Diperbarui

Yang Baru di SiTuntas

Di sini kami mencatat setiap perubahan di SiTuntas, yang terbaru di atas. Ketuk judulnya untuk membaca apa yang berubah. Fitur bertanda Dibuka bertahap baru aktif di sebagian sekolah.

Semua modul terbuka. Sekolah bisa daftar sendiri dari browser, tanpa pasang aplikasi.

Pembaruan terbaru

Daftar perubahan, terbaru di atas. Ketuk judul untuk membaca rinciannya. Yang bertanda Dibuka bertahap baru aktif di sebagian sekolah.

    • Operator TU kini bisa membuka panel AI SiTuntas dari tombol di toolbar Template Surat.
    • AI SiTuntas menyusun draf isi surat dari perintah singkat dengan data otomatis seperti nama siswa dan kelas.
    • Kalimat yang diblok bisa diperbaiki ke bahasa baku, diringkas, atau diperpanjang.
    • Operator TU kini bisa memilih jenis huruf setara Arial, Times New Roman, Bookman, dan Calibri di Template Surat.
    • Ukuran huruf bisa diketik bebas dari 6 sampai 72 pt, termasuk pecahan seperti 10,5 pt.
    • Menu Gaya menyiapkan lima gaya paragraf surat dinas, misalnya Judul Surat dan Tembusan.
    • Operator TU kini bisa memberi warna huruf, stabilo, superskrip, dan subskrip di menu Template Surat.
    • Tombol Paragraf mengatur indentasi kiri, baris pertama, dan spasi sebelum atau sesudah paragraf.
    • Menu Tabel bisa menyisipkan blok identitas (Nama: …) dan membuat tabel tanpa garis untuk tata letak.
    • Selama masa STS, e-Rapor hanya menampilkan alur STS (isi nilai STS, verifikasi STS, Cetak STS per murid dan sekelas). Menu, tab, dan tombol rapor akhir semester disembunyikan agar tidak membingungkan.
    • Rapor akhir semester otomatis muncul saat masa SAS tiba, dihitung dari tanggal mulai semester.
    • Admin dapat memilih masa di Pengaturan e-Rapor: Otomatis, Paksa STS, atau Paksa SAS. Admin tetap melihat semua menu dengan label masa.
    Lihat modul e-Rapor
    • Template surat yang berisi isian otomatis (nama siswa, kelas, dan lainnya) kembali bisa dibuka dan disunting di menu Template Surat.
    • Nomor surat tidak lagi bentrok antara jenis surat yang memakai kode klasifikasi sama.
    • Sebelum menerbitkan surat, operator melihat konfirmasi berisi perkiraan nomor. Semua isian keterangan wajib diisi.
    • Kepala sekolah bisa membuka berkas surat masuk dan mendisposisikannya langsung dari Beranda TU.
    • Beranda e-Rapor menampilkan status penilaian STS per mapel untuk guru pengampu dan wali kelas (nilai dan deskripsi terisi).
    • Di tablet, Input Nilai dan ruang kerja STS memakai tampilan ringkas seperti di HP sehingga tidak perlu geser ke samping.
    • Panduan interaktif baru untuk tab STS, Nilai akhir, Verifikasi STS, dan Leger Mapel Saya.
    Lihat modul e-Rapor
    • Kepala sekolah dan admin kini memverifikasi lembar STS di tab Verifikasi, terpisah dari pengesahan rapor akhir dan tanpa mengunci nilai.
    • Lembar STS resmi baru bisa dicetak sesudah diverifikasi; sebelumnya tersedia Pratinjau. Wali kelas melihat status Menunggu verifikasi STS.
    • Tanggal cetak rapor akhir dan lembar STS diatur admin di Beranda e-Rapor; bagi wali kelas kolom tanggal hanya bisa dibaca.
    Lihat modul e-Rapor
    • Lembar STS kini menampilkan Catatan Wali Kelas (sama dengan catatan di rapor akhir); bila kosong tertulis Belum ada catatan wali kelas.
    • Lembar STS selalu tepat 2 halaman per murid, juga untuk kelas dengan 11 sampai 14 mata pelajaran.
    Lihat modul e-Rapor
    • Rapor STS kini berjudul Sumatif Tengah Semester dan tersusun 2 halaman per murid: halaman 1 nilai, halaman 2 catatan, kehadiran, dan tanda tangan.
    • Lembar STS lebih ringkas tanpa kode QR dan kaki keaslian.
    • Tata letak rapor akhir dirapikan: tipografi, tabel nilai, dan blok tanda tangan lebih rapi saat dicetak.
    Lihat modul e-Rapor
    • Guru mata pelajaran menekan tombol Pratinjau di menu Leger Mapel Saya untuk memeriksa tabel nilai sebelum mengunduh Excel.
    • Pilihan Pratinjau semua kelas menampilkan setiap kelas yang diampu dalam tab terpisah pada satu jendela.
    • Wali kelas membuka pratinjau Leger Kelas dengan tampilan kop sekolah, nilai seluruh mata pelajaran, dan ringkasan ketuntasan.
    • Blok tanda tangan rapor akhir dan lembar STS kini selalu menampilkan NIP wali kelas dan kepala sekolah (NIP. - bila belum diisi di data GTK).
    • Tampilan rapor mengikuti format Kurikulum Merdeka: identitas dua kolom dengan fase, tabel nilai bergaris rapi, keputusan kenaikan kelas di semester genap, dan nomor halaman.
    • Rapor akhir resmi baru bisa dicetak sesudah disahkan kepala sekolah. Sebelum itu tersedia Pratinjau bercap PRATINJAU untuk diperiksa.
    Lihat modul e-Rapor
    • Guru membuka menu e-Rapor, Leger Mapel Saya, lalu mengunduh Excel nilai per kelas yang diampu.
    • Pilihan semua kelas menyatukan nilai setiap kelas dalam satu berkas, satu lembar untuk tiap kelas.
    • Nilai akhir, kategori, dan deskripsi sama dengan yang tampil di rapor.
    Lihat modul e-Rapor
    • Guru tidak bisa mencentang TP murid yang nilai STS-nya kosong atau 0 di ruang kerja STS.
    • Begitu nilai diisi, centang TP murid itu langsung bisa dipilih tanpa memuat ulang halaman.
    • Centang lama pada murid tanpa nilai tetap tersimpan dan diberi tanda terkunci.
    • Wali kelas dan kepala sekolah membuka Verifikasi, Rapor STS, dan Pengaturan cetak sebagai tab terpisah.
    • Tab yang terakhir dibuka tetap terbuka saat halaman dimuat ulang atau tautannya dibagikan.
    • Tabel murid kini punya kotak Pilih semua untuk memverifikasi beberapa murid bersamaan.
    Lihat modul e-Rapor
    • Guru melihat tab aktif di halaman Nilai Akhir & Deskripsi sebagai tombol berwarna yang bergeser halus saat berpindah.
    • Tab bisa dipindah dengan tombol panah kiri dan kanan di keyboard.
    • Kedua tab di halaman Nilai Akhir & Deskripsi kini terlihat utuh di layar HP.
    • Nama menu dan judul halaman kini sama: Nilai Akhir & Deskripsi.
    • Halaman Nilai Akhir & Deskripsi Rapor kini terbagi dua tab: nilai tengah semester (STS) dan nilai akhir rapor.
    • Pita di atas tab menunjukkan STS yang terisi, murid yang TP-nya belum dicentang, dan murid yang siap verifikasi.
    • Hasil rapor tiap murid langsung tampil di tab nilai akhir, tanpa perlu menekan Pratinjau.
    Lihat modul e-Rapor
    • Input nilai e-Rapor tidak lagi terputus saat mengetik; nilai tersimpan otomatis setelah selesai mengetik.
    • Pindah sel dengan Tab, Enter, atau klik langsung menyimpan nilai sebelumnya.
    Lihat modul e-Rapor
    • Operator membaca tabel dan kotak abu-abu di Penyusun Jadwal dengan kontras yang lebih jelas saat mode gelap aktif.
    • Bendahara dan panitia melihat ikon kepala halaman e-Keuangan serta nomor urut kandidat e-Voting tampil lebih tegas.
    • Staf tata usaha dan pengawas melihat pratinjau Pembuat Surat serta layar token ujian lebih terang dan mudah dibaca.
    Lihat modul CBT
    • Bank ATP Informatika kelas 9 kini memuat elemen Konten Digital dan Sistem Komputer.
    • Tiga TP Sistem Komputer (INF9.6-INF9.8) dan tiga TP Konten Digital (INF9.9-INF9.11) siap dipilih di Tujuan Pembelajaran e-Rapor semester Ganjil.
    • TP yang sudah diisi atau diubah sekolah tidak berubah.
    Lihat modul e-Rapor
    • Guru mata pelajaran melihat daftar kelas ampuannya yang belum memiliki Tujuan Pembelajaran di Dasbor dan Beranda e-Rapor.
    • Setiap tombol kelas membuka halaman Tujuan Pembelajaran e-Rapor pada mata pelajaran dan kelas terkait.
    • Pengingat otomatis hilang setelah seluruh kelas yang diampu pada semester aktif memiliki Tujuan Pembelajaran.
    Lihat modul e-Rapor
    • Editor template surat kini menyebut kolom yang perlu diperbaiki dan menandainya merah.
    • Agenda Surat Masuk dan Keluar: mencatat surat baru sesudah menyunting tidak lagi gagal, dan pesan kuota penyimpanan penuh kini tampil.
    • Reset penghitung nomor surat kini aman sebelum surat pertama diterbitkan.
    • Edit Foto, Buat Gambar, dan pembacaan PDF hasil scan di AI Chat kini bisa dipakai sepanjang hari, termasuk pagi hari.
    • Bila server sedang ramai, AI Chat meminta Anda mencoba lagi sebentar.

Menampilkan 24 rilis terbaru. Rilis yang lebih lama tidak dimuat di halaman ini.

Fitur dan modul baru

Fitur yang baru kami tambahkan, yang terbaru lebih dulu. Ketuk kartunya untuk membaca cara memakainya.

Modul yang dipakai paling banyak sekolah

Dihitung dari data nyata di sistem, bukan dari klaim: berapa sekolah yang sudah memakai tiap modul. Keterangan kecil di tiap modul adalah aktivitas 30 hari terakhir (21 Sep 2026 sampai 20 Okt 2026).

  1. Peringkat 1: Absensi siswa harian 40 sekolah 27 ribu lebih kehadiran siswa tercatat
  2. Peringkat 2: Presensi wajah 39 sekolah 55 ribu lebih pindaian wajah berhasil
  3. Peringkat 3: Jadwal pelajaran otomatis 31 sekolah jadwal pelajaran tersusun di SiTuntas

Panjang bilah sebanding jumlah sekolah; bilah penuh = 40 sekolah.

  1. Peringkat 4 Notifikasi WhatsApp sekolah 15 sekolah 12 ribu lebih pesan WhatsApp terkirim
  2. Peringkat 5 Jurnal mengajar (e-Jurnal) 14 sekolah 785 jurnal mengajar terisi
  3. Peringkat 6 Ujian CBT 13 sekolah 517 lembar ujian dikumpulkan
  1. Peringkat 7 Racik Ajar (modul ajar dengan AI) 9 sekolah 43 draf modul ajar dibuat
  2. Peringkat 8 Poin pelanggaran dan prestasi (e-Poin) 8 sekolah 1.941 catatan poin
  3. Peringkat 9 Piket guru (e-Piket) 8 sekolah 115 sesi piket
  4. Peringkat 10 Rapor sekolah (e-Rapor) 7 sekolah 3.702 nilai asesmen rapor diisi
  5. Peringkat 11 Surat sekolah (e-TU) 7 sekolah 8 surat dicatat
  6. Peringkat 12 Jurnal 7 Kebiasaan (e-7KAIH) 6 sekolah 420 isian jurnal kebiasaan
  7. Peringkat 13 Kesiswaan (ekskul, OSIS, prestasi) 6 sekolah ekstrakurikuler, kegiatan, dan prestasi siswa
  8. Peringkat 14 Bahan ajar (e-Ajar) 5 sekolah 23 bahan ajar dan latihan interaktif
  9. e-Voting pemilihan OSIS Baru mulai dipakai kurang dari 5 sekolah
  10. Website sekolah (e-Humas) Baru mulai dipakai kurang dari 5 sekolah

Sekolah dihitung pemakai bila pernah menyiapkan atau mengisi data nyata di modul itu (rinciannya di bawah). Jumlah di bawah 5 sekolah ditulis "kurang dari 5 sekolah" supaya sekolah pemakainya tidak bisa ditebak. Sekolah uji internal, siswa dan rombel dari data contoh, serta catatan otomatis sistem tidak dihitung. Angka agregat, tanpa nama sekolah atau data pribadi.

Cara menghitung tiap modul
  • Absensi siswa harian: sekolah yang pernah mencatat kehadiran harian siswa atau presensi mapel oleh guru, tanpa tanda Alfa yang dibuat otomatis oleh sistem.
  • Presensi wajah: sekolah yang pernah mendaftarkan wajah siswa atau GTK, atau mencatat kehadiran lewat pindai wajah (catatan harian server yang sama dengan angka di beranda).
  • Jadwal pelajaran otomatis: sekolah yang pernah menyusun jadwal pelajaran untuk rombel sekolahnya sendiri (rombel data contoh yang tidak berisi siswa nyata tidak dihitung).
  • Notifikasi WhatsApp sekolah: sekolah yang pernah menghubungkan nomor WhatsApp sekolah dan berhasil mengirim pesan, termasuk pesan uji saat menyambungkan.
  • Jurnal mengajar (e-Jurnal): sekolah yang pernah mengisi jurnal mengajar (bukan draf).
  • Ujian CBT: sekolah yang pernah membuat bank soal, soal, paket ujian, atau jadwal ujian CBT, atau punya lembar ujian siswa.
  • Racik Ajar (modul ajar dengan AI): sekolah yang pernah membuat modul ajar atau draf modul ajar dengan Racik Ajar.
  • Poin pelanggaran dan prestasi (e-Poin): sekolah yang pernah mencatat poin pelanggaran atau prestasi, atau menerbitkan surat peringatan, tanpa poin yang dibuat otomatis dari kehadiran.
  • Piket guru (e-Piket): sekolah yang pernah menyusun jadwal piket atau mencatat sesi piket.
  • Rapor sekolah (e-Rapor): sekolah yang pernah menyiapkan periode rapor atau mengisi nilai asesmen rapor.
  • Surat sekolah (e-TU): sekolah yang pernah mencatat surat masuk, surat keluar, atau dokumen tata usaha.
  • Jurnal 7 Kebiasaan (e-7KAIH): sekolah yang pernah mencatat isian jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
  • Kesiswaan (ekskul, OSIS, prestasi): sekolah yang pernah mencatat ekstrakurikuler, sesi kegiatan, atau prestasi siswa.
  • Bahan ajar (e-Ajar): sekolah yang pernah mengunggah bahan ajar atau paket latihan interaktif H5P.
  • e-Voting pemilihan OSIS: sekolah yang pernah membuat pemilihan.
  • Website sekolah (e-Humas): sekolah yang pernah membuat berita, pengumuman, atau berkas unduhan di web sekolah.
  • Aktivitas 30 hari: jumlah catatan nyata di jendela itu dari semua sekolah pemakai, diperbarui tiap malam.

Diperbarui (diperbarui tiap jam).

Artikel dan panduan

Panduan praktis untuk guru, operator, dan kepala sekolah, dari jadwal pelajaran sampai ujian dan rapor.

Semua artikel

Mau mencobanya di sekolah Bapak/Ibu?

Data siswa dan guru cukup diisi sekali, lalu dipakai lagi oleh jadwal, absensi, jurnal, sampai rapor. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.

Ingin bertanya dulu? Gabung grup WhatsApp SiTuntas, tempat guru dan operator sekolah saling berbagi cara pakai.