Contoh Soal AKM Literasi dan Numerasi untuk Ujian Sekolah + Cara Membuatnya
Ujian sekolah sekarang banyak diarahkan mengikuti gaya AKM: soal berangkat dari stimulus, bentuknya beragam, dan yang diukur kemampuan bernalar, bukan hafalan. Wajar kalau banyak guru mencari contoh soal AKM literasi numerasi sebagai patokan sebelum menyusun naskah sendiri. Artikel ini menyajikan contoh soal literasi dan numerasi lengkap dengan pembahasan, mengenalkan bentuk-bentuk soalnya, mengupas aturan skor dikotomis dan parsial, menyinggung apa yang berubah pada 2026, lalu menutup dengan cara praktis membuat soal serupa untuk ujian di sekolah Anda.
Kenapa contoh soal AKM literasi numerasi terasa berbeda dari soal ulangan biasa
AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) mengukur dua kompetensi dasar: literasi membaca dan numerasi. Yang diuji adalah kemampuan memahami bacaan dan menggunakan penalaran matematis untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari, bukan penguasaan materi satu mata pelajaran. Karena asesmen nasional hanya diikuti sebagian siswa yang tersampel, banyak sekolah sengaja membawa gaya AKM ke penilaian harian dan ujian sekolah supaya semua siswa terbiasa, bukan hanya yang kebetulan terpilih.
Ada tiga ciri yang langsung terasa saat pertama kali membaca soal bergaya AKM. Pertama, selalu ada stimulus: teks, tabel, grafik, atau infografik yang harus dibaca dulu. Kedua, bentuk soalnya beragam, tidak melulu pilihan ganda satu jawaban. Ketiga, jawabannya menuntut siswa mengolah informasi dari stimulus, sehingga siswa yang hafal rumus tetapi malas membaca akan kesulitan.
Framework AKM yang diterbitkan Pusat Asesmen Pendidikan merinci tiga komponen yang dipakai penulis soal, dan ketiganya berguna sebagai kisi-kisi ujian sekolah. Konten: pada literasi berupa teks informasi dan teks fiksi; pada numerasi berupa bilangan, geometri dan pengukuran, data dan ketidakpastian, serta aljabar. Level kognitif: pada literasi mulai dari menemukan informasi, menafsirkan dan mengintegrasikan, sampai mengevaluasi dan merefleksi; pada numerasi dari pemahaman, penerapan, sampai penalaran. Konteks: personal, sosial budaya, dan saintifik. Kalau satu paket ujian hanya berisi soal "menemukan informasi" dengan konteks personal, paket itu belum bergaya AKM walau bentuknya sudah PG kompleks.
Bentuk-bentuk soal AKM: PG kompleks, menjodohkan, isian singkat, uraian
Semua contoh soal AKM literasi numerasi yang beredar, termasuk di aplikasi latihan resmi, memakai kombinasi bentuk berikut. Mengenalinya penting karena tiap bentuk punya cara menjawab dan cara koreksi yang berbeda.
| Bentuk soal | Cara siswa menjawab | Koreksi |
|---|---|---|
| Pilihan ganda | Memilih satu jawaban benar | Otomatis |
| Benar/salah tunggal | Menentukan satu pernyataan benar atau salah | Otomatis |
| PG kompleks (centang) | Mencentang lebih dari satu pernyataan yang sesuai | Otomatis |
| PG kompleks (tabel kategori) | Menilai benar/salah atau sesuai/tidak untuk tiap baris pernyataan | Otomatis |
| Menjodohkan | Memasangkan item di kolom kiri dengan kolom kanan | Otomatis |
| Isian singkat | Mengetik jawaban pendek yang pasti, biasanya angka atau satu kata | Otomatis |
| Uraian | Menulis jawaban panjang dengan alasan | Manual dengan rubrik |
PG kompleks punya dua rupa. Rupa pertama meminta siswa mencentang beberapa pernyataan sekaligus dari satu daftar. Rupa kedua berbentuk tabel: tiap baris berisi satu pernyataan, dan siswa menilai benar atau salah baris demi baris. Sementara itu uraian adalah satu-satunya bentuk yang tetap dinilai guru secara manual, sebaiknya dengan rubrik yang disepakati sebelum ujian agar penilaian antar kelas konsisten.
Lampiran Framework AKM juga menetapkan jumlah opsi dan pernyataan menurut jenjang. Angka ini sering diabaikan penulis soal sekolah, padahal inilah yang membuat soal kelas 5 terasa berbeda bobotnya dari soal kelas 11.
| Bentuk soal | Kelas rendah | Kelas menengah | Kelas atas |
|---|---|---|---|
| Pilihan ganda (jumlah opsi) | Kelas 1-3: tiga opsi | Kelas 4-9: empat opsi | Kelas 10-12: lima opsi |
| PG kompleks centang (jumlah pernyataan) | Kelas 1-6: tiga | Kelas 7-10: empat | Kelas 11-12: lima |
| PG kompleks benar/salah (jumlah pernyataan) | Kelas 1-4: dua | Kelas 5-10: tiga | Kelas 11-12: empat |
| Menjodohkan (jumlah premis) | Kelas 1-6: tiga | Kelas 7-10: empat | Kelas 11-12: lima |
Untuk menjodohkan, jumlah pilihan jawaban di kolom kanan harus lebih banyak daripada jumlah premis di kolom kiri, supaya pasangan terakhir tidak bisa ditebak dari sisa. Contoh soal di bawah mengikuti ketentuan jenjang SMP.
Contoh soal AKM literasi dan pembahasannya
Stimulus (teks informasi). Sejak Januari, kantin SMP Cempaka mengganti kemasan plastik sekali pakai dengan wadah yang bisa dipakai ulang. Pengurus OSIS mencatat volume sampah kantin turun dari 12 kantong menjadi 5 kantong per hari. Namun sebagian siswa mengeluh antrean bertambah panjang karena wadah harus dicuci sebelum dipakai lagi. Kepala sekolah menyatakan kebijakan ini akan dievaluasi setelah satu semester berjalan.
Soal 1 (PG kompleks, centang). Centang semua pernyataan yang sesuai dengan isi teks.
- Volume sampah kantin berkurang setelah kebijakan berlaku.
- Seluruh siswa mendukung penggantian kemasan plastik.
- Antrean di kantin menjadi lebih panjang.
- Kebijakan wadah pakai ulang sudah bersifat permanen.
Pembahasan. Pernyataan 1 dan 3 sesuai teks. Pernyataan 2 salah karena teks hanya menyebut sebagian siswa mengeluh, bukan seluruh siswa mendukung. Pernyataan 4 salah karena kebijakan masih akan dievaluasi setelah satu semester. Perhatikan cara soal ini bekerja: pengecohnya bukan fakta yang keliru total, melainkan pernyataan yang melebih-lebihkan atau menyimpulkan lebih jauh dari isi teks. Bagian itulah yang menguji kemampuan membaca cermat.
Soal 2 (isian singkat). Berapa kantong sampah yang berkurang per hari setelah kebijakan berlaku?
Pembahasan. Jawabannya 7, dari selisih 12 dikurangi 5. Soal literasi boleh memuat angka; yang diuji tetap kemampuan menemukan dan mengolah informasi dari teks, bukan keterampilan hitung yang rumit.
Soal 3 (uraian, level mengevaluasi dan merefleksi). Menurutmu, informasi apa yang masih perlu dikumpulkan kepala sekolah sebelum memutuskan kebijakan ini dilanjutkan atau tidak? Sebutkan satu dan jelaskan alasannya.
Pembahasan. Jawaban yang diterima beragam, misalnya data lama antrean sebelum dan sesudah kebijakan, atau biaya cuci wadah dibanding biaya plastik, asalkan disertai alasan yang merujuk ke teks. Skor 2 bila menyebut satu informasi dan alasannya masuk akal, skor 1 bila hanya menyebut informasi tanpa alasan, skor 0 bila tidak berkaitan dengan teks. Rubrik tiga tingkat seperti ini adalah pola yang dipakai lampiran Framework AKM untuk uraian dengan jawaban kompleks.
Contoh soal AKM numerasi dan pembahasannya
Stimulus (tabel harga). Panitia kegiatan akan menggandakan dokumen dan membandingkan dua tempat fotokopi.
| Tempat | Harga per lembar |
|---|---|
| Toko A | Rp250 untuk 100 lembar pertama, selebihnya Rp200 per lembar |
| Toko B | Rp225 untuk semua lembar |
Soal 1 (PG kompleks, tabel benar/salah). Tentukan benar atau salah tiap pernyataan berikut.
- Untuk 80 lembar, biaya di Toko B lebih murah daripada Toko A.
- Untuk 200 lembar, biaya di Toko A adalah Rp45.000.
- Berapa pun jumlah lembarnya, Toko A selalu lebih mahal daripada Toko B.
Pembahasan. Pernyataan 1 benar: 80 lembar di Toko A berbiaya Rp20.000, sedangkan di Toko B Rp18.000. Pernyataan 2 benar: 100 lembar pertama Rp25.000 ditambah 100 lembar berikutnya Rp20.000, totalnya Rp45.000. Pernyataan 3 salah: untuk 300 lembar, Toko A berbiaya Rp65.000 sementara Toko B Rp67.500, jadi pada jumlah besar Toko A justru lebih murah. Soal seperti ini menguji kemampuan memodelkan tarif bertingkat, bukan sekadar perkalian.
Soal 2 (isian singkat). Pada jumlah berapa lembar biaya di kedua toko sama besar?
Pembahasan. Jawabannya 200 lembar. Di Toko A biayanya Rp25.000 ditambah Rp20.000 sama dengan Rp45.000, dan di Toko B 200 dikali Rp225 juga Rp45.000. Siswa yang menjawab lewat coba-coba angka pun sah, karena numerasi menilai hasil penalaran, bukan keindahan langkah aljabar.
Skor dikotomis vs parsial dan artinya
Ini bagian yang paling sering terlewat: banyak kumpulan contoh soal AKM literasi numerasi beredar tanpa mencantumkan aturan penskorannya, padahal aturan itu menentukan nilai akhir siswa. Skor dikotomis berarti siswa mendapat poin penuh hanya jika seluruh bagian jawabannya benar; satu saja keliru, nilainya nol untuk soal itu. Lampiran Framework AKM menetapkan skor 1 untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban salah pada pilihan ganda, PG kompleks, menjodohkan, dan isian singkat; hanya uraian yang boleh berjenjang, yaitu 0 sampai 2 untuk jawaban kompleks dan 0 sampai 1 untuk jawaban sederhana. Jadi pada contoh soal literasi tadi, siswa yang mencentang pernyataan 1 dan 3 mendapat poin, sedangkan yang mencentang 1, 3, dan 4 tidak mendapat apa-apa meski dua centangnya benar.
Skor parsial adalah kebalikannya: tiap pasangan atau pernyataan yang benar dihargai sebagian poin. Untuk ulangan harian yang tujuannya memetakan pemahaman, skor parsial sering terasa lebih adil dan lebih informatif. Namun kalau tujuan ujian Anda adalah melatih siswa menghadapi asesmen nasional, pakailah skor dikotomis supaya siswa terbiasa dengan konsekuensinya: membaca semua opsi sampai tuntas sebelum menjawab. Apa pun pilihannya, umumkan aturan skor sebelum ujian dimulai agar siswa tidak merasa dicurangi saat melihat nilainya.
Apa yang berubah pada 2026: TKA dan AN dalam satu rangkaian
Dua hal layak diketahui guru yang menyusun soal bergaya AKM tahun ini. Pertama, Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 mengubah aturan Asesmen Nasional dan menyisipkan Pasal 9A: pengukuran kompetensi literasi membaca dan numerasi "dapat diintegrasikan dalam pengukuran capaian akademik pada mata pelajaran tertentu". Artinya, soal bernalar dengan stimulus tidak lagi urusan tim literasi saja; guru Bahasa Indonesia dan Matematika, dan pada gilirannya guru mapel lain, akan bertemu bentuk soal ini di dalam ujian mata pelajarannya sendiri.
Kedua, Kemendikdasmen menjadwalkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional 2026 sebagai satu rangkaian. Untuk jenjang SMA/MA dan SMK/MAK, pendaftaran peserta berlangsung 27 Juli sampai 27 September 2026, simulasi 21 sampai 27 September, gladi bersih 5 sampai 18 Oktober, dan pelaksanaan utama 26 Oktober sampai 8 November 2026. Bagi sekolah, konsekuensinya sederhana: latihan bergaya AKM sebaiknya sudah masuk ke ulangan harian sejak awal semester, bukan dikebut sepekan sebelum simulasi. Persiapan yang lebih rinci untuk kelas 12 kami tulis di Persiapan TKA dan AN SMA/SMK 2026.
Membuat soal serupa di CBT sekolah
Menyusun soal bergaya AKM di atas kertas itu mungkin, tetapi merepotkan: tabel benar/salah dan menjodohkan boros halaman, dan koreksinya melelahkan. Bentuk-bentuk ini paling nyaman dijalankan lewat CBT atau ujian berbasis komputer, karena siswa tinggal mencentang atau memasangkan di layar dan koreksi berjalan otomatis. Urutannya kira-kira begini:
- Tulis stimulusnya dulu, baru soalnya. Satu stimulus yang kaya bisa melahirkan dua sampai empat soal dengan bentuk berbeda, persis pola AKM.
- Simpan soal di bank soal per mata pelajaran, bukan di dokumen lepas, supaya bisa dipakai ulang dan diperbaiki tiap tahun.
- Variasikan bentuknya: jangan semua PG kompleks. Campur isian singkat dan satu dua uraian agar penalaran siswa tetap terlihat utuh.
- Untuk isian singkat, siapkan variasi kunci jawaban. Jawaban "7" dan "7 kantong" sebaiknya sama-sama diterima.
- Setelah ujian, lihat analisis butir: soal yang dijawab salah oleh hampir semua siswa perlu ditinjau, mungkin stimulusnya ambigu. Temuan seperti ini layak dicatat sebagai bahan refleksi di jurnal harian guru.
Kalau sekolah Anda belum punya sistem ujiannya, SiTuntas menyediakan modul CBT yang dibangun untuk kebutuhan ini. Ketujuh bentuk soal di tabel atas tersedia, termasuk PG kompleks dua rupa dan menjodohkan, dengan editor yang menampung teks stimulus, gambar, dan rumus. Bobot tiap soal diatur saat menyusun paket ujian, aturan skor PG kompleks dan menjodohkan bisa dipilih dikotomis (bawaan) atau parsial, jawaban isian dengan beberapa variasi bisa diterima, dan analisis butir keluar begitu ujian selesai, termasuk ketuntasan per tujuan pembelajaran.
Naskah lama di dokumen Word bisa diimpor tanpa mengetik ulang, dan semuanya berjalan di browser tanpa instalasi. Modul CBT termasuk paket Premium; rinciannya ada di fitur aplikasi ujian CBT sekolah, dan sekolah bisa coba gratis lebih dulu. Untuk langkah teknis dari bank soal sampai pelaksanaan, silakan lanjut ke panduan cara membuat ujian CBT online di sekolah.
Yang terpenting, jangan menunggu sempurna. Mulailah dari satu stimulus dan tiga soal untuk satu ulangan harian. Dari situ Anda akan merasakan sendiri bagian mana dari contoh soal AKM literasi numerasi di atas yang paling cocok dengan karakter siswa Anda, lalu bank soal sekolah akan tumbuh dengan sendirinya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah soal AKM sama dengan soal ANBK?
AKM adalah materi utama yang diujikan dalam ANBK, jadi bentuk dan gaya soalnya sama. Bedanya, ANBK hanya diikuti siswa yang tersampel, sedangkan sekolah bebas memakai gaya AKM untuk ulangan dan ujian seluruh siswa agar semuanya terbiasa.
Bentuk soal apa saja yang perlu ada dalam ujian bergaya AKM?
Campurkan pilihan ganda, PG kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan sedikit uraian. Semua soal sebaiknya berangkat dari stimulus berupa teks, tabel, atau grafik supaya penalaran siswa benar-benar teruji, bukan sekadar hafalannya.
Apakah soal PG kompleks dan menjodohkan bisa dikoreksi otomatis?
Bisa, selama ujian dijalankan lewat komputer. Kunci jawaban tersimpan di sistem sehingga nilai keluar begitu siswa selesai mengerjakan. Satu-satunya bentuk yang tetap dinilai guru secara manual adalah uraian, biasanya dengan rubrik.
Apa bedanya skor dikotomis dan skor parsial?
Skor dikotomis memberi poin penuh hanya jika seluruh bagian jawaban benar; satu bagian saja keliru, nilainya nol. Skor parsial menghargai tiap bagian yang benar dengan sebagian poin. Pedoman AKM memakai skor dikotomis, jadi untuk latihan menghadapi asesmen nasional sebaiknya ikuti aturan itu.
Apakah siswa perlu aplikasi khusus untuk mengerjakan soal AKM di sekolah?
Tidak harus. CBT modern berjalan di browser sehingga laptop sekolah, tablet, atau HP siswa bisa dipakai tanpa instalasi apa pun. Sekolah dengan perangkat terbatas biasa membagi peserta ke beberapa sesi bergiliran.
Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.
WhatsAppReferensi
- Framework Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Pusat Asesmen Pendidikan BSKAP, Repositori Kemendikdasmen
- Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Permendikbudristek No. 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional, JDIH BPK RI
- Siaran Pers: Kemendikdasmen Tetapkan Pendaftaran TKA 2026 Dimulai pada 27 Juli 2026 (jadwal simulasi, gladi bersih, pelaksanaan TKA dan AN), Kemendikdasmen
- Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru soal AN (TKA digabung dengan AN, Pasal 9A), detikEdu
Baca juga
- Cara Membuat Ujian CBT Online di Sekolah, Langkah demi Langkah
- Aplikasi CBT Gratis vs Berbayar: Pertimbangan untuk Sekolah
- Persiapan TKA dan AN SMA/SMK 2026: Jadwal, Simulasi, dan Checklist Proktor
- Cara Analisis Butir Soal: Tingkat Kesukaran, Daya Beda, dan Contoh Hitungnya
- Cara Siswa Mengerjakan Ujian CBT SiTuntas di HP dan Laptop
- Tutorial Nilai dan Koreksi CBT SiTuntas: Uraian, Analisis, Ekspor
- Tutorial Pengawas Ujian CBT SiTuntas: Monitor dan Tindakan di Hari Ujian
- Tutorial Jadwal Ujian CBT SiTuntas: Peserta, Nomor, Token, Aktivasi
- Tutorial Paket Ujian CBT SiTuntas: Rakit Soal, Bobot, Uji Kunci, Terbitkan
- Tutorial Bank Soal CBT SiTuntas: Tulis Soal, Impor Word, Tandai Siap
- Panduan Lengkap CBT SiTuntas: Alur Ujian Online dari Bank Soal sampai Nilai
- Cara Atur Ruang Ujian CBT Campur Kelas dengan Denah Kursi Otomatis
- Cara Pakai Exam Browser dan PC Lab Terdaftar untuk Ujian CBT SiTuntas
- Contoh Kisi-Kisi Soal Sumatif Akhir Semester Kurikulum Merdeka (IPA Kelas 8)
- Cara Memantau Ujian CBT per Ruang dengan Pantau Sesi dan Monitor Ruang
- Aplikasi Android SiTuntas untuk Ujian dan Kegiatan Sekolah
- Cara Memasang Aplikasi SiTuntas Android dengan Aman
Bagikan artikel ini
Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?
SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.
Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.
Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp