara membaca analisis butir soal, dan cara siswa mengerjakan ujian CBT di telepon seluler (HP) dan laptop. Untuk soal literasi dan numerasi lintas mapel, lihat contoh soal AKM literasi dan numerasi.

Tips mengerjakan soal TKA Matematika untuk siswa

  1. Baca pertanyaan terakhir dulu pada soal kontekstual, lalu cari angka yang dibutuhkan di stimulus. Banyak informasi dalam stimulus tidak dipakai.
  2. Pada PGK MCMA, periksa setiap pilihan sebagai pernyataan Benar/Salah tersendiri. Jangan berhenti setelah menemukan dua jawaban benar.
  3. Pada tabel kategori, kerjakan pernyataan yang pasti dulu, lalu kembali ke yang ragu.
  4. Tulis model matematika singkat di kertas buram sebelum menghitung, terutama untuk soal tarif, campuran, dan pola.
  5. Pakai coret-coretan untuk satuan: cm³ (sentimeter kubik) dan cm² (sentimeter persegi) sering tertukar pada soal volume dan luas.
  6. Sisakan lima menit terakhir untuk memeriksa soal yang ditandai ragu. Dengan 30 soal dalam 75 menit, soal yang macet lebih dari tiga menit sebaiknya dilewati dulu.

Kesimpulan

Contoh soal TKA SMP Matematika yang baik mengacu pada empat elemen kisi-kisi, tiga level kognitif, dan tiga bentuk soal dalam kerangka asesmen, bukan sekadar kumpulan soal pilihan ganda. Sepuluh draf soal latihan di atas dapat dipakai sebagai bahan diskusi kelas atau ditelaah ulang oleh guru sebelum dimasukkan ke bank soal CBT sekolah untuk try out berkala. Capaian rata-rata nasional Matematika TKA SMP 2026 sebesar 40,34 menguatkan perlunya penguatan pemahaman konsep, penalaran kontekstual, dan pemecahan masalah sejak dini mengacu pada format TKA 2026, sembari menyesuaikan kembali setelah jadwal dan petunjuk teknis TKA 2027 resmi diterbitkan.

Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.

WhatsApp

Referensi

  1. Apa Saja Kisi-kisi TKA Matematika SMP 2026? Ini Materi dan Contoh Soalnya (Kompas.com, 20 Januari 2026)
  2. 3 Bentuk Soal TKA SD/MI dan SMP/MTs: Bukan Hafalan, tapi Mengukur Pemahaman (Kompas TV, 19 Januari 2026)
  3. 10 Soal TKA Matematika SMP 2026 dan Kunci Jawaban dari laman Pusmendik (Medcom, 8 April 2026)
  4. Simulasi resmi Ayo Coba TKA (Pusat Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen)
  5. Ini Jadwal Lengkap TKA SD dan SMP 2026 dan Sesinya (BBPMP Jawa Timur, Kemendikdasmen, 27 Maret 2026)
  6. Hasil Nilai Rata-rata TKA SD-SMP 2026: Matematika 40 dan Bahasa Indonesia 60 (JawaPos, 27 Mei 2026)
  7. Peraturan Kepala BSKAP Kemendikdasmen Nomor 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA SD/MI dan SMP/MTs
  8. Kerangka Asesmen TKA Mata Pelajaran Wajib Jenjang SMP/MTs (Pusmendik Kemendikdasmen)
  9. Buletin Asesmen Pusmendik Kemendikdasmen tentang Pelaksanaan TKA SD dan SMP
  10. TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Sistem dan Partisipasi Terkendali (Siaran Pers Kemendikdasmen)
  11. Integrasi TKA dan Asesmen Nasional untuk Data Rapor Pendidikan (Pusat Informasi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen)
  12. Hasil TKA 2026 Resmi Dirilis, Kemendikdasmen Dorong Evaluasi Pembelajaran yang Lebih Presisi (Siaran Pers Kemendikdasmen)
  13. Kenali Tes Kemampuan Akademik (TKA) (Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen)
  14. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Edisi Kelima (EYD V, Badan Bahasa Kemendikdasmen)

Baca juga

Bagikan artikel ini

Bagikan ke WhatsApp

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp