Aplikasi Poin Pelanggaran Siswa Sesuai Tata Tertib Sekolah

Guru piket mencatat murid yang terlambat di buku, guru BK menyalinnya ke buku kasus, dan di akhir semester wali kelas menjumlahkan sendiri siapa yang sudah layak dipanggil orang tuanya. Di SiTuntas pekerjaan itu dipegang modul e-Poin, aplikasi poin pelanggaran siswa yang bobotnya diambil dari tata tertib sekolah sendiri, menghitung saldo tiap murid setelah setiap catatan, dan menyiapkan draf surat peringatan begitu saldo melewati ambang yang sekolah tetapkan. Prestasi ikut dicatat dan bisa mengurangi saldo pelanggaran, jadi murid punya jalan memperbaiki diri. Modul ini termasuk di semua paket, termasuk paket Gratis.

  • Termasuk semua paket, juga Gratis
  • Bobot dari tata tertib sekolah
  • Draf SP terbit saat lewat ambang
  • Riwayat tidak dihapus, hanya dibalik

Catatan pelanggaran siswa yang tercecer, pembinaan yang terasa tidak adil

Di banyak sekolah, catatan pelanggaran murid tersebar di tiga tempat: buku piket di gerbang, buku kasus di ruang BK, dan ingatan wali kelas. Dua guru bisa menilai pelanggaran yang sama dengan berat yang berbeda, dan angka totalnya baru diketahui ketika ada yang sempat menjumlahkan. Akibatnya surat peringatan sering terbit terlambat, atau justru terbit untuk murid yang catatannya tidak lengkap, dan orang tua datang ke sekolah dengan kesan, bukan data.

Poin pelanggaran tata tertib memberi bahasa yang sama bagi semua guru. Tiap jenis pelanggaran punya bobot yang disepakati, tiap prestasi punya bobot juga, dan saldo murid dihitung dari catatan yang sama yang dilihat wali kelas, BK, kepala sekolah, murid, dan orang tuanya. e-Poin menyimpan aturan itu di satu tempat dan mengerjakan hitungannya, sedangkan keputusan pembinaannya tetap di tangan guru. Cara menyusun tabel bobotnya dibahas di artikel Contoh Tata Tertib Sekolah Sistem Poin dan Tabel Bobot Pelanggaran.

Cara kerja e-Poin, dari tata tertib sampai tindak lanjut BK

Bagi guru yang mencatat, prosesnya terasa seperti satu langkah. Di baliknya ada empat tahap, dan hanya tahap ketiga yang dikerjakan mesin sepenuhnya.

  1. Sekolah menyusun katalog dan jenjang

    Di Kategori Poin, operator mengisi jenis pelanggaran (ringan, sedang, berat) dan prestasi (tingkat kelas sampai internasional) beserta bobotnya, diketik sendiri atau lewat Tambah dari Rekomendasi. Di Ambang & Jenjang, tahap pembinaan disusun dari dua angka: skala poin maksimal dan jumlah level SP.

  2. Guru mencatat kejadian

    Di Input Poin, guru memilih murid, memilih jenis, lalu menekan Simpan Poin. Sebelum tersimpan, Pratinjau Dampak menunjukkan saldo sebelum dan sesudah serta jenjang yang akan dicapai. Bobot disalin ke catatan, jadi perubahan katalog di kemudian hari tidak mengubah riwayat lama.

    Saldo pelanggaran efektif: 20 menjadi 35. Jenjang: SP1.
  3. Saldo dihitung, draf surat disiapkan

    Saldo pelanggaran efektif dihitung ulang dari seluruh catatan sah. Saat saldo menyeberang ambang jenjang yang diberi tanda Buat draf Surat Peringatan otomatis, mesin menerbitkan draf Surat Peringatan dan mengirim lonceng ke guru BK, kepala sekolah, dan wali kelas murid itu.

  4. BK menindaklanjuti

    Guru BK membuka menu Surat Peringatan, mencetak PDF ber-kop, menandai Dicetak, Disampaikan, lalu Ditindaklanjuti dengan catatan pembinaan, dan mencatat sesi konseling di Tindak Lanjut BK. Yang otomatis hanya drafnya; menyampaikan surat dan membina murid tetap pekerjaan manusia.

Yang dikerjakan guru

  • Menentukan bobot dan ambang sesuai tata tertib sekolah.
  • Mencatat kejadian, bila perlu dengan bukti dan keterangan.
  • Mencetak, menyampaikan, dan menindaklanjuti surat peringatan.
  • Memutuskan koreksi bila ada salah catat.

Yang dikerjakan SiTuntas

  • Menyalin bobot ke catatan dan menghitung saldo efektif.
  • Menerbitkan draf SP saat ambang terlewati, satu surat per jenjang per periode.
  • Menyusun PDF ber-kop dengan penandatangan sesuai jenjang.
  • Menyimpan siapa yang mencatat, mengoreksi, dan memvalidasi.

Coba hitung saldo poin dan jenjang pembinaannya

Kotak di bawah meniru Pratinjau Dampak di Input Poin. Bobot dan ambangnya diambil dari pustaka rekomendasi bawaan (skala 100 poin, tiga level SP), jadi angkanya hanya contoh. Perhatikan yang terjadi saat saldo menyeberang angka 26, dan saat poin dibatalkan.

Pelanggaran

Prestasi

Pratinjau Dampak

0poin pelanggaran efektif

Belum ada catatan. Status Aman, belum masuk jenjang mana pun.

  1. Pembinaan Umum1 sampai 25, tanpa surat
  2. SP126 sampai 50
  3. SP251 sampai 75
  4. SP376 sampai 99
  5. Dikembalikan kepada Orang Tua100

    Simulasi ini membutuhkan JavaScript. Intinya: pelanggaran menambah saldo, prestasi menguranginya pada mode Penebusan, saldo yang menyeberang 26 memunculkan draf SP1, dan pembatalan poin ditulis sebagai entri pembalik, bukan penghapusan.

    Di aplikasi yang sebenarnya, Pratinjau Dampak murni membaca dan tidak menulis apa pun sampai Simpan Poin ditekan. Draf surat yang terbit menjadi lonceng ke guru BK dan baris baru di menu Surat Peringatan.

    Fitur e-Poin untuk tiap peran di sekolah

    Menu yang tampil mengikuti peran akun. Admin menyiapkan aturan, guru mencatat, wali kelas memantau kelasnya, BK memegang surat dan konseling, kepala sekolah membaca seluruh sekolah, dan murid serta orang tua membaca catatan mereka sendiri. Pilih peran di bawah.

    Admin sekolah dan operator

    Menyiapkan aturan mainnya sekali, lalu sesekali menyesuaikan.

    Menu yang dipakai

    • Kategori Poin, dua tab: Pelanggaran dan Prestasi.
    • Ambang & Jenjang.
    • Pengaturan Poin.
    • Kelola Hadiah untuk katalog Toko Hadiah.

    Cara pakai

    1. Isi katalog lewat Tambah dari Rekomendasi (23 contoh pelanggaran, 12 contoh prestasi) atau ketik sendiri; bobot 1 sampai 65535.
    2. Tekan Rekomendasi Ambang & Jenjang, pilih skala poin dan jumlah level SP, lalu Terapkan & Ganti Semua. Tandai jenjang mana yang menerbitkan draf SP dan menyertakan pemanggilan orang tua.
    3. Atur mode saldo, periode saldo, siapa boleh input, batas mundur tanggal, dan format nomor surat.

    Yang dihasilkan

    • Katalog yang dibaca murid di menu Tata Tertib dan Poin.
    • Jenjang pembinaan yang menjadi acuan mesin surat.
    • Nomor surat otomatis: nomor urut, jenjang SP, bulan dalam angka Romawi, dan tahun, formatnya bisa diubah sekolah.

    Bawaannya Sinkron absensi otomatis, Wajib validasi guru BK, dan Rekap mingguan mati. Nyalakan hanya yang sudah disepakati sekolah. Sinkron absensi baru bisa dinyalakan setelah status absensi dipetakan ke jenis pelanggaran, dan mengubah bobot di katalog tidak mengubah catatan yang sudah ada.

    Guru mata pelajaran dan guru piket

    Mencatat kejadian dari HP di gerbang atau dari laptop di kelas.

    Menu yang dipakai

    • Input Poin, mode Tunggal dan Massal.
    • Panel Entri Terbaru Saya di halaman yang sama, 12 catatan terakhir.
    • Aktivitas & Rekap Poin untuk kelas yang diampu.

    Cara pakai

    1. Pilih Tunggal untuk satu murid, atau Massal untuk satu kejadian pada banyak murid sekaligus, boleh lintas kelas, sampai 500 murid.
    2. Cari murid per kelas atau ketik nama atau NIS, lalu pilih jenis dari katalog atau dari enam chip jenis yang paling sering Anda pakai.
    3. Baca Pratinjau Dampak, lampirkan Bukti (opsional) bila ada (jpg, png, webp, pdf sampai 5 MB), lalu Simpan Poin.

    Yang dihasilkan

    • Catatan dengan tanggal kejadian, jam input, dan nama pencatat.
    • Saldo murid yang langsung diperbarui, atau berstatus menunggu bila sekolah mewajibkan validasi BK.
    • Peringatan bila entri serupa baru saja dicatat dalam 5 menit.

    Bawaannya Semua guru boleh input aktif, tetapi hanya untuk akun yang tertaut ke data guru. Di Aktivitas & Rekap Poin dan Dashboard Poin, guru mapel hanya melihat kelas yang ia ampu atau entri yang ia catat sendiri. Ia bisa membatalkan entrinya sendiri dengan alasan wajib, dan tanggal kejadian hanya boleh mundur sejauh yang sekolah izinkan, bawaannya 7 hari.

    Wali kelas

    Memantau kelas asuhan dan membawa datanya ke pertemuan orang tua.

    Menu yang dipakai

    • Dashboard Poin.
    • Aktivitas & Rekap Poin, lalu Rekap Poin lewat tombol Rekap & Ekspor.
    • Lonceng Kedisiplinan.

    Cara pakai

    1. Buka Dashboard Poin untuk melihat Distribusi Tahap Pembinaan dan daftar Mendekati Ambang Berikutnya, yaitu murid yang sisa poinnya 10 atau kurang.
    2. Di Aktivitas & Rekap Poin, saring per kelas dan buka rincian murid dengan Tren 6 bulan terakhir.
    3. Tekan Cetak Kartu Kendali untuk kartu yang dibawa pulang dan diparaf orang tua per baris.

    Yang dihasilkan

    • Rekap Poin per kelas dalam Excel atau PDF ber-kop.
    • Lonceng saat draf SP murid kelasnya terbit, dan saat entri murid kelasnya dikoreksi orang lain.
    • Rekap Poin Mingguan tiap Senin, bila sekolah menyalakannya.

    Wali kelas hanya melihat kelas asuhannya. Ia ikut menandatangani setiap SP bersama guru BK, tetapi tidak membuka menu Surat Peringatan kecuali akunnya juga diberi peran guru BK atau wakasek kesiswaan; lonceng draf SP mengarahkannya ke Dashboard Poin.

    Guru BK dan wakasek kesiswaan

    Memegang surat peringatan, validasi, dan jurnal konseling.

    Menu yang dipakai

    • Surat Peringatan, dua tab: Daftar Surat dan Perlu Ditinjau.
    • Tindak Lanjut BK.
    • Antrean Menunggu Validasi dan Log Pembatalan di Aktivitas & Rekap Poin.
    • Kelola Hadiah untuk menyetujui penukaran.

    Cara pakai

    1. Tinjau draf yang terbit otomatis, cetak PDF (kertas A4 atau F4, margin bisa digeser, cetak gabungan sampai 50 surat), lalu Tandai sudah dicetak.
    2. Majukan status ke Disampaikan, lalu Ditindaklanjuti dengan Catatan pembinaan (wajib). Keliru klik? Status bisa dimundurkan satu tahap.
    3. Tekan Catat Sesi di Tindak Lanjut BK untuk sesi konseling, dan tautkan ke suratnya bila perlu.

    Yang dihasilkan

    • Surat ber-kop dengan penandatangan sesuai jenjang, nomor otomatis, daftar pelanggaran yang berlaku, dan saldo terkini.
    • Ekspor CSV surat resmi, sampai 2000 baris.
    • Lonceng Ringkasan kedisiplinan pekan ini tiap Senin pagi.

    Tab Perlu Ditinjau mendaftar murid yang saldonya sudah di atas ambang tetapi belum bersurat, misalnya karena poinnya masuk sekaligus. BK yang memutuskan: terbitkan surat susulan, atau tandai tidak perlu surat dengan alasan yang tersimpan sebagai sesi BK. Surat susulan tidak mengirim WhatsApp ke orang tua.

    Kepala sekolah

    Melihat seluruh sekolah tanpa harus meminta rekap.

    Menu yang dipakai

    • Dashboard Poin.
    • Aktivitas & Rekap Poin dan Rekap Poin.
    • Lonceng Kedisiplinan.

    Cara pakai

    1. Pantau Top 5 Pelanggaran, Top 5 Kelas (Kasus Pelanggaran), dan grafik tren per minggu, bulan, atau semester.
    2. Baca Kompetisi Kelas (skor prestasi dikurangi pelanggaran) dan Peringkat Siswa dua sisi, pelanggaran dan prestasi sama menonjol.
    3. Unduh Rekap Poin Excel atau PDF sebagai bahan rapat dewan guru.

    Yang dihasilkan

    • Gambaran sekolah yang sama dengan yang dibaca BK, tanpa menjumlahkan buku kasus.
    • Lonceng saat draf SP terbit.
    • Tanda tangan pada SP3 ke atas.

    Kepala sekolah membaca semua data, tetapi tidak membuka menu Surat Peringatan kecuali akunnya juga diberi peran guru BK atau wakasek kesiswaan. Peringkat Siswa dibatasi per peran dan dimaksudkan sebagai daftar kerja pembinaan, bukan papan peringkat publik.

    Murid dan orang tua

    Membaca aturan, saldo, dan riwayatnya sendiri, bukan hanya mendengar dari guru.

    Menu yang dipakai

    • Murid: Poin Saya, Tata Tertib dan Poin, Toko Hadiah.
    • Orang tua: Anak Saya di Portal Orang Tua.

    Cara pakai

    1. Di Poin Saya murid melihat saldo pelanggaran efektif, jenjang saat ini, sisa poin ke ambang berikutnya, tren 6 bulan, dan riwayat entri sah beserta bukti miliknya.
    2. Di Tata Tertib dan Poin murid membaca seluruh jenis pelanggaran dan prestasi aktif beserta bobotnya, dengan kotak Cari aturan poin.
    3. Orang tua membuka Anak Saya: poin pelanggaran, poin prestasi, saldo efektif, jenjang, hari tanpa pelanggaran, dan 30 entri terbaru.

    Yang dihasilkan

    • Kartu Kendali Poin Siswa yang bisa dicetak murid sendiri.
    • Pengajuan penukaran hadiah dari poin prestasi.
    • Kabar WhatsApp untuk SP, prestasi, dan rekap mingguan bila sekolah menyalakannya (paket Lengkap dan Premium).

    Entri yang masih menunggu validasi atau ditolak tidak muncul di portal murid. Portal orang tua tidak menampilkan surat peringatan; surat tetap disampaikan sekolah dan ditandatangani orang tua di kertas.

    Buku kasus dan Excel dibanding aplikasi kedisiplinan siswa

    Kolom kiri menggambarkan kebiasaan yang umum ditemui, bukan hasil pengukuran. Kolom kanan hanya memuat yang benar-benar ada di e-Poin.

    Perbandingan pencatatan pelanggaran manual dan e-Poin SiTuntas
    HalBuku kasus dan Excele-Poin SiTuntas
    Bobot pelanggaranBergantung ingatan tiap guru.Diambil dari katalog sekolah dan disalin ke setiap catatan.
    Saldo muridDijumlahkan manual saat dibutuhkan.Dihitung ulang dari semua catatan sah setelah setiap simpan.
    PrestasiDicatat terpisah, jarang dihitung.Mengurangi saldo pelanggaran (mode Penebusan) atau berdiri sendiri (mode Terpisah).
    Surat peringatanDiketik ulang dari nol, nomor dicari manual.Draf terbit saat ambang terlewati, nomor otomatis, PDF ber-kop, penandatangan sesuai jenjang.
    Salah catatDicoret atau dihapus, jejaknya hilang.Dibalik dengan entri pembalik beralasan, entri asal tetap tersimpan.
    Siapa yang mencatatSering tidak tertulis.Nama pencatat, pengoreksi, dan pemvalidasi tersimpan di tiap entri.
    Rekap kelasDisusun ulang tiap rapat.Rekap Poin per kelas dalam Excel dan PDF, mengikuti saringan.
    TransparansiMurid tahu saat dipanggil.Murid dan orang tua membaca saldo dan riwayat sendiri di portal.

    Surat peringatan siswa: yang otomatis hanya drafnya

    Mesin ambang bekerja setelah setiap catatan tersimpan dan tidak pernah menggagalkan pencatatan. Ia hanya bereaksi bila saldo pelanggaran efektif menyeberang ambang dari bawah, pada jenjang yang diberi tanda Buat draf Surat Peringatan otomatis. Saldo yang sudah di atas ambang sejak awal, misalnya karena poin masuk sekaligus, muncul di tab Perlu Ditinjau untuk diputuskan BK. Contoh naskah tiap jenjang ada di artikel Contoh Surat Peringatan Siswa SP1, SP2, SP3.

    1. Saat saldo menyeberang ambang

      Draf terbit, lonceng berbunyi

      Nomor surat mengikuti format sekolah, bawaannya nomor urut, jenjang SP, bulan Romawi, dan tahun. Guru BK, kepala sekolah, dan wali kelas menerima lonceng dalam aplikasi. Bila Integrasi WhatsApp menyala dan nomor orang tua valid, orang tua menerima kabar.

      ... akumulasi poin pelanggaran ananda mencapai 35, sehingga sekolah sedang menyiapkan SP1. Mohon kehadiran Bapak/Ibu ke sekolah untuk membicarakan pembinaan ananda; waktunya akan disampaikan sekolah bersama surat.
    2. Di ruang BK

      Dicetak

      PDF ber-kop sekolah, kertas A4 atau F4 mengikuti profil sekolah, margin bisa digeser 5 sampai 40 mm dengan pratinjau, cetak gabungan sampai 50 surat per berkas. Membuka PDF tidak mengubah status; menandai sudah dicetak adalah aksi terpisah.

    3. Di hadapan murid dan orang tua

      Disampaikan

      Isi surat mencerminkan data terkini: daftar pelanggaran yang berlaku, pelanggaran yang sudah dicabut tetap tampil dengan penanda tetapi tidak dijumlah, pengurang prestasi, saldo kini dan saldo saat terbit. Ada kolom Diterima Orang Tua/Wali dan kalimat undangan ke sekolah.

    4. Setelah pembinaan

      Ditindaklanjuti

      BK mengisi catatan pembinaan yang wajib; catatan ditumpuk dengan kepala tanggal, tidak menimpa yang lama. Sesi konseling dicatat di Tindak Lanjut BK dan bisa ditautkan ke surat ini sebagai jejak eskalasi. Format catatannya dibahas di artikel Contoh Buku Kasus Siswa dan Format Catatan BK.

    5. Bila data dikoreksi

      Dibatalkan, hanya oleh koreksi

      Saat saldo turun di bawah ambang karena pembalikan poin, draf yang belum dicetak dibatalkan otomatis dengan anotasi. Surat yang sudah dicetak atau disampaikan tetap tercatat dan hanya diberi anotasi. Bila saldo kembali melewati ambang, surat batal dihidupkan lagi.

    Status dan istilah yang akan Anda temui

    Status entri poin

    Hanya entri sah yang dijumlahkan. Entri menunggu lahir bila sekolah mewajibkan validasi BK; entri ditolak tidak pernah masuk saldo.

    • sah
    • menunggu
    • ditolak

    Status surat peringatan

    Maju satu tahap dengan stempel waktu dan nama penangan; bisa dimundurkan satu tahap untuk klik keliru.

    • Draf
    • Dicetak
    • Disampaikan
    • Ditindaklanjuti
    • Dibatalkan

    Penandatangan per jenjang

    SP1: Wali Kelas dan Guru BK. SP2 menambah Wakasek Kesiswaan. SP3 ke atas menambah Kepala Sekolah. Jabatan yang orangnya belum diisi tetap dicetak dengan nama kosong.

    • Wali Kelas
    • Guru BK
    • Wakasek Kesiswaan
    • Kepala Sekolah
    • Orang Tua/Wali

    Kehadiran, prestasi ekskul, dan hadiah: ke mana poin mengalir

    e-Poin menerima data dari modul lain dan dibaca modul lain. Sambungan yang menulis poin atau mengirim WhatsApp punya sakelar atau tombolnya sendiri, jadi sekolah yang memutuskan kapan sambungan itu berjalan.

    Dari e-Absensi: terlambat dan alpa

    Bila Sinkron absensi otomatis dinyalakan dan statusnya dipetakan, terlambat dan alpa hari sebelumnya menjadi poin tiap pagi pukul 06.45 atas nama sistem. Satu baris absensi hanya sekali menjadi poin, dan koreksi absensi menetralkan poinnya otomatis. Alpa yang ditandai mesin ditahan sampai sakelar Alpa dari penandaan otomatis dinyalakan. Kehadirannya sendiri bisa datang dari absensi wajah maupun isian wali kelas.

    Ke Toko Hadiah: dompet poin tukar

    Poin prestasi sah menjadi Poin tukar tersedia di dompet terpisah. Murid menekan Tukar Hadiah lalu Ajukan, pengelola menekan Setujui lalu Serahkan. Menukar hadiah tidak mengurangi saldo prestasi di rekap maupun dalam penebusan pelanggaran.

    Dari e-Kesiswaan: prestasi lomba dan ekskul

    Prestasi yang sudah disahkan di e-Kesiswaan (paket Premium) dicatat ke e-Poin lewat tombol Catat ke e-Poin, satu entri per anggota. Tidak otomatis saat pengesahan, dan menekan dua kali tidak menggandakan.

    Ke e-Rapor: draf catatan wali kelas

    e-Rapor membaca jumlah catatan prestasi untuk menyusun draf catatan wali kelas. Tidak ada konversi poin menjadi nilai sikap; keputusan itu tetap milik guru.

    Ke WhatsApp orang tua dan staf

    Tiga kabar ke orang tua: draf SP terbit, prestasi tercatat sah, rekap mingguan. Ke wali kelas dan BK: SP terbit dan rekap harian, tanpa nama murid. Semuanya lewat Integrasi WhatsApp di paket Lengkap dan Premium, dengan sakelar induk yang bawaannya mati.

    Lonceng dalam aplikasi

    Draf SP terbit, entri dikoreksi, penukaran hadiah diajukan atau disetujui, Ringkasan kedisiplinan pekan ini tiap Senin 06.50 untuk BK. Lonceng ini tidak bergantung paket maupun WhatsApp.

    Syarat, paket, dan yang perlu disiapkan

    e-Poin tidak membutuhkan perangkat khusus; guru mencatat dari peramban di HP atau laptop. Yang menentukan lancar tidaknya adalah kelengkapan data sekolah, karena surat dan kartu mengambil kop serta penandatangan dari sana.

    • e-Poin ada di semua paket: Gratis (enam modul inti dan ruang penyimpanan 512 MB, berapa pun jumlah siswanya), Dasar, Lengkap, dan Premium. Rinciannya di halaman Harga.
    • Data Induk perlu terisi dulu, yaitu murid, rombel, dan tahun ajaran aktif. Menu e-Poin terbuka dengan sendirinya setelah data itu lengkap.
    • Profil sekolah sebaiknya lengkap, karena nama, NPSN, alamat, logo, kepala sekolah, dan NIP dipakai untuk kop surat. Kota pada surat juga diambil dari profil ini.
    • Data guru dan tenaga kependidikan (GTK) serta wali kelas per rombel dipakai untuk blok tanda tangan Surat Peringatan dan Kartu Kendali Poin Siswa. Nomor WhatsApp staf juga diambil dari data GTK.
    • Mesin surat baru bekerja bila minimal satu ambang punya tanda Buat draf Surat Peringatan otomatis yang aktif.
    • Kabar WhatsApp ke orang tua butuh Integrasi WhatsApp, yang hanya ada di paket Lengkap dan Premium. Tanpa itu seluruh kabar WhatsApp e-Poin tidak berjalan, sedangkan surat, rekap, dan portal tetap jalan.

    Keamanan data murid di e-Poin

    Catatan pelanggaran adalah data pribadi anak, jadi pembatasannya ditegakkan di tingkat pengambilan data, bukan hanya di tampilan.

    Dibatasi per peran

    BK, wakasek, admin, dan kepala sekolah melihat semua murid; wali kelas hanya kelas asuhannya; guru mapel hanya kelas yang diampu atau entri yang ia catat. Berlaku untuk rekap, ekspor, dan Lonceng Kedisiplinan.

    Bukti di penyimpanan privat

    Berkas bukti tidak punya alamat publik. Hanya pihak yang berwenang melihat entri itu, BK, atau murid pemiliknya sendiri yang bisa membukanya. Berkas dihapus bila pencatatan gagal.

    Angka, bukan nama, di luar aplikasi

    Pesan WhatsApp ke staf dan ringkasan mingguan hanya memuat angka agregat. Pencatatan, pembalikan, dan validasi tercatat di log pemrosesan data pribadi. Kewajiban sekolah secara umum dibahas di Keamanan Data Siswa dan UU PDP.

    Yang belum ada, dan yang bawaannya mati

    Supaya tidak ada yang kecewa setelah mendaftar, beberapa hal ini perlu diketahui sebelum memakai aplikasi pelanggaran siswa ini.

    • Belum ada mekanisme banding formal untuk murid atau orang tua. Keberatan disampaikan ke guru BK, yang bisa membalik entri dengan alasan tercatat.
    • Tidak ada tanda tangan digital, stempel elektronik, atau kode QR keaslian pada Surat Peringatan dan Kartu Kendali; keduanya ditandatangani basah di kertas.
    • Tidak ada impor Excel poin dari layar. Untuk banyak murid sekaligus, pakai mode Massal sampai 500 murid per simpan.
    • Tidak ada kabar WhatsApp per pelanggaran ke orang tua, dan portal orang tua tidak menampilkan surat peringatan. Surat panggilan orang tua sebagai dokumen terpisah juga tidak dibuat di e-Poin; kalimat undangannya ada di badan SP, dan contoh suratnya ada di artikel Contoh Surat Panggilan Orang Tua Siswa.
    • Tidak ada aplikasi khusus atau notifikasi push; e-Poin berjalan di peramban dan memakai lonceng dalam aplikasi.
    • Bawaannya mati dan harus dinyalakan sekolah: Sinkron absensi otomatis, Alpa dari penandaan otomatis, Wajib validasi guru BK, Rekap mingguan, dan seluruh kanal WhatsApp.

    Gambaran menyeluruh tentang cara sekolah menyusun sistem poin, termasuk yang tidak berkaitan dengan aplikasi, ada di artikel Sistem Poin Pelanggaran dan Prestasi Siswa: Panduan untuk Sekolah.

    Pertanyaan yang sering diajukan tentang aplikasi poin pelanggaran siswa

    Apa itu aplikasi poin pelanggaran siswa dan apa bedanya dengan buku kasus?

    Aplikasi poin pelanggaran siswa mencatat pelanggaran dan prestasi dengan bobot angka yang disepakati sekolah, lalu menjumlahkannya menjadi saldo per siswa. Buku kasus mencatat kejadian dalam kalimat bebas, jadi berat ringannya bergantung pada penulisnya. Di e-Poin, bobot disalin ke setiap catatan, saldo dihitung ulang setelah setiap simpan, dan riwayatnya dibaca wali kelas, BK, kepala sekolah, siswa, dan orang tua sesuai haknya.

    Apakah bobot poin pelanggaran bisa disesuaikan dengan tata tertib sekolah sendiri?

    Bisa. Jenis pelanggaran (ringan, sedang, berat), jenis prestasi, bobot 1 sampai 65535, dan ambang jenjang pembinaan diatur sekolah di Kategori Poin dan Ambang & Jenjang. Pustaka rekomendasi berisi 23 contoh pelanggaran dan 12 contoh prestasi untuk memulai, dan tombol Rekomendasi Ambang & Jenjang menyusun tahap pembinaan dari skala poin dan jumlah level SP yang dipilih.

    Apakah surat peringatan siswa benar-benar terbit otomatis?

    Yang otomatis adalah drafnya. Saat saldo pelanggaran efektif menyeberang ambang jenjang yang diberi tanda Buat draf Surat Peringatan otomatis, mesin membuat draf bernomor dan mengirim lonceng ke guru BK, kepala sekolah, dan wali kelas. Guru BK yang mencetak PDF ber-kop, menyampaikannya, dan mencatat tindak lanjutnya. Satu siswa hanya mendapat satu surat per jenjang per periode.

    Siapa saja yang boleh mencatat poin pelanggaran siswa?

    Bawaannya setelan Semua guru boleh input aktif, jadi setiap akun yang tertaut ke data guru bisa membuka Input Poin. Sekolah bisa mematikannya sehingga yang mencatat hanya pemegang izin input poin, bawaannya admin sekolah, wakasek kesiswaan, dan guru BK. Nama pencatat, tanggal kejadian, dan jam input tersimpan di setiap catatan.

    Bagaimana kalau guru salah mencatat poin?

    Catatan tidak bisa diedit atau dihapus. Koreksi ditulis sebagai entri pembalik dengan alasan yang wajib diisi, atau lewat Koreksi (ganti dengan yang benar) yang membalik entri lama dan menulis penggantinya sekaligus. Entri asal tetap tersimpan. Yang boleh mengoreksi adalah pencatat asli, guru BK, wakasek kesiswaan, atau admin sekolah, dan wali kelas menerima lonceng bila entri siswanya dikoreksi orang lain.

    Apakah poin prestasi bisa mengurangi poin pelanggaran?

    Bisa, pada mode saldo Penebusan yang menjadi bawaan. Saldo pelanggaran efektif adalah total pelanggaran dikurangi total prestasi, tidak pernah di bawah nol, dan kelebihan prestasi tampil sebagai sisi positif. Sekolah yang ingin dua saldo berdiri sendiri memilih mode Terpisah di Pengaturan Poin. Mesin surat peringatan membaca saldo efektif ini.

    Apakah keterlambatan dan alpa otomatis menjadi poin pelanggaran?

    Tidak, kecuali sekolah menyalakannya. Sinkron absensi otomatis bawaannya mati. Bila sekolah memetakan status absensi ke jenis pelanggaran lalu menyalakannya, sinkron berjalan tiap pagi pukul 06.45 untuk absensi hari sebelumnya. Alpa yang ditandai mesin baru ikut dihitung bila sakelar Alpa dari penandaan otomatis juga dinyalakan. Sakit, izin, dan dispensasi sengaja tidak direkomendasikan untuk dihukum, dan koreksi absensi menetralkan poinnya otomatis.

    Apakah orang tua menerima WhatsApp saat anaknya melanggar?

    Tidak untuk setiap pelanggaran. Kabar WhatsApp dari e-Poin ada tiga: draf Surat Peringatan terbit, prestasi tercatat sah, dan rekap mingguan poin. Ketiganya membutuhkan Integrasi WhatsApp di paket Lengkap atau Premium, sakelar induk yang bawaannya mati, dan nomor orang tua yang valid; kabar prestasi dan rekap mingguan juga punya sakelar sendiri yang bawaannya mati. Tanpa WhatsApp, orang tua tetap membaca saldo dan riwayat anaknya di Portal Orang Tua.

    Bisakah siswa melihat poinnya sendiri?

    Bisa. Di Poin Saya siswa melihat saldo pelanggaran efektif, jenjang pembinaan, sisa poin ke ambang berikutnya, tren 6 bulan, dan riwayat entri sah beserta bukti miliknya. Menu Tata Tertib dan Poin memuat seluruh jenis pelanggaran dan prestasi aktif beserta bobotnya. Entri yang menunggu validasi atau ditolak tidak ditampilkan.

    Apakah data poin siswa bisa diekspor ke Excel?

    Rekap Poin per kelas diunduh sebagai Excel (.xlsx) dan PDF ber-kop mengikuti saringan tingkat, kelas, dan tanggal. Feed Aktivitas & Rekap Poin diekspor sebagai CSV sampai 5000 baris, daftar surat resmi sebagai CSV sampai 2000 baris; keduanya terbuka di Excel. Surat Peringatan dan Kartu Kendali Poin Siswa dicetak sebagai PDF.

    Apakah e-Poin ada di paket Gratis, dan bagaimana mulai memakainya?

    Ada. e-Poin termasuk di semua paket. Paket Gratis tidak membatasi jumlah siswa; yang terbatas hanya ruang penyimpanan 512 MB, dan tidak ada kuota kirim WhatsApp. Untuk mulai, isi Data Induk dan profil sekolah, buka Kategori Poin lalu tekan Tambah dari Rekomendasi, susun jenjang lewat Rekomendasi Ambang & Jenjang, dan biarkan setelan lain pada bawaannya. Setiap halaman e-Poin punya panduan interaktif yang menyorot langkahnya.

    Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

    SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Gratis selamanya. 14 hari pertama semua modul terbuka penuh tanpa batasan, setelah itu tetap pakai paket Gratis.

    Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Tidak perlu chat admin

    Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp