CBT

Tutorial Jadwal Ujian CBT SiTuntas: Peserta, Nomor, Token, Aktivasi

Sampul artikel: Tutorial Jadwal Ujian CBT SiTuntas: Peserta, Nomor, Token, Aktivasi

Tutorial ini memandu Anda menyusun jadwal ujian CBT di menu Jadwal Ujian (seksi Penjadwalan di sidebar CBT): memilih paket dan kelas, menentukan jam mulai dan batas akhir, mendaftarkan peserta bernomor NIS, membagikan token, lalu mengaktifkan jadwal pada hari ujian. Bagian akhir membahas susulan, Periode Ujian untuk STS dan SAS, serta template pengumuman untuk wali kelas.

Ini bagian ketiga seri Panduan CBT SiTuntas. Paket yang dijadwalkan harus berstatus Siap; caranya ada di bagian sebelumnya tentang Paket Ujian. Guru memakai menu ini untuk kelas yang diampunya.

Jadwal Ujian atau Periode Ujian, mana yang dipakai?

Di deretan tab seksi Penjadwalan, Jadwal Ujian berketerangan "Satu kelas · fleksibel" dan disebut pintu yang paling sering dipakai. Jenis ujiannya, entah UH, STS, SAS, atau SATPAT, mengikuti paket yang dipilih. Periode Ujian berketerangan "Massal · STS/SAS": panitia menyusun banyak mapel dan kelas sekaligus beserta sesi dan pengawasnya. Tab ini hanya tampil bagi akun yang memegang izin periode.

Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi 2025 dari BSKAP menyebut asesmen sumatif dapat dilakukan di akhir lingkup materi atau di akhir semester, dan asesmen akhir semester bersifat pilihan. Ulangan per lingkup materi cukup lewat Jadwal Ujian. Periode Ujian berguna bila sekolah menggelar sumatif tengah atau akhir semester serentak.

Cara membuat jadwal ujian CBT per kelas

Tombol Buat Jadwal baru bisa ditekan bila ada minimal satu paket berstatus Siap. Isi dialog Buat Jadwal Ujian berurutan.

  1. Isi Nama sesi, misalnya "UH Matematika Bab 3". Isian ini sebenarnya nama jadwal; bila dibiarkan kosong, terisi dari judul paket dan kelas.
  2. Pilih Paket ujian. Daftarnya hanya memuat paket Siap; paket acak yang stok soalnya kurang tidak bisa dipilih.
  3. Pilih Kelas (bisa lebih dari satu), atau butir Pilih semua kelas di awal daftarnya. Tiap kelas menjadi jadwal sendiri dengan peserta dan token 6 karakter sendiri; bila kelasnya lebih dari satu, nama kelas ditambahkan di belakang nama jadwal.
  4. Biarkan centang Langsung isi peserta dari kelas terpilih (disarankan). Siswa kelas itu langsung terdaftar dengan nomor peserta dari NIS; siswa tanpa NIS mendapat kode kelas dan nomor urut, misalnya 8C-001.
  5. Kotak Aktifkan setelah dibuat tercentang otomatis hanya bila ujian mulai hari ini. Untuk jadwal besok atau sesudahnya, biarkan kosong.
  6. Isi jam lewat Template Sesi Ujian (opsional) bila sekolah sudah membuatnya di tombol Sesi Ujian, atau lewat tombol kecil Gelombang cepat Sesi 1 sampai Sesi 4 yang mulai pukul 07.00, 09.00, 12.00, dan 14.00, masing-masing dua jam.
  7. Periksa Mulai dan Berakhir (batas akhir ujian). Tiap siswa mendapat durasi penuh sejak menekan Mulai Ujian, tetapi lembarnya ditutup tepat pada jam Berakhir, jadi yang terlambat hanya mendapat sisa waktu. Bila jendela lebih pendek dari durasi paket, muncul peringatan. Beri kelonggaran: paket 90 menit yang mulai pukul 07.30 sebaiknya berakhir pukul 09.15 agar siswa yang masuk sampai pukul 07.45 tetap mendapat 90 menit.
  8. Buka Pengaturan lanjutan bila perlu Durasi khusus (opsional, menit), Sesi & Ruang per kelas dari Data Ruangan, atau Atur jam berbeda untuk tiap kelas (gelombang) saat kelas bergiliran memakai lab. Angka Sesi di sini tercetak di kartu peserta dan berbeda dari Gelombang cepat.
  9. Tekan Simpan. Satu kelas langsung membuka detailnya; beberapa kelas kembali ke daftar.

Sistem juga memeriksa bentrok dengan jadwal Draf dan Aktif lain. Kelas yang sama dengan paket lain pada jam yang tumpang tindih memunculkan dialog Jam bentrok, mapel berbeda; tekan Lanjutkan tetap buat hanya bila disengaja. Paket sama di kelas sama, ruang yang dipakai jadwal lain, atau peserta melebihi kapasitas ruang langsung ditolak.

Membaca kartu jadwal lalu Siapkan & Aktifkan

Label kecil (chip) pertama di kartu jadwal adalah status: Draf, Aktif, Selesai, atau Dibatalkan. Berikutnya kelas, sesi, ruang, jumlah peserta, progres nomor seperti "Bernomor", dan token setelah jadwal keluar dari Draf. Jadwal Draf diberi chip kesiapan Siap aktif, Perlu peserta, Stok soal kurang, atau Lewat bila jendelanya sudah lewat.

  1. Di atas daftar ada baris Siapkan: yang mengelompokkan jadwal Draf per tanggal dan tingkat, misalnya "Hari ini · Tingkat 8 · 6 jadwal". Chip berawalan "Nomor" untuk tanggal berikutnya hanya mendaftarkan dan memberi nomor, tanpa mengaktifkan.
  2. Tekan chip itu, tombol Aktifkan di satu kartu, atau centang beberapa kartu lalu Siapkan & Aktifkan. Dialog Siapkan jadwal merangkum jadwal, peserta, dan nomor yang akan diisi.
  3. Periksa sakelar Aktifkan sekarang. Bawaannya menyala hanya bila ada jadwal yang mulai hari ini. Bila pilihan Anda tercampur dengan jadwal besok, jadwal besok tetap Draf kecuali sakelar kedua dinyalakan.
  4. Tekan tombol utama, misalnya Aktifkan (6). Layar Hasil menyebut jadwal yang aktif, yang tetap Draf, dan yang gagal beserta alasannya.

Kenapa jadwal besok tidak diaktifkan sekalian? Aktivasi mengunci soal paket: soal yang terkunci tidak bisa disunting lagi, hanya bisa digandakan lalu salinannya disunting, dan kuncinya tidak lepas walau jadwal dikembalikan ke Draf. Selama masih Draf, salah ketik di soal masih bisa dibetulkan, dan kartu peserta tetap bisa dicetak karena nomornya sudah ada. Siswa pun baru melihat ujian di menu Ujian Saya setelah jadwal aktif, jadi aktivasi pada pagi hari ujian sudah cukup.

Status jadwal dan tindakan yang tersedia
StatusArtinyaYang bisa dilakukan
DrafBelum bisa dibuka siswaAktifkan, daftarkan peserta, atur nomor, cetak kartu, ganti token, ubah, batalkan, hapus
Draf dengan chip LewatJam Berakhir lewat sebelum diaktifkanUbah tanggal dan jam dulu; aktivasi ditolak
AktifSiswa bisa masuk dengan token selama jendelaMonitor, perpanjang, ganti token, susulan, selesaikan, batalkan; ubah selama belum ada yang mengerjakan
SelesaiDitutup otomatis setelah jam Berakhir atau lewat tombol selesaikanRiwayat, nilai, susulan, cetak hasil; ubah atau hapus hanya bila belum ada jawaban
DibatalkanDihentikan manual, satu arahTidak bisa diaktifkan atau diubah lagi; hapus bila belum ada jawaban

Mengelola peserta dan token di halaman Peserta & Aktivasi

Tombol Peserta & Aktivasi di kartu membuka detail jadwal. Pada jadwal Draf, tombol hijau di bagian atas (Daftarkan & Aktifkan, Beri Nomor & Aktifkan, atau Aktifkan, sesuai yang masih kurang) membuka dialog Siapkan yang sama.

  1. Daftarkan Peserta menyalin anggota rombel kelas menjadi peserta. Tekan lagi untuk menambah siswa baru; yang sudah terdaftar tidak digandakan.
  2. Nomor Peserta membuka dialog berpratinjau. Pilih Cara membuat nomor: Pakai NIS (bawaan), Nomor urut, atau Kode kelas + urut. Simpan saja hanya mengisi nomor yang kosong. Ganti semua menimpa nomor lama setelah konfirmasi, dan kartu yang sudah dicetak tetap memuat nomor lama.
  3. Kartu Token Akses punya tombol Salin dan Ganti. Setelah diganti, token lama tidak berlaku untuk login baru, siswa yang sedang mengerjakan tidak terganggu, dan kartu peserta yang terlanjur dicetak masih memuat token lama.
  4. Cetak Dokumen berisi Kartu Peserta (2 kolom), Kartu Peserta (3 kolom), Daftar Hadir (ttd zig-zag), Daftar Peserta (ruang/sesi), Berita Acara, serta Hasil Ujian (Excel) dan Hasil Ujian (PDF) bagi yang berhak melihat nilai.
  5. Saat jadwal Aktif, Perpanjang memundurkan jam Berakhir 1 sampai 180 menit, dan siswa yang sedang mengerjakan ikut mendapat tambahan yang sama.
  6. Tombol Pengaturan di kartu jadwal (untuk pembuat paket dan admin) membuka Pengaturan Ujian. Durasi khusus jadwal ini (menit) hanya berlaku di jadwal itu. Setelan lain, seperti Acak urutan soal, Tampilan hasil ke siswa, dan Nilai lulus / KKM (opsional), milik paket dan berlaku di semua jadwal yang memakainya. Isian KKM menjadi batas Tuntas atau Belum di rekap nilai, jadi isi dengan KKTP sekolah (lihat cara menyusun KKTP).
  7. Menu titik tiga di kartu memuat Ubah, Nomor Peserta, Batalkan, dan Hapus jadwal. Ubah tersedia selama belum ada siswa yang mengerjakan; jadwal Aktif atau Selesai yang diubah kembali ke Draf, lalu sistem mencoba mengaktifkannya lagi. Batalkan tidak bisa diurungkan: lembar yang sedang berjalan ditutup dan dinilai apa adanya, dan jadwalnya tidak bisa diaktifkan lagi. Hapus bersifat permanen dan hanya tersedia selama belum ada jawaban.

Template pengumuman untuk wali kelas dan siswa

Sistem tidak mengirim WhatsApp untuk jadwal per kelas, jadi kirim pengumuman sendiri tanpa menyebut token; token diberikan pengawas di ruang.

Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [kelas] dan siswa kelas [kelas],
[nama ulangan] dilaksanakan dengan CBT SiTuntas pada [hari, tanggal], pukul [jam mulai] sampai [jam berakhir], di [ruang atau lab].
Bila memakai perangkat sendiri, siapkan HP atau laptop yang baterainya penuh dan pastikan bisa login ke akun SiTuntas.
Ujian muncul di menu Ujian Saya setelah diaktifkan guru pada hari ujian. Token diberikan pengawas di ruang; mohon tidak meminta atau menyebarkan token lewat WhatsApp.
Lembar ditutup pukul [jam berakhir], jadi siswa yang terlambat hanya mendapat sisa waktu.
Nomor peserta memakai NIS masing-masing.
Siswa yang sakit atau izin mohon dilaporkan ke wali kelas agar dijadwalkan susulan.

Kartu Peserta, Daftar Hadir, dan Daftar Peserta memuat nama lengkap, NIS, dan kelas. UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menggolongkan data anak sebagai data pribadi yang bersifat spesifik (Pasal 4) dan mewajibkan pengendali data pribadi menjaga kerahasiaan serta mencegah akses tidak sah (Pasal 36 dan 39). Jangan unggah PDF itu ke grup kelas. Kartu juga memuat token, alasan tambahan untuk membagikannya di ruang pada hari ujian. Ulasan lengkapnya ada di keamanan data siswa menurut UU PDP.

Bagaimana membuat ujian susulan untuk siswa yang tidak hadir?

  1. Pada kartu jadwal yang Aktif atau Selesai, tekan Susulan. Dialog Buat Jadwal Susulan terbuka.
  2. Semua siswa di daftar Belum mengumpulkan sudah tercentang. Buang centang siswa yang tidak perlu ikut.
  3. Siswa yang tidak bisa dipilih tampil dengan alasannya, misalnya sedang mengerjakan atau terdaftar di jadwal lain yang belum selesai. Siswa yang sudah mengumpulkan, di jadwal utama maupun susulan lain, tidak bisa disusulkan.
  4. Atur Nama jadwal susulan, Mulai, dan Selesai. Usulan bawaannya besok pukul 08.00 dengan panjang jendela seperti jadwal asal.
  5. Centang Aktifkan langsung hanya bila susulan berlangsung hari ini, lalu tekan Buat susulan atau Buat & aktifkan susulan.

Susulan terbit sebagai jadwal baru dengan token sendiri. Nomor peserta mengikuti sesi utama, dan nilainya bergabung di rekap sesi induk. Siswa yang belakangan perlu susulan cukup ditambahkan lewat Tambah Siswa di detail susulan yang masih Draf atau Aktif; mereka memakai token yang sama.

Periode Ujian untuk STS dan SAS serentak

  1. Di tab Periode Ujian, tekan Periode baru, isi tahun ajaran dan nama periode, lalu Buat dan susun.
  2. Ikuti wizard tujuh langkah: Periode & tanggal, Sesi, Kelas & mapel, Aturan, Pra-cek, Susun, dan Terbitkan. Isian tersimpan otomatis per langkah.
  3. Terbit belum membuat jadwal CBT. Pasang paket lewat Pasang paket massal, lalu pada H-2 atau H-1 pilih Buat jadwal CBT massal dari menu titik tiga, tentukan Tanggal ujian, dan tekan Buat jadwal. Hanya sel berpaket Siap yang diproses, dan menjalankannya ulang tidak menggandakan jadwal.
  4. Pada hari ujian, buka Hari Ini untuk mengaktifkan, menyelesaikan, dan memperpanjang semua jadwal satu sesi sekaligus, serta memutar token.

Sebelum STS pertama, buat satu jadwal uji coba dengan paket latihan pendek agar siswa dan pengawas terbiasa. Kemendikdasmen menempuh pola serupa untuk TKA 2026: simulasi pada 21 sampai 27 September dan gladi bersih pada 5 sampai 18 Oktober 2026, sebelum pelaksanaan utama.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Tombol Buat Jadwal tidak bisa ditekan. Belum ada paket Siap yang terlihat oleh Anda. Halaman menyebut jumlah paket yang masih Draf; terbitkan dulu, atau minta pembuatnya menerbitkan.
  • Kartu menunjukkan 0 peserta. Peserta diambil dari anggota rombel kelas pada tahun ajaran aktif, dan layar belum menjelaskan sebab ini. Minta operator membuka Data Kelas, menekan ikon hijau Kelola Anggota pada kelas itu, dan memastikan siswanya masuk rombel; setelah itu tekan Daftarkan Peserta.
  • Aktivasi ditolak. Alasannya tertulis di layar Hasil: peserta kosong, jendela lewat, paket masih draf, atau stok bank tidak cukup untuk paket acak. Perbaiki penyebabnya lalu jalankan lagi; jadwal yang sudah aktif tidak tersentuh.
  • Siswa terlambat merasa waktunya dipotong. Lembar memang ditutup pada jam Berakhir, jadi beri kelonggaran sejak membuat jadwal. Untuk gangguan, pakai Perpanjang atau Tambah waktu di Monitor.
  • Jadwal besok tetap Draf setelah menekan Aktifkan. Sakelar Aktifkan sekarang memang mati untuk jadwal besok, jadi dialog hanya mendaftarkan dan memberi nomor. Ulangi pada pagi hari ujian.
  • Pesan bentrok cepat hilang. Penolakan bentrok hanya tampil sekitar delapan detik di atas layar. Catat isinya, geser jam atau ganti ruang, lalu simpan ulang.
  • Periode sudah terbit, tetapi token belum ada. Jadwal CBT belum dibuat. Jalankan Buat jadwal CBT massal; belum ada banner pengingat untuk langkah ini.

Bagian berikutnya, Tutorial Pengawas Ujian CBT SiTuntas, membahas Monitor dan tindakan di hari ujian. Gambaran seluruh modul ada di halaman CBT SiTuntas.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa ujian CBT belum muncul di akun siswa?

Ujian baru tampil di menu "Ujian Saya" setelah jadwalnya Aktif, dan baru bisa dimulai pada jam Mulai. Pastikan siswa itu ada di daftar peserta; siswa yang masuk rombel belakangan ditambahkan lewat "Daftarkan Peserta". Jadwal per kelas tidak tampil di "Jadwal Ujian Saya" karena halaman itu hanya memuat jadwal Periode Ujian.

Siapa saja yang bisa membuat dan mengaktifkan jadwal ujian CBT?

Pemegang izin "Kelola sesi ujian", yang bawaannya dimiliki peran guru, bisa menjadwalkan paket mapelnya untuk kelas yang diampu; admin mengelola semua jadwal. Pengawas yang ditugaskan di menu "Pengawas & Proktor" juga boleh mengaktifkan jadwal yang diawasinya. Nomor peserta, token, dan pembatalan tetap diatur pembuat jadwal atau admin.

Apakah siswa dan orang tua bisa melihat token sebelum ujian?

Halaman jadwal siswa, portal orang tua, dan WhatsApp jadwal dari Periode Ujian tidak memuat token. Namun Kartu Peserta mencetak token, jadi bagikan kartu di ruang pada hari ujian. Bila token terlanjur tersebar, tekan "Ganti" di kartu "Token Akses" dan umumkan token baru.

Bagaimana kalau listrik padam di tengah ujian?

Bila seluruh kelas terganggu, pembuat jadwal atau admin menekan "Perpanjang" di detail jadwal. Jam Berakhir mundur 1 sampai 180 menit, dan siswa yang sedang mengerjakan ikut mendapat tambahan yang sama. Untuk satu atau dua siswa, pengawas memakai "Tambah waktu" di Monitor.

Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.

WhatsApp

Referensi

  1. UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, JDIH BPK
  2. Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi 2025, BSKAP Kemendikdasmen
  3. Kemendikdasmen Tetapkan Pendaftaran TKA 2026 Dimulai pada 27 Juli 2026, Siaran Pers Kemendikdasmen

Bagikan artikel ini

Bagikan ke WhatsApp

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri. Gratis selamanya, 14 hari pertama semua modul terbuka, tanpa instalasi.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Tidak perlu chat admin

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp