Berita Acara Ujian Sekolah dan Daftar Hadir Peserta: Format dan Cara Mengisinya
Berita acara ujian sekolah adalah dokumen resmi yang dibuat pengawas ruang untuk mencatat jalannya satu sesi ujian: hari dan jam pelaksanaan yang sebenarnya, ruang dan mata pelajaran, jumlah peserta seharusnya, hadir, dan tidak hadir beserta nomornya, kejadian yang terjadi, tindakan yang diambil, lalu ditandatangani petugas sesuai prosedur operasional standar (POS) ujian, misalnya dua pengawas ruang atau pengawas dan proktor. Pasangannya adalah daftar hadir peserta yang ditandatangani setiap siswa. Artikel ini memberi format keduanya, contoh pengisian, dan cara mengisinya langkah demi langkah untuk ASAS, ujian sekolah, maupun try out berbasis komputer.
Dasar aturan: siapa yang menetapkan format berita acara
Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan (ditetapkan 26 April 2022, diundangkan 28 April 2022) tidak menetapkan format khusus berita acara maupun daftar hadir ujian sekolah. Pasal 13 huruf e peraturan itu mencabut ketentuan mengenai ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan dalam Permendikbud Nomor 43 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ujian yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional. Pengaturan yang berlaku kini memuat prinsip penilaian: Pasal 3 menyebut prosedur penilaian meliputi perumusan tujuan, pemilihan dan/atau pengembangan instrumen, pelaksanaan, pengolahan, dan pelaporan; Pasal 9 ayat (7) mengatur penilaian sumatif pada jenjang dasar dan menengah; dan Pasal 12 menyatakan pedoman penyusunan prosedur dan bentuk penilaian ditetapkan oleh kepala unit utama yang membidangi kurikulum dan asesmen.
Berdasarkan Pasal 10, penentuan kenaikan kelas dan kelulusan dilakukan dengan mempertimbangkan laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian peserta didik pada semua mata pelajaran, ekstrakurikuler, serta prestasi lain. Karena hasil sumatif akhir semester dan ujian sekolah menjadi bagian dari bukti penilaian untuk keputusan tersebut, pelaksanaannya perlu bukti tertulis bahwa tes berlangsung tertib. Di sinilah berita acara dan daftar hadir berperan. Formatnya ditetapkan satuan pendidikan melalui POS atau tata tertib ujian yang disahkan kepala sekolah sesuai pedoman yang berlaku dan kebijakan daerah/sekolah. Dalam praktiknya, banyak sekolah menggunakan pola yang serupa dengan ujian nasional berbasis komputer terdahulu, Asesmen Nasional, dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Mengacu pada Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA dan Asesmen Nasional serta mekanisme pengawasan TKA 2026, pengawas ruang bertugas memeriksa kesesuaian identitas peserta, menjaga ketertiban ruang, serta mencatat kejadian khusus atau pelanggaran tata tertib ke dalam berita acara pelaksanaan dan laman TKA. Pola pencatatan yang sama layak dipakai untuk ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan.
Komponen berita acara ujian sekolah
| Bagian | Isi | Fungsi |
|---|---|---|
| Kop dan judul | Kop sekolah, "Berita Acara Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027" | Identitas dokumen |
| Waktu | Hari, tanggal, jam mulai dan selesai yang sebenarnya (bukan jam jadwal) | Bukti sesi berjalan sesuai atau menyimpang dari jadwal |
| Tempat dan mapel | Nama sekolah, ruang, sesi, mata pelajaran, kelas | Satu berita acara untuk satu ruang-sesi-mapel |
| Peserta | Jumlah seharusnya, hadir, tidak hadir, dan nomor peserta yang tidak hadir beserta alasan (sakit, izin, tanpa keterangan) | Dasar jadwal susulan dan rekap kehadiran |
| Naskah (ujian kertas) | Jumlah eksemplar soal, lembar jawaban, kondisi sampul saat dibuka disaksikan peserta | Pertanggungjawaban dokumen; tidak dipakai pada ujian komputer |
| Kondisi pelaksanaan | Lancar atau ada kendala (listrik, jaringan, perangkat) | Penjelasan bila nilai perlu ditinjau |
| Kejadian dan tindakan | Pelanggaran tata tertib, peserta sakit di tengah sesi, soal bermasalah, dan apa yang pengawas lakukan | Bahan keputusan panitia (ujian ulang, pembatalan, sanksi) |
| Penutup dan tanda tangan | "Berita acara ini dibuat dengan sesungguhnya", tanda tangan pengawas I dan II atau pengawas dan proktor, nama, NIP | Keabsahan dokumen |
Format untuk ujian kertas dan ujian komputer berbeda terutama pada bagian naskah dan catatan teknis. Pada CBT, bagian jumlah soal dan sampul diganti catatan jam server, log sesi, dan kendala teknis, serta identitas proktor yang mendampingi pengawas.
Contoh berita acara ujian sekolah (siap salin)
BERITA ACARA PELAKSANAAN SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL
TAHUN PELAJARAN 2026/2027
Pada hari ini Selasa tanggal satu bulan Desember tahun dua ribu dua puluh enam telah diselenggarakan Sumatif Akhir Semester Ganjil mata pelajaran Matematika untuk kelas VIII pada pukul 07.30 sampai dengan 09.00 WIB di SMP Negeri 1 Contoh, Ruang 03, Sesi 1.
Jumlah peserta seharusnya: 30 orang.
Jumlah peserta hadir: 28 orang.
Jumlah peserta tidak hadir: 2 orang, yaitu nomor peserta 03-014 (sakit, surat dokter diterima) dan 03-027 (tanpa keterangan).
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan kondisi: ada kendala. Listrik padam pukul 08.12 sampai 08.19 WIB; server dan jaringan tetap menyala dengan daya cadangan, 6 peserta yang memakai komputer tanpa UPS masuk kembali dan waktu pengerjaannya ditambah 7 menit oleh pengawas melalui proktor.
Kejadian lain: peserta nomor 03-009 kedapatan membuka catatan kertas pada pukul 08.40. Tindakan: catatan disita, peserta ditegur dan dicatat dalam berita acara untuk dilaporkan kepada panitia; kelanjutan pengerjaan ujian mengikuti ketentuan POS ujian sekolah.
Catatan: tidak ada soal yang dilaporkan bermasalah.
Berita acara ini dibuat dengan sesungguhnya dalam rangkap dua, satu untuk panitia dan satu untuk arsip ruang.
Contoh, 1 Desember 2026
Pengawas Ruang: (tanda tangan) Dra. Nurhayati, NIP 19700101 199512 2 001
Proktor: (tanda tangan) Rizal Pratama, S.Kom., NIP 19950505 202012 1 002
Perhatikan dua kebiasaan di contoh itu: jam yang ditulis adalah jam sebenarnya, dan setiap kejadian selalu berpasangan dengan tindakan. Berita acara yang hanya menulis "lancar" padahal ada listrik padam akan menyulitkan panitia saat ada orang tua yang mempertanyakan nilai anaknya.
Format daftar hadir peserta ujian
Daftar hadir dibuat per ruang per sesi, diurutkan sesuai nomor kursi agar pengawas mudah mencocokkan wajah, kartu peserta, dan tempat duduk. Kolom minimalnya sebagai berikut.
Kebiasaan yang membantu: nomor tanda tangan dibuat zig-zag (ganjil di kiri, genap di kanan) agar siswa tidak salah baris, kolom keterangan diisi S, I, atau A hanya untuk yang tidak hadir, dan baris paling bawah memuat rekap "Hadir ... Tidak hadir ..." yang angkanya harus sama persis dengan berita acara. Untuk ruang campur kelas, kolom kelas wajib ada karena rekap nilai nantinya kembali ke wali kelas masing-masing.
Cara mengisi berita acara dan daftar hadir
Sebelum sesi dimulai
- Ambil daftar hadir dan blangko berita acara ruang Anda dari panitia, cocokkan ruang, sesi, dan mapel dengan jadwal.
- Periksa peserta di pintu: kartu peserta, nomor kursi, dan larangan membawa telepon seluler (HP) atau gawai. Minta siswa menandatangani daftar hadir saat duduk, bukan setelah selesai, supaya yang terlambat atau tidak hadir langsung terlihat.
- Catat jam sebenarnya tombol mulai ditekan atau sampul dibuka. Pada ujian kertas, buka sampul di depan peserta dan hitung eksemplar soal.
Selama sesi
- Tuliskan setiap kejadian pada saat terjadi, bukan dari ingatan di akhir sesi: jam, nomor peserta, apa yang terjadi, dan tindakan Anda.
- Kendala teknis dilaporkan ke proktor dan dicatat jamnya, termasuk berapa menit waktu yang ditambahkan dan untuk siapa.
- Peserta yang izin keluar dicatat jam keluar dan masuknya di kolom keterangan daftar hadir.
Setelah sesi
- Hitung peserta hadir dari tanda tangan, cocokkan dengan jumlah lembar jawaban atau jumlah lembar terkumpul di aplikasi. Selisih satu pun harus dijelaskan.
- Isi jumlah seharusnya, hadir, tidak hadir, dan nomor yang tidak hadir beserta alasan yang sudah diketahui. Alasan yang belum pasti saat sesi berakhir ditulis "tanpa keterangan" di berita acara ruang; konfirmasi susulan dari wali kelas atau orang tua dicatat panitia pada rekap kehadiran atau lampiran terpisah tanpa mengubah dokumen yang sudah ditandatangani (atau melalui pembetulan berparaf sesuai POS).
- Pilih kondisi "lancar" hanya bila benar-benar tidak ada kendala. Bila ada, uraikan singkat di bagian kejadian.
- Tanda tangani bersama proktor atau pengawas kedua, lalu serahkan ke panitia bersama daftar hadir dan lembar jawaban. Simpan salinan untuk arsip ruang.
Contoh kalimat kejadian dan tindakan
| Kejadian | Contoh catatan | Tindakan yang lazim |
|---|---|---|
| Peserta terlambat | "08.05, peserta 03-021 masuk terlambat 35 menit karena ban bocor" | Diizinkan masuk sesuai batas toleransi POS, waktu tidak ditambah |
| Membawa telepon seluler (HP) atau catatan | "08.40, peserta 03-009 membuka catatan kertas" | Barang disita, ditegur, dicatat di berita acara, dan dilaporkan ke panitia untuk ditindaklanjuti sesuai POS |
| Sakit di tengah sesi | "08.20, peserta 03-030 mual dan diantar ke UKS, 12 soal belum dijawab" | Lembar dikumpulkan atau dijeda, panitia memutuskan susulan |
| Soal bermasalah | "Soal nomor 17 gambar tidak tampil pada 4 komputer" | Dilaporkan ke proktor dan tim soal, dicatat nomor soalnya untuk ditinjau saat koreksi |
| Kendala listrik atau jaringan | "08.12 sampai 08.19 listrik padam, 6 peserta masuk ulang" | Waktu ditambah sesuai lama gangguan, jumlah peserta terdampak dicatat |
Pelajaran dari TKA 2026: pengawas juga dicatat
Berita acara bukan hanya mencatat siswa. Pada pelaksanaan TKA SMP 2026, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen Rahmawati memaparkan temuan 13 pelanggaran yang terdiri atas 12 pengawas dan 1 siswa, sementara Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin menjelaskan bahwa sebagian pelanggaran berupa siaran langsung di media sosial dan merokok di ruang ujian yang ditindaklanjuti secara berjenjang bersama Inspektorat Jenderal (keterangan pers 7–8 April 2026). Kategori pelanggaran pengawas dalam pedoman TKA mencakup hadir terlambat, meninggalkan ruang tanpa izin, membiarkan kecurangan, hingga menyebarkan dokumentasi ujian. Untuk ujian sekolah, panitia bisa menambahkan satu baris di berita acara: jam pengawas hadir di ruang dan pernyataan bahwa pengawas tidak memakai gawai selama sesi. Baris sederhana itu melindungi pengawas yang tertib bila kemudian ada aduan.
Berita acara dan daftar hadir dari aplikasi CBT
Pada ujian berbasis komputer, sebagian isian berita acara sudah tercatat di server: peserta yang masuk sesi, jam mulai dan kumpul, serta tindakan pengawas. Di CBT SiTuntas, halaman monitor pengawas menyediakan isian berita acara per jadwal: jumlah peserta seharusnya, hadir, dan tidak hadir direkap otomatis dari sesi pengerjaan peserta di server untuk dicocokkan dengan daftar hadir, lalu pengawas melengkapi alasan tiap peserta yang tidak hadir (sakit, izin, atau tanpa keterangan), jam sebenarnya, kondisi lancar atau kendala, kejadian, tindakan, catatan, serta nama dan NIP pengawas dan proktor. Angka dan daftar tidak hadir disimpan sebagai salinan tetap karena berita acara adalah dokumen resmi, dan bila bagian kondisi belum diisi, PDF mencetaknya sebagai belum diisi, bukan otomatis "lancar".
Berita acara dapat diunduh sebagai PDF berkop sekolah, dan dengan pilihan paket, daftar hadir peserta (nomor peserta, NIS, nama, tanda tangan, keterangan) menyusul sebagai halaman lanjutan dalam satu berkas, lengkap dengan catatan tindakan pengawas selama sesi (waktu, peserta, tindakan, oleh siapa) yang tercatat di server. Untuk sekolah yang memakai pengaturan ruang campur kelas, daftar hadir per ruang bisa dicetak dari rencana ruang dengan kolom kelas, kursi, dan paket soal, selaras dengan denah kursi dan kartu peserta.
Panduan terkait: tutorial pengawas ujian CBT, cara memantau ujian per ruang, cara mengatur ruang ujian campur kelas, dan tutorial jadwal ujian, nomor peserta, dan token. Untuk menyiapkan soalnya, lihat contoh kisi-kisi soal sumatif akhir semester.
Kesalahan yang sering ditemukan panitia
- Angka hadir di berita acara berbeda dengan jumlah tanda tangan di daftar hadir.
- Jam yang ditulis adalah jam jadwal, padahal sesi mulai terlambat 20 menit.
- Kolom kejadian kosong, tetapi pengawas bercerita lisan ke panitia tentang siswa yang menyontek.
- Nomor peserta tidak hadir tidak ditulis, sehingga panitia harus membuka ulang daftar hadir untuk menyusun jadwal susulan.
- Berita acara hanya ditandatangani satu orang, tanpa proktor atau pengawas kedua.
- Alasan ketidakhadiran ditebak "sakit" tanpa surat, lalu tercatat salah di rekap kehadiran.
Kesimpulan
Berita acara ujian sekolah dan daftar hadir adalah dua dokumen kecil yang membuat nilai sumatif bisa dipertanggungjawabkan. Isi dengan jam sebenarnya, angka yang cocok antara keduanya, nomor peserta tidak hadir beserta alasannya, dan setiap kejadian berpasangan dengan tindakan. Sekolah menetapkan formatnya lewat POS ujian sesuai pedoman yang berlaku, dan pada ujian berbasis komputer sebagian isian sudah dapat diambil dari server sehingga pengawas tinggal melengkapi bagian yang hanya manusia yang tahu: apa yang terjadi di ruangan dan apa yang dilakukan.
Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.
WhatsAppReferensi
- Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan pada PAUD, Dikdas, dan Dikmen (JDIH BPK RI, diundangkan 28 April 2022)
- Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan pada PAUD, Dikdas, dan Dikmen (salinan PDF, diundangkan 28 April 2022)
- Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional (JDIH Kemendikdasmen, 6 Maret 2026)
- Kenali Tugas dan Mekanisme Pengawas TKA SD/SMP 2026 (Komunitas Belajar, 10 Maret 2026)
- 13 Pelanggaran Terjadi di TKA Tingkat SMP, Ada Pengawas Live Medsos (CNN Indonesia, 7 April 2026)
- Kemendikdasmen: Pelanggaran TKA SMP 2026 Paling Banyak dari Pengawas (Kompas.com, 8 April 2026)
- Ada Oknum Melanggar saat TKA, Simak Daftar Pelanggaran Pengawas (Metro TV, 7 April 2026)
- 2 Contoh Berita Acara Ujian Sekolah (US) untuk SD, SMP, dan SMA (Sonora.id, 9 Mei 2024)
- Format Berita Acara Pelaksanaan Ujian Sekolah (Kherysuryawan.id, April 2022)
- Bank Format Administrasi Ujian Sekolah Jenjang SD (Datadikdasmen, Mei 2023)
Baca juga
- TKA SMP 2027: Yang Sudah Pasti, yang Belum, dan Persiapan Sekolah dari Sekarang
- Sanksi Kecurangan TKA 2026: Nilai Nol, Aturan, dan Cara Sekolah Mencegahnya
- Cara Memantau Ujian CBT per Ruang dengan Pantau Sesi dan Monitor Ruang
- Contoh Kisi-Kisi Soal Sumatif Akhir Semester Kurikulum Merdeka (IPA Kelas 8)
- Cara Pakai Exam Browser dan PC Lab Terdaftar untuk Ujian CBT SiTuntas
- Cara Atur Ruang Ujian CBT Campur Kelas dengan Denah Kursi Otomatis
- Cara Memasang Aplikasi SiTuntas Android dengan Aman
- Aplikasi Android SiTuntas untuk Ujian dan Kegiatan Sekolah
- Panduan Lengkap CBT SiTuntas: Alur Ujian Online dari Bank Soal sampai Nilai
- Tutorial Bank Soal CBT SiTuntas: Tulis Soal, Impor Word, Tandai Siap
- Tutorial Paket Ujian CBT SiTuntas: Rakit Soal, Bobot, Uji Kunci, Terbitkan
- Tutorial Jadwal Ujian CBT SiTuntas: Peserta, Nomor, Token, Aktivasi
- Tutorial Pengawas Ujian CBT SiTuntas: Monitor dan Tindakan di Hari Ujian
- Tutorial Nilai dan Koreksi CBT SiTuntas: Uraian, Analisis, Ekspor
- Cara Siswa Mengerjakan Ujian CBT SiTuntas di HP dan Laptop
- Cara Analisis Butir Soal: Tingkat Kesukaran, Daya Beda, dan Contoh Hitungnya
- Persiapan TKA dan AN SMA/SMK 2026: Jadwal, Simulasi, dan Checklist Proktor
- Contoh Soal AKM Literasi dan Numerasi untuk Ujian Sekolah + Cara Membuatnya
- Aplikasi CBT Gratis vs Berbayar: Pertimbangan untuk Sekolah
- Cara Membuat Ujian CBT Online di Sekolah, Langkah demi Langkah
Bagikan artikel ini
Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?
SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.
Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.
Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp