Sistem Poin Pelanggaran dan Prestasi Siswa

Kedisiplinan yang dicatat di kertas BK mudah tercecer dan terasa subjektif. Dengan e-Poin, setiap pelanggaran dan prestasi siswa tercatat dengan bobot yang jelas sesuai tata tertib sekolah, sehingga pembinaan jadi terukur dan adil. Modul inilah cikal bakal SiTuntas: sudah dipakai setiap hari selama 2 semester di sekolah negeri.

Kenapa poin, bukan sekadar catatan?

Catatan bebas sulit ditindaklanjuti: dua guru bisa menilai pelanggaran yang sama dengan berat yang berbeda. Sistem poin memberi bahasa yang sama, misalnya terlambat minus 5, membolos minus 20, juara lomba plus 15. Siswa tahu konsekuensinya, guru punya pegangan, dan orang tua bisa diajak bicara dengan data, bukan kesan.

Cara kerja e-Poin SiTuntas

Semuanya berangkat dari tata tertib sekolah: jenis pelanggaran dan prestasi beserta bobot poinnya diatur sendiri oleh sekolah. Setiap kali ada catatan baru, saldo poin siswa langsung dihitung ulang. Begitu saldo menyentuh ambang yang ditentukan, surat peringatan terbit otomatis tanpa menunggu rekap manual.

Riwayat lengkap tiap siswa tersimpan rapi, jadi dasar pembinaan BK yang adil sekaligus bahan bicara dengan orang tua. Lewat rekap per kelas, wali kelas dan kepala sekolah bisa melihat pola, bukan cuma kasus per kasus.

Prestasi juga dihitung, bukan hanya pelanggaran

Sistem poin yang sehat bukan alat menghukum. Poin positif untuk prestasi, kepengurusan, dan kebiasaan baik membuat siswa punya jalan memperbaiki diri, dan sekolah punya data untuk memberi apresiasi yang tepat sasaran.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah bobot poin bisa disesuaikan dengan tata tertib sekolah kami?

Bisa sepenuhnya. Jenis pelanggaran, prestasi, besaran poin, dan ambang surat peringatan semuanya diatur sekolah sendiri.

Siapa saja yang boleh mencatat poin?

Sesuai peran yang sekolah tentukan: guru, wali kelas, atau guru BK. Setiap catatan tersimpan dengan siapa pencatatnya, jadi akuntabel.

Benarkah sistem ini sudah teruji di sekolah nyata?

Benar. e-Poin dipakai setiap hari selama 2 semester di SMPN 1 Gunungtanjung, Kab. Tasikmalaya, sebelum berevolusi menjadi bagian dari SiTuntas.

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri. Semua fitur terbuka selama masa coba, tanpa instalasi.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Tidak perlu chat admin

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp