Persiapan TKA dan AN SMA/SMK 2026: Jadwal, Simulasi, dan Checklist Proktor
Jadwal TKA SMA 2026 kini memasuki gelombang khusus sesudah gelombang 1 rampung: gelombang 1 berlangsung 26 sampai 29 Oktober, gelombang khusus mata pelajaran wajib 31 Oktober sampai 1 November, dan gelombang 2 menyusul 2 sampai 5 November 2026. Berikutnya gelombang khusus mapel pilihan 7 sampai 8 November, susulan 16 sampai 29 November, dan pengumuman hasil 23 Desember 2026. Artikel ini merangkum jadwal itu dari siaran pers Kemendikdasmen, format empat hari, tugas proktor dan teknisi, checklist hari pelaksanaan, serta cara menggelar try out internal.
Pembaruan 31 Oktober 2026: Kendala teknis pada hari kedua sesi 1 gelombang 1, Selasa 27 Oktober, membuat sebagian peserta moda daring belum menyelesaikan Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar. Ujian ulangnya digelar Jumat, 30 Oktober 2026, berdasarkan SE Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peserta yang terbukti curang diberi nilai nol dan pengawas yang tidak jujur masuk daftar hitam. Skor TKA SMA tahun ini dilaporkan dalam rentang 200 sampai 800, bukan 0 sampai 100.
Jadwal TKA dan AN SMA/SMK 2026 dari simulasi sampai pengumuman hasil
Tanggal di bawah ini berasal dari siaran pers Kemendikdasmen 7 Juli, 28 Juli, dan 23 Oktober 2026 serta lini masa di laman balai Kemendikdasmen; status per Sabtu, 31 Oktober 2026. Rincian gelombang bisa disesuaikan pusat, jadi cocokkan dengan laman TKA/AN sekolah Anda sebelum diumumkan ke siswa.
| Tahap | Tanggal | Status dan catatan |
|---|---|---|
| Pendaftaran peserta | 27 Juli sampai 27 September 2026 | Selesai. Dimajukan dari rencana awal 18 Agustus. Data ditarik dari Dapodik. |
| Simulasi | 21 sampai 27 September 2026 | Selesai. Uji aplikasi, login, dan jaringan. |
| Gladi bersih | 5 sampai 18 Oktober 2026 | Selesai. Gelombang 1: 5 sampai 11 Oktober; gelombang 2: 12 sampai 18 Oktober. |
| Pelaksanaan utama gelombang 1 | 26 sampai 29 Oktober 2026 | Selesai. Hari kedua sesi 1 terkena kendala teknis di sebagian sekolah moda daring. |
| Ujian ulang Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar | Jumat, 30 Oktober 2026 | Selesai. Untuk peserta terdampak kendala 27 Oktober (SE Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026). |
| Gelombang khusus mapel wajib | 31 Oktober sampai 1 November 2026 | Sedang berlangsung, untuk peserta di luar jadwal reguler pendidikan formal. |
| Pelaksanaan utama gelombang 2 | 2 sampai 5 November 2026 | Akan datang. Urutan hari sama dengan gelombang 1. |
| Gelombang khusus mapel pilihan | 7 sampai 8 November 2026 | Akan datang, jatuh pada Sabtu dan Minggu. |
| Pelaksanaan susulan | 16 sampai 29 November 2026 | Akan datang. Untuk peserta berhalangan dengan alasan sah; rincian per gelombang belum diumumkan resmi. |
| Pengumuman hasil | 23 Desember 2026 | Akan datang. Tercantum di lini masa yang dimuat BPMP Lampung dan BBPMP Jawa Timur; jam rilis belum diumumkan. |
Sekolah gelombang 2 masih sempat memeriksa kartu login, perangkat yang lolos gladi bersih, dan jalur internet cadangan. Untuk peserta berhalangan, siaran pers 23 Oktober 2026 menegaskan alurnya: sekolah mencatat kondisi peserta dalam berita acara, lalu dinas pendidikan atau kantor wilayah Kementerian Agama mengoordinasikannya ke jadwal susulan.
Apa yang berubah pada 2026: TKA dan AN jadi satu paket
Mulai 2026, TKA dan Asesmen Nasional (AN) dilaksanakan terintegrasi. Dasarnya tiga regulasi: Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Permendikbudristek No. 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional (ditetapkan 11 Februari 2026, berlaku sejak diundangkan 12 Februari 2026), dan Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional yang mencabut Kepmendikdasmen No. 95/M/2025. Pasal 9A Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 memberi payungnya: pengukuran literasi membaca dan numerasi dapat diintegrasikan dalam pengukuran capaian akademik pada mata pelajaran tertentu. Juknisnya ada di Keputusan Kepala BKPDM No. 017/F/AN/2026.
Dampak praktisnya, siswa tidak lagi mengerjakan ANBK dan TKA di dua pekan berbeda. Semuanya dikerjakan dalam empat hari, satu mapel wajib per hari, dengan durasi pengerjaan mapel wajib menjadi 75 menit. Jam sesi dan durasi di tabel berikut mengikuti unggahan BKPDM yang dikutip media, sedangkan jumlah soal per mapel bersumber dari pemberitaan media, jadi cocokkan dengan juknis.
| Hari | Yang dikerjakan | Jumlah soal dan durasi | Jam sesi (WIB) |
|---|---|---|---|
| Hari 1 | Bahasa Indonesia terintegrasi literasi membaca, lalu Survei Karakter | 30 soal, 75 menit; survei 25 menit | 07.00 sampai 08.45; 09.30 sampai 11.15; 12.00 sampai 13.45 |
| Hari 2 | Bahasa Inggris, lalu Survei Lingkungan Belajar | 30 soal, 75 menit; survei 25 menit | 07.00 sampai 08.45; 09.30 sampai 11.15; 12.00 sampai 13.45 |
| Hari 3 | Matematika terintegrasi numerasi | 25 soal, 75 menit | 07.00 sampai 08.20; 09.05 sampai 10.25; 11.10 sampai 12.30 |
| Hari 4 | Dua mata pelajaran pilihan | 25 soal dan 60 menit per mapel | 07.00 sampai 09.05; 09.35 sampai 11.40; 12.10 sampai 14.15 |
Untuk SMK, siaran pers menyebut 50 mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian. Tiga sesi per hari berarti satu laboratorium 40 komputer melayani sekitar 120 peserta per hari; lebih dari itu perlu ruang tambahan.
Menurut Siaran Pers Kemendikdasmen Nomor 898/sipers/A6/X/2026 (23 Oktober 2026), 3.864.195 peserta telah mendaftar dari 4.213.114 calon peserta, atau 91,72 persen; tingkat pendaftaran SMA 95,68 persen, MA 95,64 persen, dan SMK 93,10 persen.
Skor TKA SMA 2026 dilaporkan dalam rentang 200 sampai 800
Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026 menetapkan hasil TKA SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dilaporkan dalam rentang 200 sampai 800, menggantikan skala 0 sampai 100. Menurut Kepala Pusmendik Rahmawati (23 Oktober 2026), metodenya tetap Item Response Theory dua parameter; yang berubah hanya skala pelaporan. Skor bukan persentase jawaban benar, tidak bisa dikonversi ke skala lama, dan tidak berarti soal lebih sulit. Predikat Istimewa diberikan bagi skor 725,00 atau lebih pada tiap mata uji.
Apakah TKA wajib dan menentukan kelulusan?
Tidak dua-duanya. Kemendikdasmen, lewat BKPDM dan Pusmendik, menegaskan TKA bersifat opsional bagi murid dan bukan penentu kelulusan, jadi murid tetap lulus tanpa TKA. Namun hasilnya adalah nilai terstandar yang bisa dipakai sebagai salah satu pertimbangan seleksi ke jenjang berikutnya. Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen No. 0301/C/HK.04.01/2026 tentang SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 menyatakan hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar seleksi jalur prestasi akademik pada jenjang SMP dan SMA. Untuk masuk perguruan tinggi, pemanfaatannya bergantung pada kebijakan seleksi yang berlaku, jadi jangan menjanjikan lebih dari itu kepada siswa.
Yang tetap menjadi urusan sekolah adalah AN: survei karakter, survei lingkungan belajar, dan literasi numerasi tetap menjadi potret mutu sekolah. Karena keduanya kini satu paket, status siswa yang tidak mendaftar TKA perlu ditanyakan ke tim teknis dinas, jangan menebak.
Siapa mengerjakan apa: kepala sekolah, proktor, teknisi, pengawas ruang
Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026 menempatkan satuan pendidikan sebagai penanggung jawab kesiapan tempat pelaksanaan. Pembagiannya dalam praktik:
- Kepala sekolah: menetapkan SK panitia, proktor, dan teknisi; memastikan anggaran masuk ARKAS; menandatangani pakta integritas dan berita acara. Pengawas ruang SMA/MA/SMK bukan ditunjuk sekolah, melainkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Kementerian Agama.
- Proktor: mengelola aplikasi asesmen di ruang ujian, memastikan peserta yang login sesuai daftar hadir, menyelesaikan kendala teknis ringan, dan melaporkan yang tidak bisa diselesaikan ke tim teknis. Tata tertib mewajibkan proktor hadir 45 menit sebelum tes dan masuk ruang 30 menit sebelum mulai; dilarang membantu jawaban dan merekam soal.
- Teknisi: menyiapkan komputer klien, jaringan, dan listrik; berjaga di lokasi selama tes; menangani gangguan perangkat. Hadir 45 menit sebelum dan tidak membawa alat komunikasi ke ruang tes.
- Pengawas ruang: verifikasi identitas peserta, mengumpulkan gawai, membacakan tata tertib, mengawasi pengerjaan, dan menandatangani berita acara serta daftar hadir. Pengawasannya silang, dari pendidik sekolah lain. Siaran pers 23 Oktober menyebut 50.474 pengawas ruang dan 1.710 penyelia dari perguruan tinggi negeri; menurut Kepala BKPDM Toni Toharudin, 17 PTN ikut memantau ruang lewat Zoom.
- Operator sekolah: menjaga Dapodik dan data peserta, mencetak kartu login, dan menjadi penghubung dengan dinas. Di sekolah kecil sering dirangkap proktor; itu sah, asal saat hari H orangnya tidak ditarik untuk urusan lain.
Sanksinya kini dinyatakan terang. Menurut Kemendikdasmen (29 Oktober 2026), pelanggaran ringan peserta berujung peringatan lisan, sedang berujung pembatalan ujian mapel bersangkutan, dan berat berujung pengeluaran dari ruang serta nilai nol setelah investigasi pusat; pengawas, proktor, dan teknisi yang melanggar berat diberhentikan dari penugasan. Laporan dugaan pelanggaran gelombang 1 masih didalami Inspektorat Jenderal. Ulasan lengkapnya ada di artikel sanksi kecurangan TKA: nilai nol bagi peserta dan daftar hitam pengawas.
Checklist infrastruktur sebelum hari pelaksanaan
Pasal 5 ayat (4) Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 menyatakan tempat pelaksanaan AN merupakan tempat yang memiliki akses jaringan internet yang memadai, dan ayat (5) menempatkan ketersediaan sarana prasarana dan SDM sebagai tanggung jawab bersama kementerian yang menangani urusan agama, pemerintah daerah, masyarakat penyelenggara pendidikan, dan Kementerian. Jadi sekolah yang internetnya tidak memadai tidak dibiarkan sendirian: laporkan ke dinas sedini mungkin supaya dicarikan tempat lain atau bantuan jaringan. Gunakan daftar berikut sehari sebelum sesi pertama gelombang 2, ulangi sebelum jadwal susulan, dan simpan untuk simulasi tahun depan.
- Jumlah komputer: hitung peserta per sesi terbanyak, siapkan komputer sebanyak itu ditambah cadangan sekitar 10 persen. Laboratorium 40 unit berarti minimal 4 unit cadangan yang sudah terpasang aplikasi dan diuji.
- Aplikasi ujian: pasang aplikasi resmi (Exambrowser) versi yang diminta juknis di semua klien, termasuk cadangan, dan aplikasi proktor sesuai moda sekolah (daring atau semi daring). Uji login sampai halaman soal terbuka.
- Internet dan jaringan lokal: pada moda daring, semua klien memakai internet selama tes, jadi uji kecepatan saat 40 klien membuka soal bersamaan. Pada moda semi daring, periksa jaringan lokal (kabel LAN, switch) dan jalur internet komputer proktor. Siapkan jalur kedua (modem seluler atau ISP lain) dan coba pindah jalur di tengah simulasi supaya tahu berapa lama pulihnya.
- Listrik: cek UPS untuk komputer proktor dan perangkat jaringan; siapkan genset bila daerah Anda sering padam pagi hari.
- Ruang: jarak antar peserta cukup, kamera konferensi video menghadap seluruh ruang, jam dinding terlihat, kabel LAN rapi.
- Data peserta: cocokkan daftar peserta di laman TKA/AN dengan Dapodik dan absensi kelas; siswa pindah, mengundurkan diri, atau berkebutuhan khusus harus tercatat sebelum kartu login dicetak.
- Dokumen: SK panitia, pakta integritas, daftar hadir per sesi, berita acara per ruang, dan nomor helpdesk dinas dicetak dan ditempel di meja proktor.
- Manusia: proktor dan teknisi sudah ikut bimtek, punya akun aktif, dan tahu jam hadir 45 menit sebelum tes. Tentukan penggantinya bila salah satu sakit.
Pelajaran dari kendala 27 Oktober: apa yang harus dicatat proktor
SE Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 menyebut kendala teknis pada 27 Oktober berdampak masif khususnya pada moda daring. Ketentuan ujian ulangnya: digelar Jumat, 30 Oktober 2026 mulai pukul 07.00 WIB; diikuti peserta terdampak yang belum menyelesaikan Bahasa Inggris dan/atau Survei Lingkungan Belajar, sedangkan yang yakin sudah selesai boleh tidak ikut; dan sekolah yang tidak dapat mengikutinya masuk jadwal susulan. Menurut Kepala BKPDM, susunannya latihan 5 menit, Bahasa Inggris 75 menit, dan survei 25 menit.
Pelajarannya: ketika gangguan datang dari luar sekolah, nilai sekolah ada pada catatannya. Tulis di berita acara jam gangguan dimulai, jumlah peserta terdampak per sesi, nama peserta yang belum menyelesaikan subtes, dan tangkapan layar pesan galat.
Cara menggelar try out internal bergaya TKA lewat CBT sekolah
TKA resmi hanya berjalan di aplikasi Kemendikdasmen, jadi CBT sekolah tidak menggantikannya. Fungsinya membiasakan siswa dengan ritme 75 menit untuk 30 soal, bentuk soal TKA, dan disiplin sesi. TKA bukan AKM: menurut Perka BSKAP No. 045/H/AN/2025, TKA mengukur kompetensi mata pelajaran dengan tiga bentuk soal, yaitu pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (lebih dari satu jawaban benar), dan pilihan ganda kompleks kategori (benar/salah per pernyataan). Berikut pengaturan yang bisa langsung disalin.
| Pengaturan try out | Nilai yang disarankan | Alasan |
|---|---|---|
| Bahasa Indonesia (literasi) | 30 soal, 75 menit | Meniru hari 1 TKA |
| Bahasa Inggris | 30 soal, 75 menit | Meniru hari 2 TKA |
| Matematika (numerasi) | 25 soal, 75 menit | Meniru hari 3 TKA |
| Mapel pilihan | 25 soal, 60 menit per mapel | Meniru hari 4 TKA |
| Bentuk soal | PG, PG kompleks, PG kompleks kategori (benar/salah) | Hanya tiga bentuk ini yang dipakai TKA |
| Sesi | 3 sesi per hari mengikuti jam TKA | Siswa terbiasa dengan jam mulai 07.00 dan jeda antar sesi |
| Pengacakan | Urutan soal dan opsi diacak | Mengurangi kerja sama antar meja |
| Token | Per kelas, dibacakan pengawas | Membiasakan alur token seperti ujian resmi |
Langkah pelaksanaannya:
- Tetapkan dua tanggal try out: satu sebelum gladi bersih (akhir September atau awal Oktober), satu sesudahnya (pekan ketiga Oktober). Untuk 2026 jendela itu sudah lewat, jadi masukkan ke kalender tahun ajaran berikutnya, atau gelar satu try out singkat bagi peserta susulan. Pastikan tidak bentrok dengan PTS.
- Minta guru mapel wajib menyusun soal berangkat dari stimulus (teks, tabel, grafik) dan menaruhnya di bank soal sekolah; menurut Mendikdasmen, soal TKA mengacu pada standar PISA dan memakai bacaan panjang sebagai stimulus. Teknik menulis PG kompleks bisa meniru contoh di artikel contoh soal AKM literasi dan numerasi, tetapi materinya tetap kompetensi mata pelajaran.
- Rakit paket per hari sesuai tabel di atas; pakai skor dikotomis untuk PG kompleks (skor hanya diberikan bila semua pilihan benar) supaya siswa terbiasa membaca semua opsi.
- Bagi peserta ke sesi mengikuti jumlah komputer, tunjuk pengawas dari guru bukan pengampu mapel yang diujikan, dan bacakan tata tertib singkat.
- Jalankan try out di ruang yang sama supaya siswa mengenal alurnya, tanpa mengubah pengaturan komputer yang sudah lolos gladi bersih; pakai profil terpisah atau perangkat cadangan. Menjelang gelombang 2, lebih aman menunda try out sampai TKA selesai.
- Setelah selesai, bahas analisis butir bersama guru mapel: soal yang dijawab salah oleh sebagian besar siswa menunjukkan materi yang perlu diulang dalam pemantapan.
- Kirim ringkasan hasil ke wali kelas dan orang tua dengan jujur: ini try out sekolah, bukan prediksi nilai TKA, dan nilai persen try out tidak bisa dikonversi ke skor 200 sampai 800.
Langkah teknis dari bank soal sampai koreksi otomatis ada di panduan cara membuat ujian CBT online di sekolah.
Kesalahan sekolah yang sering terjadi dan cara menghindarinya
- Simulasi dianggap formalitas. Proktor login sendirian, klien tidak diuji semuanya, masalah baru muncul di hari H. Uji setiap klien dengan siswa sungguhan.
- Data peserta diperbaiki setelah pendaftaran tutup. Siswa pindahan atau salah ketik NISN yang baru ketahuan Oktober akan merepotkan. Untuk tahun depan, cocokkan sejak awal semester, karena pendaftaran tahun ini sudah tutup 27 September.
- Proktor merangkap terlalu banyak. Satu orang menjadi proktor, teknisi, operator, sekaligus guru piket; ketika satu ruang bermasalah, ruang lain terbengkalai. Bagi peran, tetapkan pengganti.
- Gawai lolos ke ruang ujian. Mendikdasmen menegaskan sanksi nilai nol juga berlaku bagi peserta yang menyiarkan soal secara langsung, misalnya lewat YouTube. Sterilkan gawai di pintu ruang, bukan di meja.
- Siswa baru mengenal bentuk soal di hari H. PG kompleks dengan skor dikotomis dan 75 menit tanpa jeda melelahkan bagi yang belum pernah mencoba. Try out internal menutup celah ini.
- Sekolah menjanjikan TKA menentukan kelulusan atau masuk PTN. Dua-duanya tidak tepat. Jelaskan apa adanya: sukarela, hasil bisa dipakai seleksi, keputusan di tangan siswa dan orang tua.
Kalau ingin try out internalnya rapi tanpa banyak kerja manual
Kesiapan TKA resmi ada pada data Dapodik atau EMIS, perangkat, jaringan, dan petugas, bukan pada aplikasi sekolah. Untuk try out internal, modul CBT SiTuntas menyediakan bank soal dengan bentuk PG, benar/salah, PG kompleks (termasuk model kategori), menjodohkan, isian, dan uraian; impor soal dari Word supaya naskah lama guru tidak diketik ulang; paket ujian dengan durasi dan jumlah soal yang diatur mengikuti tabel di atas; token per kelas; monitor pengawas real-time; serta analisis butir dan ekspor nilai ke Excel atau PDF. Jadwal try out bisa dimasukkan lewat Periode Ujian dengan pengawas bawaan guru pengampu (bisa diganti), dan berita acara tiap jadwal terisi otomatis dari data hadir di Monitor. Modul CBT termasuk paket Premium; rinciannya ada di fitur aplikasi ujian CBT sekolah.
Bila try out memakai satu laboratorium untuk beberapa kelas atau tingkat sekaligus, menu Ruang Ujian (dibuka bertahap per sekolah) menempatkan siswa ke ruang dan nomor kursi, menyusun Denah Kursi, dan mencetak kartu peserta serta daftar hadir per ruang, sementara paket tetap mengikuti jadwal tiap siswa. Caranya ada di Cara Atur Ruang Ujian CBT Campur Kelas dengan Denah Kursi Otomatis.
Kami tidak menjanjikan try out ini menaikkan skor TKA. Aplikasi hanya membuat latihannya mirip kondisi sebenarnya dan datanya jelas; yang mengubah hasil tetap pemantapan oleh guru mapel dan kedisiplinan siswa. Bila ingin mencobanya untuk try out berikutnya, sekolah bisa coba gratis lebih dulu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah siswa yang tidak ikut TKA tetap bisa lulus?
Bisa. Menurut Kemendikdasmen, TKA bersifat opsional dan bukan penentu kelulusan, jadi murid tetap lulus meski tidak mengikutinya. Yang perlu dipertimbangkan, hasil TKA bisa dipakai sebagai salah satu pertimbangan seleksi ke jenjang berikutnya, jadi sekolah sebaiknya menjelaskan konsekuensi ini ke siswa dan orang tua sebelum keputusan diambil.
Bagaimana kalau internet sekolah putus saat TKA berlangsung?
Laporkan segera ke proktor dan teknisi, lalu ikuti prosedur dalam juknis BKPDM, termasuk pencatatan di berita acara. Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 mensyaratkan tempat pelaksanaan punya akses internet yang memadai, jadi siapkan jalur cadangan dan uji saat simulasi dan gladi bersih, bukan saat hari H. Kendala dari luar sekolah seperti 27 Oktober 2026 ditangani lewat ujian ulang atau susulan berdasarkan berita acara sekolah.
Apakah sekolah bisa menjalankan TKA lewat aplikasi CBT sekolah sendiri?
Tidak. TKA dan AN resmi hanya berjalan di aplikasi milik Kemendikdasmen dengan soal, token, dan pemantauan dari pusat. Aplikasi CBT sekolah dipakai untuk try out internal supaya siswa terbiasa dengan durasi, jumlah soal, dan bentuk soalnya.
Berapa kali sekolah sebaiknya menggelar try out sebelum TKA?
Dua kali biasanya cukup: satu kali sebelum gladi bersih untuk mengukur posisi awal, satu kali sesudahnya untuk melihat kemajuan. Lebih dari itu, manfaatnya cenderung menurun dan siswa jenuh. Yang lebih penting adalah membahas analisis butir bersama guru mapel setelah tiap try out.
Apakah hasil TKA dipakai untuk SPMB?
Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen No. 0301/C/HK.04.01/2026 menyebut hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar seleksi jalur prestasi akademik pada SPMB jenjang SMP dan SMA. Untuk lulusan SMA/SMK, pemanfaatannya bergantung pada kebijakan seleksi perguruan tinggi, jadi cek pengumuman resmi seleksi yang dituju.
Bagaimana cara membaca skor TKA SMA 200 sampai 800?
Skor dihitung dengan Item Response Theory dua parameter, bukan persentase jawaban benar, lalu dilaporkan pada skala 200 sampai 800 sesuai Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026; skala sebelumnya 0 sampai 100. Predikat Istimewa diberikan untuk skor 725,00 atau lebih pada tiap mata uji. Nilai nol hanya muncul sebagai sanksi pelanggaran berat setelah investigasi penyelenggara tingkat pusat.
Siapa yang wajib ikut ujian ulang 30 Oktober 2026, dan bagaimana bila terlewat?
Menurut SE Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026, ujian ulang untuk peserta moda daring gelombang 1 hari kedua sesi 1 yang terdampak kendala teknis dan belum menyelesaikan Bahasa Inggris dan/atau Survei Lingkungan Belajar; yang yakin sudah selesai boleh tidak ikut. Sekolah yang tidak dapat mengikutinya pada 30 Oktober masuk jadwal susulan sesuai ketentuan.
Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.
WhatsAppReferensi
- Siaran Pers Kemendikdasmen No. 561/sipers/A6/VII/2026: Pendaftaran TKA 2026 Dimulai 27 Juli 2026
- Siaran Pers Kemendikdasmen No. 639/sipers/A6/VII/2026: Pendaftaran TKA Jenjang SMA/SMK/MA 2026
- Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Permendikbudristek No. 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional, JDIH BPK RI
- Penguatan Regulasi SPMB 2026: Hasil TKA Dimanfaatkan pada Jalur Prestasi, BBPMP Jawa Barat Kemendikdasmen
- Rincian Jadwal TKA SMA/SMK 2026 Lengkap dengan Sesi dan Durasi Ujian, detikEdu
- Siaran Pers Kemendikdasmen No. 898/sipers/A6/X/2026: Kemendikdasmen Pastikan Kesiapan Pelaksanaan TKA 2026, Termasuk di Daerah Terdampak Bencana
- Pengumuman Kemendikdasmen: SE Mendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 tentang TKA dan AN Ulang Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar (moda daring, gelombang 1 hari kedua sesi 1)
- Kendala Jaringan di Hari Kedua TKA, Kemendikdasmen Jadwalkan Sesi Khusus Ulang pada 30 Oktober 2026, Indopos
- Mendikdasmen Tinjau TKA Ulang Pascakendala Jaringan di SMAN 68 Jakarta, ANTARA
- Mendikdasmen: Kami Beri Nilai Nol Murid Curang saat TKA, ANTARA Kalimantan Selatan
- Cegah Live Streaming dan Pengawas Nakal, Kemendikdasmen Gandeng 17 PTN Awasi TKA SMA, detikEdu
- Kemendikdasmen Beri Penjelasan Kenapa Skor TKA SMA Diubah Jadi 200-800, detikEdu
- Cara Baca Hasil TKA Skor 200-800 untuk SMA, detikEdu
- Kemendikdasmen Jelaskan Alasan Rentang Skor TKA Jadi 200-800, Medcom
- Mendikdasmen: Soal TKA Mengacu Standar PISA, detikEdu
- Kemendikdasmen Tegaskan Keterbukaan atas Dugaan Pelanggaran TKA 2026 dan Rincian Sanksinya, BPMP Banten Kemendikdasmen (29 Oktober 2026)
- Penjelasan Kemendikdasmen tentang Skala Skor TKA 200-800, BPMP Banten Kemendikdasmen (24 Oktober 2026)
- TKA SMA/SMK 2026 Segera Digelar, Pahami Informasi Pentingnya (lini masa sampai pengumuman hasil 23 Desember 2026), BPMP Lampung Kemendikdasmen
- 3 Bentuk Soal di TKA SMA/SMK menurut Perka BSKAP Nomor 045/H/AN/2025, detikEdu
- Lini Masa Pelaksanaan TKA Jenjang SMA/SMK/MA dan Sederajat Tahun 2026, BBPMP Jawa Timur Kemendikdasmen (14 Oktober 2026)
Baca juga
- Contoh Soal TKA SMP Matematika dan Cara Latihan dengan CBT Sekolah
- Bolehkah Ujian CBT Dibiayai Dana BOS? Aturan 2026, Kode ARKAS, dan Bukti SPJ
- Berita Acara Ujian Sekolah dan Daftar Hadir Peserta: Format dan Cara Mengisinya
- TKA SMP 2027: Yang Sudah Pasti, yang Belum, dan Persiapan Sekolah dari Sekarang
- Sanksi Kecurangan TKA 2026: Nilai Nol, Aturan, dan Cara Sekolah Mencegahnya
- Cara Memantau Ujian CBT per Ruang dengan Pantau Sesi dan Monitor Ruang
- Contoh Kisi-Kisi Soal Sumatif Akhir Semester Kurikulum Merdeka (IPA Kelas 8)
- Cara Pakai Exam Browser dan PC Lab Terdaftar untuk Ujian CBT SiTuntas
- Cara Atur Ruang Ujian CBT Campur Kelas dengan Denah Kursi Otomatis
- Cara Memasang Aplikasi SiTuntas Android dengan Aman
- Aplikasi Android SiTuntas untuk Ujian dan Kegiatan Sekolah
- Panduan Lengkap CBT SiTuntas: Alur Ujian Online dari Bank Soal sampai Nilai
- Tutorial Bank Soal CBT SiTuntas: Tulis Soal, Impor Word, Tandai Siap
- Tutorial Paket Ujian CBT SiTuntas: Rakit Soal, Bobot, Uji Kunci, Terbitkan
- Tutorial Jadwal Ujian CBT SiTuntas: Peserta, Nomor, Token, Aktivasi
- Tutorial Pengawas Ujian CBT SiTuntas: Monitor dan Tindakan di Hari Ujian
- Tutorial Nilai dan Koreksi CBT SiTuntas: Uraian, Analisis, Ekspor
- Cara Siswa Mengerjakan Ujian CBT SiTuntas di HP dan Laptop
- Cara Analisis Butir Soal: Tingkat Kesukaran, Daya Beda, dan Contoh Hitungnya
- Contoh Soal AKM Literasi dan Numerasi untuk Ujian Sekolah + Cara Membuatnya
- Aplikasi CBT Gratis vs Berbayar: Pertimbangan untuk Sekolah
- Cara Membuat Ujian CBT Online di Sekolah, Langkah demi Langkah
Bagikan artikel ini
Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?
SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.
Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.
Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp