Absensi Wajah

Suara Kios Presensi Wajah Tidak Bunyi? Cara Mengatasinya di HP

Panduan mengatasi suara kios presensi wajah SiTuntas yang tidak bunyi

Kios presensi wajah SiTuntas memberi dua tanda saat siswa terpindai: bunyi nada pendek dan nama siswa yang diucapkan. Bila kios di sebuah HP diam saja, penyebabnya hampir selalu di perangkat, bukan di data presensi. Panduan ini membantu operator dan petugas piket menemukan penyebabnya satu per satu, mulai dari satu ketukan di layar sampai suara Bahasa Indonesia di pengaturan HP.

Kehadiran tetap tercatat walaupun kios tidak bersuara. Suara hanya umpan balik untuk siswa di depan kamera. Jadi bila pagi ini kios diam, antrean boleh tetap berjalan sambil Anda memeriksa langkah di bawah. Cara memasang kios dari awal ada di tutorial kios presensi wajah, dan gambaran umum fiturnya di halaman absensi dan presensi wajah.

Dari mana suara kios presensi wajah berasal

Ada dua sumber suara yang bekerja terpisah.

  • Bunyi nada. Dibuat langsung oleh halaman kios di peramban: nada naik untuk berhasil, nada rendah untuk gagal atau perlu diulang. Bunyi ini tidak butuh pengaturan apa pun di HP selain volume.
  • Nama yang diucapkan. Kios meminta mesin suara bawaan perangkat (fitur text-to-speech) membacakan nama siswa dalam Bahasa Indonesia. Di Android mesin ini biasanya Speech Services by Google, di iPhone dan iPad memakai suara ucapan bawaan iOS.

Karena sumbernya berbeda, gejalanya juga bisa berbeda. Nada terdengar tetapi nama tidak diucapkan berarti mesin suara HP belum punya suara Bahasa Indonesia. Dua-duanya diam biasanya berarti peramban belum mengizinkan suara, volume media nol, atau HP sedang senyap.

Kenapa kios perlu satu ketukan sebelum bersuara

Chrome dan Safari menahan semua suara dari halaman web sampai pengguna menyentuh halaman itu. Aturan ini mencegah situs memutar suara tanpa izin, dan berlaku untuk semua situs, bukan hanya SiTuntas. Kios yang dibuka lalu langsung memindai tanpa pernah disentuh akan tetap diam, walaupun pengenalan wajahnya berjalan.

Karena itu kios menampilkan layar Ketuk untuk mulai (atau Ketuk untuk layar penuh) saat dibuka dari tautan atau bookmark. Satu ketukan di layar itu membuka suara sekaligus memulai pemindaian. Setelah halaman dimuat ulang, peramban sering melupakan izin tadi, jadi ketukan perlu diulang. Di iPhone, suara juga bisa tertahan lagi setelah layar terkunci atau ada panggilan masuk. Kios mencoba membukanya lagi saat halaman tampil kembali; bila peramban menolak, chip ketuk muncul lagi. Aplikasi SiTuntas Android versi 1.3.2 memakai suara bawaan aplikasi, jadi di sana ketukan ini tidak diperlukan.

Layar Ketuk untuk mulai di kios presensi wajah SiTuntas pada HP

Gambar 1. Kios yang dibuka dari tautan menampilkan Ketuk untuk mulai. Ketukan ini membuka suara dan memulai pemindaian.

Arti chip suara di layar kios

Sejak pembaruan Oktober 2026 kios menampilkan chip kecil yang memberi tahu keadaan suara. Chip ini tidak menutupi kamera dan tidak menghentikan pemindaian, jadi aman dibiarkan sementara antrean berjalan. Chip muncul di halaman Presensi Wajah biasa, di Mode Jendela, dan di Mode Fullscreen; di kios letaknya di bawah kamera.

Chip Ketuk untuk aktifkan suara di halaman Presensi Wajah SiTuntas

Gambar 2. Chip Ketuk untuk aktifkan suara di halaman Presensi Wajah. Ikon speaker ada di samping Verifikasi Kehadiran.

Yang tampilArtinyaYang perlu dilakukan
🔊 Ketuk untuk aktifkan suaraSuara menyala di pengaturan kios, tetapi peramban belum mengizinkannyaKetuk chip itu atau bagian mana saja di layar. Chip hilang sendiri setelah suara terbuka
🔇 Suara matiSuara kios dimatikan di perangkat iniKetuk chip untuk menyalakan suara lagi
Catatan "Suara nama tidak tersedia di perangkat ini. Memakai bunyi & getar."Perangkat tidak punya suara Bahasa Indonesia, atau mesin suaranya tidak meresponsKios memakai bunyi dan getar. Pasang suara Bahasa Indonesia (lihat bagian Android dan iPhone di bawah)
Tidak ada chipSuara sudah terbuka, atau kios berjalan di aplikasi SiTuntas 1.3.2 yang tidak perlu ketukanTidak perlu apa-apa

Selain chip, ada ikon speaker. Di halaman Presensi Wajah biasa letaknya di samping tombol Verifikasi Kehadiran; di Mode Fullscreen ada di bar atas, di sebelah penghitung Hadir. Ikon speaker bergaris coret berarti suara dimatikan. Pilihan ini tersimpan per perangkat, jadi HP petugas lain tidak ikut terpengaruh.

Chip Suara mati dan ikon speaker bergaris coret di halaman Presensi Wajah

Gambar 3. Saat suara dimatikan, chip Suara mati muncul dan ikon speaker bergaris coret.

Kios presensi wajah di HP dengan chip Suara mati dan ikon speaker di bar atas

Gambar 4. Di kios HP, ikon speaker ada di bar atas dan chip Suara mati tampil di bawah kamera.

Bunyi dan getar bila nama tidak bisa diucapkan

Bila perangkat tidak bisa mengucapkan nama, kios tetap memberi tanda yang bisa dibedakan siswa:

  • Berhasil: tiga nada naik, dan HP Android bergetar pendek sekali.
  • Gagal atau perlu diulang: nada rendah, dan HP Android bergetar panjang dua kali.

Kios tetap mencoba mengucapkan nama. Begitu ucapan berhasil, misalnya setelah suara Bahasa Indonesia terpasang, catatan itu hilang sendiri. Getar berjalan di Chrome Android dan di aplikasi SiTuntas 1.3.2. Safari di iPhone dan iPad tidak mengizinkan halaman web menggetarkan perangkat, dan aplikasi SiTuntas versi lama juga tidak bergetar, jadi di sana tandanya hanya nada. Mode senyap atau Jangan Ganggu juga bisa menahan getar.

Catatan suara nama tidak tersedia di kios presensi wajah SiTuntas

Gambar 5. Perangkat tanpa suara Bahasa Indonesia menampilkan catatan ini, lalu kios memakai bunyi dan getar.

Cek dulu volume, mode senyap, dan Bluetooth

Pemeriksaan ini paling cepat dan paling sering menjadi jawabannya.

  1. Volume media, bukan nada dering. Suara kios memakai volume media. Di Android, tekan tombol volume, ketuk Menu di samping penggeser, lalu naikkan Volume media (langkah ini berlaku di Android 12 ke atas, menurut Bantuan Android). Di iPhone, tombol volume mengatur media hanya saat ada audio yang berbunyi; matikan Ubah dengan Tombol di Pengaturan, Bunyi & Haptik supaya tombol volume selalu mengatur media.
  2. Mode Hening di iPhone. Bunyi nada dari halaman web bisa ikut diam saat mode Hening menyala. Matikan dari Pusat Kontrol, dari Pengaturan, Bunyi & Haptik, dengan menekan dan menahan tombol Tindakan, atau dengan membalik pengalih Dering/Hening ke arah depan (Dukungan Apple).
  3. Jangan Ganggu dan Fokus. Di Android versi lama, pilihan Senyap total ikut membisukan media, sedangkan Hanya alarm dan Hanya prioritas tidak. Untuk HP kios, matikan saja Jangan Ganggu atau Fokus selama jam absen.
  4. Bluetooth. HP yang masih tersambung ke speaker, headset, atau earphone Bluetooth akan mengirim suara ke sana. Matikan Bluetooth atau putuskan perangkatnya, lalu coba pindai lagi.

Untuk kios di laptop, periksa ikon speaker di bilah tugas dan pastikan tab peramban kios tidak dibisukan (klik kanan tab, lalu lihat apakah ada pilihan menyalakan suara situs).

Android: pasang suara Bahasa Indonesia untuk menyebut nama

Nama siswa diucapkan oleh mesin text-to-speech HP. Bila nada terdengar tetapi nama tidak, atau muncul catatan "Suara nama tidak tersedia di perangkat ini", mesin itu belum punya suara Bahasa Indonesia. Pilihan yang paling umum adalah Speech Services by Google. Di Google Play aplikasi ini tercantum dengan nama Speech Recognition & Synthesis; perbarui atau pasang dari sana bila belum ada.

Jalur umum dari Bantuan Aksesibilitas Android:

  1. Buka Setelan, pilih Aksesibilitas, lalu Output text-to-speech.
  2. Pada mesin pilihan, pilih Speech Services by Google.
  3. Buka setelan mesin itu (biasanya ikon roda gigi di sampingnya), pilih Instal data suara, lalu unduh Bahasa Indonesia.
  4. Kembali, atur bahasa ke Bahasa Indonesia, lalu ketuk Putar untuk mendengar contoh.

Setiap merek menaruh menu ini di tempat berbeda, dan nama menunya bisa sedikit berbeda menurut versi sistem. Jalur di bawah ditulis sesuai halaman resmi masing-masing merek, yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris:

MerekJalur menurut sumber resmi
Samsung GalaxySettings, General management, Text-to-speech, lalu ikon setelan di samping Preferred engine untuk Install voice data (Samsung). Di sebagian model letaknya di Accessibility, Text-to-speech
Xiaomi, Redmi, POCOSettings, Additional settings, Languages & input, Text-to-speech output, Preferred engine (Xiaomi)
realmerealme UI 6 dan 7: Settings, Accessibility & convenience, Accessibility, Vision, Text-to-speech settings. realme UI 3 sampai 5: Settings, Additional Settings atau System settings, Accessibility, Text-to-speech (realme)
OPPOPanduan ColorOS 11: Settings, Additional Settings, Accessibility, Text-to-Speech (TTS) Output, lalu ikon di samping Preferred Engine untuk memasang data suara. Versi ColorOS yang lebih baru bisa berbeda
vivoPanduan resmi vivo menyebut text-to-speech di Settings, System management, Languages & input, tanpa langkah rinci

Cara paling cepat untuk semua merek: buka Setelan, ketuk kolom pencarian di bagian atas, lalu ketik text-to-speech atau suara. Setelah suara terpasang, muat ulang halaman kios dan ketuk layar sekali.

Ilustrasi langkah memasang suara Bahasa Indonesia di pengaturan text-to-speech Android

Gambar 6. Ilustrasi langkah, bukan tangkapan layar HP. Urutan umum memasang suara Bahasa Indonesia di Android.

iPhone dan iPad: unduh suara Bahasa Indonesia

Safari di iPhone dan iPad memakai suara bawaan iOS. Bila belum ada suara Bahasa Indonesia, nama siswa dibaca dengan logat bahasa lain atau tidak dibaca sama sekali. Jalurnya menurut Petunjuk Pengguna iPhone:

  • iOS 26 dan yang lebih baru: Pengaturan, Aksesibilitas, Baca & Ucapkan, lalu Suara.
  • iOS 18 dan sebelumnya: Pengaturan, Aksesibilitas, Konten Lisan, lalu Suara.

Pilih Bahasa Indonesia di daftar, lalu unduh salah satu suaranya. Apple mencatat suara berkualitas tinggi bisa berukuran 100 MB atau lebih, jadi sambungkan iPhone ke Wi-Fi dulu. Setelah selesai, tutup tab kios, buka lagi, lalu ketuk layar sekali.

Ilustrasi langkah mengunduh suara Bahasa Indonesia di iPhone dan iPad

Gambar 7. Ilustrasi langkah, bukan tangkapan layar iPhone. Jalur menu berbeda antara iOS 26 dan iOS 18.

Peramban, izin suara situs, dan aplikasi SiTuntas

Kios berjalan paling baik di Chrome versi terbaru (Android dan laptop) dan Safari (iPhone dan iPad). Perbarui Chrome dari Play Store: ketuk ikon profil, Kelola aplikasi & perangkat, lalu Update (Bantuan Chrome). Safari ikut diperbarui bersama iOS di Pengaturan, Umum, Pembaruan Perangkat Lunak.

Chrome juga punya izin Suara per situs. Biasanya sudah diizinkan, tetapi bisa terblokir tanpa sengaja. Di Android, ketuk ikon Lihat informasi situs di kiri kolom alamat, buka Izin, lalu pastikan Suara diizinkan. Bisa juga lewat Lainnya, Setelan, Setelan situs, Suara. Di laptop, klik ikon yang sama lalu buka Setelan situs.

Hindari membuka kios dari tautan yang tampil di dalam aplikasi lain. Halaman seperti itu sering berjalan di WebView Android, dan menurut data kompatibilitas MDN WebView tidak mendukung fitur ucapan peramban. Akibatnya nada terdengar, tetapi nama tidak diucapkan. Salin tautannya dan buka langsung di Chrome.

Aplikasi SiTuntas untuk Android berbeda. Versi sebelum 1.3.2 meneruskan ucapan nama ke mesin text-to-speech Android, jadi pengaturan suara Bahasa Indonesia di atas juga berlaku, dan kios tetap perlu satu ketukan. Versi 1.3.2 membawa jembatan suara sendiri: nama diucapkan tanpa ketukan, nada keluar dari aplikasi, dan HP bergetar bila volume media nol. Kios sudah siap memakai jembatan itu; perbarui aplikasi ke 1.3.2 setelah versi itu dirilis. Bila nama tetap tidak terucap di aplikasi tetapi terucap di Chrome pada HP yang sama, pakai Chrome dulu untuk kios dan laporkan ke tim SiTuntas.

Suara kios di tiap jenis perangkat

PerangkatNama siswa diucapkanNadaGetarChip ketuk
Chrome di HP AndroidMesin text-to-speech Android, setelah ketukan pertamaDari halaman kiosYa, saat mode cadanganMuncul sampai ketukan pertama
Safari di iPhone dan iPadSuara bawaan iOS, setelah ketukan pertamaDari halaman kios, ikut diam saat mode HeningTidakMuncul, dan bisa muncul lagi setelah layar terkunci
Laptop atau PC (Chrome, Edge, Firefox, Safari)Suara peramban atau sistem operasi; suara Bahasa Indonesia tergantung sistemnyaDari halaman kiosTidakMuncul sampai klik atau tombol pertama
Aplikasi SiTuntas Android sebelum 1.3.2Mesin text-to-speech AndroidDari halaman kiosTidakMuncul sampai ketukan pertama
Aplikasi SiTuntas Android 1.3.2Suara bawaan aplikasi, tanpa ketukanNada bawaan aplikasiYa, termasuk saat volume media nolTidak muncul

Tabel gejala, penyebab, dan solusi

GejalaPenyebab yang paling mungkinSolusi
Tidak ada bunyi sama sekali, chip 🔊 Ketuk untuk aktifkan suara tampilBelum ada ketukan sejak halaman dibuka atau dimuat ulangKetuk chip atau layar di mana saja
Tidak ada bunyi sama sekali, tidak ada chipVolume media nol, mode Hening, Jangan Ganggu, atau suara terkirim ke BluetoothNaikkan volume media, matikan mode Hening dan Jangan Ganggu, putuskan Bluetooth yang tidak sengaja tersambung
Chip 🔇 Suara mati tampilSuara kios dimatikan di perangkat iniKetuk chip atau ikon speaker
Nada terdengar, nama tidak diucapkan, ada catatan suara nama tidak tersediaBelum ada suara Bahasa Indonesia, atau kios terbuka di WebViewPasang suara Bahasa Indonesia, lalu buka kios di Chrome atau Safari
Nama diucapkan dengan logat asingMesin memakai suara bahasa lainUnduh suara Bahasa Indonesia dan jadikan bahasa mesin
Bersuara di awal, lalu diam setelah layar terkunci atau ada panggilanPeramban menangguhkan suara saat halaman tidak tampilKetuk layar sekali; atur layar HP kios agar tidak mati sendiri
Diam setiap pagi setelah HP atau laptop dinyalakanIzin suara hilang setiap halaman dimuat ulangJadikan ketukan pertama di layar kios tugas awal petugas piket
Bunyi pelan walau volume penuhSpeaker HP kecil atau tertutup casing dan dindingPakai speaker eksternal berkabel atau taruh HP menghadap antrean

Bila semua langkah sudah dicoba dan kios tetap diam, catat merek dan tipe HP, peramban yang dipakai, dan chip apa yang tampil, lalu hubungi tim SiTuntas. Informasi itu biasanya cukup untuk menemukan penyebabnya tanpa perlu datang ke sekolah. Penjelasan cara sistem mengenali wajah ada di artikel cara kerja absensi wajah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kehadiran tetap tercatat kalau kios tidak bersuara?

Ya. Suara hanya umpan balik untuk siswa di depan kamera. Pencocokan wajah dan pencatatan kehadiran tetap berjalan, dan hasilnya bisa dicek di Verifikasi Kehadiran.

Kenapa kios harus diketuk lagi setiap pagi?

Chrome dan Safari menahan suara dari halaman web sampai pengguna menyentuh halaman itu, dan izin ini bisa hilang setiap kali halaman dimuat ulang atau HP dinyalakan ulang. Satu ketukan di layar kios sudah cukup.

Kenapa nada terdengar tetapi nama siswa tidak diucapkan?

Mesin suara HP belum punya suara Bahasa Indonesia, atau kios dibuka di dalam aplikasi lain yang tidak mendukung ucapan. Pasang suara Bahasa Indonesia di pengaturan text-to-speech, lalu buka kios langsung di Chrome atau Safari.

Apakah volume suara kios bisa diatur dari SiTuntas?

Tidak. Kios memakai volume media perangkat. Naikkan volume media di HP atau laptop, atau sambungkan speaker eksternal bila gerbang ramai.

Apakah iPhone bisa bergetar saat siswa berhasil absen?

Tidak. Safari di iPhone dan iPad tidak mengizinkan halaman web menggetarkan perangkat. Di iPhone tandanya nada dan nama yang diucapkan. Getar berjalan di Chrome Android dan di aplikasi SiTuntas 1.3.2.

Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.

WhatsApp

Referensi

  1. Output text-to-speech, Bantuan Aksesibilitas Android
  2. Mengubah setelan volume, suara & getaran, Bantuan Android
  3. Mengubah suara dan bahasa ucapan di iPhone, Petunjuk Pengguna iPhone
  4. Mengubah izin situs di Chrome, Bantuan Google Chrome
  5. Autoplay policy in Chrome, Chrome for Developers

Bagikan artikel ini

Bagikan ke WhatsApp

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp