Persiapan TKA dan AN SMA/SMK 2026: Jadwal, Simulasi, dan Checklist Proktor

Tim SiTuntas · 21 September 2026

Ditulis oleh Isep Nursamsi, S.T. · guru Informatika yang membangun dan memakai SiTuntas setiap hari di sekolah negeri.

Sampul artikel: Persiapan TKA dan AN SMA/SMK 2026: Jadwal, Simulasi, dan Checklist Proktor

Jadwal TKA SMA 2026 sudah masuk tahap simulasi, 21 sampai 27 September 2026, bersamaan dengan penutupan pendaftaran pada 27 September. Berikutnya gladi bersih 5 sampai 18 Oktober, pelaksanaan utama 26 Oktober sampai 8 November, susulan 16 sampai 29 November, dan hasil diumumkan 23 Desember 2026. Artikel ini merangkum jadwal itu dari siaran pers Kemendikdasmen, format baru empat hari, tugas proktor dan teknisi, serta cara menggelar try out internal.

Jadwal TKA dan AN SMA/SMK 2026 dari simulasi sampai pengumuman hasil

Tanggal di bawah ini berasal dari dua siaran pers Kemendikdasmen (7 Juli dan 28 Juli 2026), sedangkan rincian gelombang dan sesi mengikuti pengumuman Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) yang dikutip media nasional. Rincian gelombang bisa disesuaikan pusat, jadi cocokkan dengan laman TKA/AN sekolah Anda sebelum diumumkan ke siswa.

TahapTanggalCatatan
Pendaftaran peserta27 Juli sampai 27 September 2026Dimajukan dari rencana awal 18 Agustus. Data ditarik dari Dapodik.
Simulasi21 sampai 27 September 2026Uji aplikasi, login, dan jaringan.
Gladi bersih5 sampai 18 Oktober 2026Gelombang 1: 5 sampai 11 Oktober; gelombang 2: 12 sampai 18 Oktober.
Pelaksanaan utama26 Oktober sampai 8 November 2026Gelombang 1: 26 sampai 29 Oktober; gelombang 2: 2 sampai 5 November. Ada jadwal tambahan 31 Oktober sampai 1 November (mapel wajib) dan 7 sampai 8 November (mapel pilihan).
Pelaksanaan susulan16 sampai 29 November 2026Untuk peserta yang berhalangan dengan alasan sah pada jadwal utama.
Pengumuman hasil23 Desember 2026Dari pengumuman BKPDM, belum tercantum di siaran pers; cek laman resmi menjelang hari itu.

Yang paling mendesak pekan ini: pastikan seluruh siswa kelas XII yang ingin ikut sudah terdaftar sebelum 27 September, dan pakai pekan simulasi untuk benar-benar menguji perangkat. Siswa dengan data residu tetap bisa mendaftar, tetapi perbaikan datanya di Dapodik jangan ditunda.

Apa yang berubah pada 2026: TKA dan AN jadi satu paket

Mulai 2026, TKA dan Asesmen Nasional (AN) dilaksanakan terintegrasi. Dasarnya tiga regulasi: Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Permendikbudristek No. 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional (ditetapkan 11 Februari 2026, berlaku sejak diundangkan 12 Februari 2026), dan Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional yang mencabut Kepmendikdasmen No. 95/M/2025. Pasal 9A Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 memberi payungnya: pengukuran literasi membaca dan numerasi dapat diintegrasikan dalam pengukuran capaian akademik pada mata pelajaran tertentu. Juknisnya ada di Keputusan Kepala BKPDM No. 017/F/AN/2026.

Dampak praktisnya, siswa tidak lagi mengerjakan ANBK dan TKA di dua pekan berbeda. Semuanya dikerjakan dalam empat hari, satu mapel wajib per hari, dengan durasi mapel wajib bertambah dari 60 menjadi 75 menit.

HariYang dikerjakanJumlah soal dan durasiJam sesi (WIB)
Hari 1Bahasa Indonesia terintegrasi literasi membaca, lalu Survei Karakter30 soal, 75 menit; survei 25 menit07.00 sampai 08.45; 09.30 sampai 11.15; 12.00 sampai 13.45
Hari 2Bahasa Inggris, lalu Survei Lingkungan Belajar30 soal, 75 menit; survei 25 menit07.00 sampai 08.45; 09.30 sampai 11.15; 12.00 sampai 13.45
Hari 3Matematika terintegrasi numerasi25 soal, 75 menit07.00 sampai 08.20; 09.05 sampai 10.25; 11.10 sampai 12.30
Hari 4Dua mata pelajaran pilihan25 soal dan 60 menit per mapel07.00 sampai 09.05; 09.35 sampai 11.40; 12.10 sampai 14.15

Untuk SMK, siaran pers menyebut 50 mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian. Tiga sesi per hari berarti satu laboratorium 40 komputer melayani sekitar 120 peserta per hari; lebih dari itu perlu ruang tambahan.

Apakah TKA wajib dan menentukan kelulusan?

Tidak dua-duanya. Laman resmi Pusmendik menegaskan TKA bersifat sukarela, tidak ada konsekuensi bagi murid yang tidak ikut, dan murid tetap lulus tanpa TKA. Namun hasilnya adalah nilai terstandar yang bisa dipakai sebagai salah satu pertimbangan seleksi ke jenjang berikutnya. Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen No. 0301/C/HK.04.01/2026 tentang SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 menyatakan hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar seleksi jalur prestasi akademik pada jenjang SMP dan SMA. Untuk masuk perguruan tinggi, pemanfaatannya bergantung pada kebijakan seleksi yang berlaku, jadi jangan menjanjikan lebih dari itu kepada siswa.

Yang tetap menjadi urusan sekolah adalah AN: survei karakter, survei lingkungan belajar, dan literasi numerasi tetap menjadi potret mutu sekolah. Karena keduanya kini satu paket, status siswa yang tidak mendaftar TKA perlu ditanyakan ke tim teknis dinas, jangan menebak.

Siapa mengerjakan apa: kepala sekolah, proktor, teknisi, pengawas ruang

Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026 menempatkan satuan pendidikan sebagai penanggung jawab kesiapan tempat pelaksanaan. Pembagiannya dalam praktik:

  • Kepala sekolah: menetapkan SK panitia, proktor, teknisi, dan pengawas; memastikan anggaran masuk ARKAS; menandatangani pakta integritas dan berita acara.
  • Proktor: mengelola aplikasi asesmen di ruang ujian, memastikan peserta yang login sesuai daftar hadir, menyelesaikan kendala teknis ringan, dan melaporkan yang tidak bisa diselesaikan ke tim teknis. Tata tertib mewajibkan proktor hadir 45 menit sebelum tes dan masuk ruang 30 menit sebelum mulai; dilarang membantu jawaban dan merekam soal.
  • Teknisi: menyiapkan komputer klien, jaringan, dan listrik; berjaga di lokasi selama tes; menangani gangguan perangkat. Hadir 45 menit sebelum dan tidak membawa alat komunikasi ke ruang tes.
  • Pengawas ruang: verifikasi identitas peserta, mengumpulkan gawai, membacakan tata tertib, mengawasi pengerjaan, dan menandatangani berita acara serta daftar hadir. Pedoman 2026 memakai pengawasan silang dari satuan pendidikan lain dan pemantauan lewat konferensi video oleh penyelia (untuk SMA/SMK dari perguruan tinggi). Juknis yang beredar menyebut satu pengawas maksimal 20 peserta dan satu ID proktor maksimal 40 komputer klien; angka pastinya ikuti juknis BKPDM dari laman resmi.
  • Operator sekolah: menjaga Dapodik dan data peserta, mencetak kartu login, dan menjadi penghubung dengan dinas. Di sekolah kecil sering dirangkap proktor; itu sah, asal saat hari H orangnya tidak ditarik untuk urusan lain.

Checklist infrastruktur yang harus beres sebelum gladi bersih

Pasal 5 ayat (4) Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 menyatakan tempat pelaksanaan AN merupakan tempat yang memiliki akses jaringan internet yang memadai, dan ayat (5) menempatkan ketersediaan sarana prasarana dan SDM sebagai tanggung jawab bersama pemerintah daerah, penyelenggara, dan Kementerian. Jadi sekolah yang internetnya tidak memadai tidak dibiarkan sendirian: laporkan ke dinas sejak simulasi supaya dicarikan tempat lain atau bantuan jaringan. Gunakan daftar berikut saat simulasi pekan ini, ulangi saat gladi bersih.

  1. Jumlah komputer: hitung peserta per sesi terbanyak, siapkan komputer sebanyak itu ditambah cadangan sekitar 10 persen. Laboratorium 40 unit berarti minimal 4 unit cadangan yang sudah terpasang aplikasi dan diuji.
  2. Aplikasi ujian: pasang aplikasi resmi (Exambrowser) versi yang diminta juknis di semua klien, termasuk cadangan. Uji login sampai halaman soal terbuka.
  3. Internet: uji kecepatan saat 40 klien membuka soal bersamaan. Siapkan jalur kedua (modem seluler atau ISP lain) dan coba pindah jalur di tengah simulasi supaya tahu berapa lama pulihnya.
  4. Listrik: cek UPS untuk komputer proktor dan perangkat jaringan; siapkan genset bila daerah Anda sering padam pagi hari.
  5. Ruang: jarak antar peserta cukup, kamera konferensi video menghadap seluruh ruang, jam dinding terlihat, kabel LAN rapi.
  6. Data peserta: cocokkan daftar peserta di laman TKA/AN dengan Dapodik dan absensi kelas; siswa pindah, mengundurkan diri, atau berkebutuhan khusus harus tercatat sebelum kartu login dicetak.
  7. Dokumen: SK panitia, pakta integritas, daftar hadir per sesi, berita acara per ruang, dan nomor helpdesk dinas dicetak dan ditempel di meja proktor.
  8. Manusia: proktor dan teknisi sudah ikut bimtek, punya akun aktif, dan tahu jam hadir 45 menit sebelum tes. Tentukan penggantinya bila salah satu sakit.

Cara menggelar try out internal bergaya TKA lewat CBT sekolah

TKA resmi hanya berjalan di aplikasi Kemendikdasmen, jadi CBT sekolah tidak menggantikannya. Fungsinya membiasakan siswa dengan ritme 75 menit untuk 30 soal, bentuk soal bergaya AKM, dan disiplin sesi. Berikut pengaturan yang bisa langsung disalin.

Pengaturan try outNilai yang disarankanAlasan
Bahasa Indonesia (literasi)30 soal, 75 menitMeniru hari 1 TKA
Bahasa Inggris30 soal, 75 menitMeniru hari 2 TKA
Matematika (numerasi)25 soal, 75 menitMeniru hari 3 TKA
Mapel pilihan25 soal, 60 menit per mapelMeniru hari 4 TKA
Bentuk soalPG, PG kompleks, menjodohkan, isian singkatMelatih bentuk soal AKM, bukan hanya PG biasa
Sesi3 sesi per hari mengikuti jam TKASiswa terbiasa dengan jam mulai 07.00 dan jeda antar sesi
PengacakanUrutan soal dan opsi diacakMengurangi kerja sama antar meja
TokenPer kelas, dibacakan pengawasMembiasakan alur token seperti ujian resmi

Langkah pelaksanaannya:

  1. Tetapkan dua tanggal try out: satu sebelum gladi bersih (awal Oktober), satu sesudahnya (pekan ketiga Oktober). Masukkan ke kalender sekolah supaya tidak bentrok dengan PTS.
  2. Minta guru mapel wajib menyusun soal berangkat dari stimulus (teks, tabel, grafik) dan menaruhnya di bank soal sekolah. Contoh bentuk soal dan aturan skornya ada di artikel contoh soal AKM literasi dan numerasi.
  3. Rakit paket per hari sesuai tabel di atas; pakai skor dikotomis untuk PG kompleks dan menjodohkan supaya siswa terbiasa membaca semua opsi.
  4. Bagi peserta ke sesi mengikuti jumlah komputer, tunjuk pengawas dari guru bukan pengampu mapel yang diujikan, dan bacakan tata tertib singkat.
  5. Jalankan try out di ruang dan jaringan yang sama dengan yang akan dipakai TKA, sekaligus uji beban tambahan di luar simulasi resmi.
  6. Setelah selesai, bahas analisis butir bersama guru mapel: soal yang dijawab salah oleh sebagian besar siswa menunjukkan materi yang perlu diulang dalam pemantapan.
  7. Kirim ringkasan hasil ke wali kelas dan orang tua dengan jujur: ini try out sekolah, bukan prediksi nilai TKA.

Langkah teknis dari bank soal sampai koreksi otomatis ada di panduan cara membuat ujian CBT online di sekolah.

Kesalahan sekolah yang sering terjadi dan cara menghindarinya

  • Simulasi dianggap formalitas. Proktor login sendirian, klien tidak diuji semuanya, masalah baru muncul di hari H. Uji setiap klien dengan siswa sungguhan.
  • Data peserta diperbaiki setelah pendaftaran tutup. Siswa pindahan atau salah ketik NISN yang baru ketahuan Oktober akan merepotkan. Cocokkan sekarang, pendaftaran tutup 27 September.
  • Proktor merangkap terlalu banyak. Satu orang menjadi proktor, teknisi, operator, sekaligus guru piket; ketika satu ruang bermasalah, ruang lain terbengkalai. Bagi peran, tetapkan pengganti.
  • Siswa baru mengenal bentuk soal di hari H. PG kompleks dengan skor dikotomis dan 75 menit tanpa jeda melelahkan bagi yang belum pernah mencoba. Di sinilah try out internal berperan.
  • Sekolah menjanjikan TKA menentukan kelulusan atau masuk PTN. Dua-duanya tidak tepat. Jelaskan apa adanya: sukarela, hasil bisa dipakai seleksi, keputusan di tangan siswa dan orang tua.

Kalau ingin try out internalnya rapi tanpa banyak kerja manual

Untuk TKA dan AN resmi, tidak ada aplikasi sekolah yang bisa membantu selain memastikan data Dapodik rapi. Untuk try out internal, modul CBT SiTuntas dibangun untuk kebutuhan seperti ini: bank soal dengan bentuk PG, PG kompleks, menjodohkan, isian, dan uraian; impor soal dari Word supaya naskah lama guru tidak diketik ulang; paket ujian dengan durasi dan jumlah soal yang diatur mengikuti tabel di atas; token per kelas; monitor pengawas real-time; serta analisis butir dan ekspor nilai ke Excel atau PDF. Jadwal try out dimasukkan lewat Periode Ujian sehingga pengawasnya otomatis guru pengampu dan berita acara ikut terbentuk.

Kami tidak menjanjikan try out ini menaikkan skor TKA. Aplikasi hanya membuat latihannya mirip kondisi sebenarnya dan datanya jelas; yang mengubah hasil tetap pemantapan oleh guru mapel dan kedisiplinan siswa.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah siswa yang tidak ikut TKA tetap bisa lulus?

Bisa. Menurut laman resmi Pusmendik, TKA tidak wajib dan murid tetap lulus meski tidak mengikutinya. Yang perlu dipertimbangkan, hasil TKA bisa dipakai sebagai salah satu pertimbangan seleksi ke jenjang berikutnya, jadi sekolah sebaiknya menjelaskan konsekuensi ini ke siswa dan orang tua sebelum keputusan diambil.

Bagaimana kalau internet sekolah putus saat TKA berlangsung?

Laporkan segera ke proktor dan teknisi, lalu ikuti prosedur dalam juknis BKPDM, termasuk pencatatan di berita acara. Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026 mensyaratkan tempat pelaksanaan punya akses internet yang memadai, jadi siapkan jalur cadangan dan uji saat simulasi dan gladi bersih, bukan saat hari H.

Apakah sekolah bisa menjalankan TKA lewat aplikasi CBT sekolah sendiri?

Tidak. TKA dan AN resmi hanya berjalan di aplikasi milik Kemendikdasmen dengan soal, token, dan pemantauan dari pusat. Aplikasi CBT sekolah dipakai untuk try out internal supaya siswa terbiasa dengan durasi, jumlah soal, dan bentuk soalnya.

Berapa kali sekolah sebaiknya menggelar try out sebelum TKA?

Dua kali biasanya cukup: satu kali sebelum gladi bersih untuk mengukur posisi awal, satu kali sesudahnya untuk melihat kemajuan. Lebih dari itu, manfaatnya cenderung menurun dan siswa jenuh. Yang lebih penting adalah membahas analisis butir bersama guru mapel setelah tiap try out.

Apakah hasil TKA dipakai untuk SPMB?

Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen No. 0301/C/HK.04.01/2026 menyebut hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar seleksi jalur prestasi akademik pada SPMB jenjang SMP dan SMA. Untuk lulusan SMA/SMK, pemanfaatannya bergantung pada kebijakan seleksi perguruan tinggi, jadi cek pengumuman resmi seleksi yang dituju.

Referensi

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri. Semua modul terbuka, tanpa instalasi.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Tidak perlu chat admin

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp