Format Absensi dan Jurnal Ekstrakurikuler + Cara Menilai Ekskul di Rapor
Format absensi ekstrakurikuler yang berguna adalah tabel per ekskul: satu baris tiap anggota, satu kolom tiap pertemuan berisi kode H, T, S, I, atau A, ditutup kolom jumlah dan persentase kehadiran, lalu didampingi jurnal kegiatan pembina. Dua berkas inilah yang membuat predikat ekskul di rapor bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar "Baik" untuk semua anak. Formatnya di bawah, siap disalin, bersama rantai kehadiran ke predikat dan contoh deskripsi rapor.
Dasar aturannya: Pramuka wajib disediakan, capaian ekskul wajib dideskripsikan di rapor
Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah ditetapkan 11 Juli 2025 dan berlaku sejak diundangkan 15 Juli 2025. Pasal 22 versi baru mewajibkan satuan pendidikan dasar dan menengah jalur formal menyelenggarakan layanan ekstrakurikuler dan, pada ayat (2), sekurang-kurangnya menyediakan ekstrakurikuler kepramukaan atau kepanduan lainnya. Yang wajib adalah menyediakannya; Pasal 24 Permendikbudristek 12/2024, yang tidak diubah, tetap menyatakan keikutsertaan murid sukarela. Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler dan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib sudah dicabut oleh Pasal 34 Permendikbudristek 12/2024 sejak 26 Maret 2024, jadi kop absensi yang mengutipnya perlu diganti.
Bagian yang sering terlewat ada di Lampiran III Permendikdasmen 13/2025 tentang Pengembangan Ekstrakurikuler, huruf D angka 3: kinerja murid dinilai dan dideskripsikan dalam laporan hasil belajar, kriterianya meliputi proses dan hasil capaian kompetensi, dan penilaiannya kualitatif. Proses berarti kehadiran dan keaktifan harus tercatat, hasil berarti ada target kompetensi yang dicek, kualitatif berarti keluarannya deskripsi, bukan angka. Lampiran yang sama meminta jadwal dirancang pembina di awal tahun di bawah supervisi kepala sekolah atau wakilnya, dan program ekskul menjadi bagian Rencana Kerja Sekolah yang disosialisasikan ke orang tua.
Di rapor, Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi 2025 dari BSKAP hanya menyediakan kolom Ekstrakurikuler dan Keterangan, dengan contoh pengisian "Baik, mampu menerapkan Dwi Darma maupun Dasa Darma, cakap memahami sejarah dan teknik kepramukaan." Pola predikat singkat diikuti deskripsi itulah yang dianjurkan; ambang kehadiran diserahkan kepada sekolah.
Format absensi ekstrakurikuler: kolom yang wajib ada
Satu lembar untuk satu ekskul per semester, dengan kepala berisi nama ekskul, pembina atau pelatih, hari dan jam latihan, tempat, semester, dan tahun ajaran. Kolomnya:
| Kolom | Isi | Catatan pengisian |
|---|---|---|
| Nama murid dan kelas | Nama sesuai Dapodik, rombel saat ini | Ekskul lintas kelas; wali kelas mencocokkannya dengan rapor |
| Pertemuan 1 sampai 16 | Tanggal di kepala kolom, isi H, T, S, I, atau A | Tanggal wajib; "pertemuan ke-3" tanpa tanggal tidak bisa dicek asesor |
| Persentase hadir | (H + T) dibagi pertemuan terlaksana, dikali 100 | Pertemuan yang batal diberi tanda strip dan tidak masuk pembagi |
| Paraf pembina | Satu baris di bawah tabel, tiap pertemuan | Bukti lembar diisi hari itu, bukan dirapel |
Kodenya: H hadir, T terlambat (tetap dihitung hadir), S sakit, I izin, A alpa. Contoh isian lima pertemuan pertama Pramuka, pertemuan 25 Agustus dibatalkan karena hujan:
Di Excel, jumlah tiap kode dihitung dengan COUNTIF; rumus dan jebakannya dibahas di panduan rekap absensi siswa di Excel, polanya sama untuk ekskul.
Jurnal kegiatan pembina ekstrakurikuler
Absensi menjawab siapa yang hadir; jurnal menjawab apa yang dikerjakan dan hasilnya. Tanpa jurnal, deskripsi rapor hanya menebak. Satu baris per pertemuan, diisi hari itu juga, diketahui waka kesiswaan sebulan sekali.
Kolom catatan pembina adalah bahan mentah deskripsi rapor; kolom tindak lanjut yang dicari asesor: apakah temuan pekan ini menjadi tindakan pekan berikutnya.
Bagaimana kehadiran ekskul berubah menjadi predikat rapor?
Predikat memadukan dua unsur yang diminta Lampiran III: proses dan hasil. Kehadiran adalah syarat masuk, capaian target semester menentukan tingkatnya, dan predikat yang dipakai adalah yang lebih rendah dari keduanya. Andi yang hadir 100 persen tetapi baru menguasai sebagian target mendapat Baik, bukan Sangat Baik. Ambangnya bukan ketentuan pusat: sekolah menetapkannya dalam rapat pembina dan menuliskannya di program ekstrakurikuler. Contoh yang lazim:
| Predikat | Kehadiran latihan | Capaian target semester | Isi keterangan di rapor |
|---|---|---|---|
| Sangat Baik | 85 persen ke atas | Seluruh target tercapai; menjadi contoh, memimpin regu, atau mewakili sekolah | Predikat, angka kehadiran, kompetensi yang dikuasai, satu peran atau prestasi |
| Baik | 70 sampai 84 persen | Sebagian besar target tercapai | Predikat, angka kehadiran, kompetensi yang dikuasai |
| Cukup | 50 sampai 69 persen | Sebagian target tercapai, masih perlu bimbingan | Predikat, angka kehadiran, kompetensi yang dikuasai, hal yang masih perlu dilatih |
| Di bawah 50 persen | Kurang dari separuh pertemuan | Belum wajar dinilai | Tulis apa adanya: kehadiran, kompetensi yang sempat terlihat, ajakan lebih aktif |
Persentase dihitung dari pertemuan yang terlaksana, bukan dari 16 yang direncanakan. Izin dan sakit tetap mengurangi persentase, tetapi alasannya boleh disebut di keterangan, misalnya sakit dua pekan bersurat dokter.
Contoh deskripsi ekstrakurikuler di rapor
Deskripsi yang baik memuat angka kehadiran, kompetensi konkret, dan satu peran atau prestasi bila ada. Hindari kalimat generik seperti "mengikuti ekskul dengan baik dan tertib" yang bisa ditempel ke siapa saja.
| Ekstrakurikuler | Predikat | Keterangan di rapor |
|---|---|---|
| Pramuka | Sangat Baik | Sangat Baik. Hadir 15 dari 16 latihan, hafal Dasa Darma, menguasai simpul dan semaphore, memimpin regu pada Perkemahan Sabtu Minggu. |
| Pramuka | Cukup | Cukup. Hadir 9 dari 16 latihan, hafal Dasa Darma, masih perlu latihan simpul dan sandi. |
| PMR | Baik | Baik. Hadir 13 dari 15 latihan, mampu melakukan pertolongan pertama luka ringan dan pembalutan, bertugas jaga UKS saat upacara. |
| Futsal | Baik | Baik. Hadir 12 dari 16 latihan, menguasai passing dan kontrol bola, disiplin mengikuti aturan permainan, ikut turnamen antar-SMP tingkat kecamatan. |
Panjang 15 sampai 25 kata supaya muat di rapor cetak; angkanya dari absensi, kompetensinya dari kolom tujuan jurnal.
Program ekstrakurikuler satu semester: target, jadwal, pembina
Lampiran III menyebut sistematika program ekstrakurikuler paling sedikit memuat rasional dan tujuan umum, deskripsi setiap ekskul, pengelolaan, pendanaan, dan evaluasi. Bagian deskripsi paling praktis ditulis sebagai tabel; dari sinilah target yang dicek pembina saat memberi predikat.
Pelatih luar, yang dibolehkan Lampiran III lewat kerja sama dengan pihak lain, tetap butuh surat tugas dan guru pendamping pemegang absensi dan jurnal. Tabel ini menjadi lampiran program kerja kesiswaan; kalender 12 bulannya ada di contoh program kerja waka kesiswaan 2026/2027.
Bukti yang dicari asesor akreditasi
Instrumen Akreditasi 2024 ditetapkan lewat Kepmendikbudristek Nomor 246/O/2024 dan dijelaskan BAN-PDM dalam Panduan Penjelasan versi 2025. Pada Butir 4, Indikator 1.4.4 tentang pembelajaran yang membangun karakter yang menjadi misi utama sekolah, level Sangat Baik menuntut ragam dokumentasi bahwa karakter dibangun tidak hanya lewat intrakurikuler tetapi juga kokurikuler dan ekstrakurikuler, dengan kesinambungan yang jelas antara karakter yang dituju dan rancangan kegiatannya; buktinya telaah dokumen serta wawancara pimpinan sekolah, guru, minimal lima murid, dan tiga orang tua. Pada Butir 9, Indikator 2.9.1, salah satu kriterianya adalah kurikulum satuan pendidikan mengatur penyelenggaraan ekstrakurikuler dengan waktu dan beban yang bisa dirujuk sebagai dasar pembagian kerja guru.
Instrumen tidak menyebut "absensi ekskul", tetapi absensi dan jurnal adalah bukti kesinambungan paling mudah, apalagi murid dan orang tua diwawancarai tentang kegiatan yang tercatat. Berkas per ekskul per semester:
- SK kepala sekolah tentang pembina dan pelatih, plus surat tugas untuk pelatih luar.
- Program ekstrakurikuler sebagai bagian RKS beserta jadwal latihan, dengan bukti sosialisasi ke orang tua.
- Lembar absensi per pertemuan yang diparaf pembina, dan jurnal dengan kolom tindak lanjut terisi.
- Rekap semester berisi persentase kehadiran, predikat, dan keterangan yang sama dengan yang tercetak di rapor.
- Dokumentasi foto kegiatan dan berita acara lomba atau penampilan.
- Evaluasi akhir semester per indikator sesuai huruf E Lampiran III: tercapai atau belum, dan perbaikan semester berikutnya.
Kesalahan umum yang membuat data ekskul tidak dipercaya
- Absensi dirapel menjelang rapor. Semua kolom terisi H, tanpa paraf per pertemuan, dan tidak cocok dengan jurnal.
- Pertemuan batal ikut dihitung. Murid tercatat alpa pada latihan yang dibatalkan, persentase dan predikatnya ikut jatuh.
- Semua murid mendapat Baik. Tiga puluh anggota dengan predikat dan deskripsi sama bukan penilaian, hanya pengisian kolom.
- Kehadiran ekskul dicampur dengan kehadiran KBM. Alpa latihan Pramuka bukan alpa sekolah dan tidak boleh masuk kolom ketidakhadiran rapor.
- Tidak ada evaluasi. Program semester genap disalin dari ganjil tanpa melihat indikator mana yang gagal.
Kalau ingin absensi latihan mengalir sendiri ke rapor
Seluruh format di atas bisa dijalankan dengan kertas dan Excel. Yang melelahkan adalah sambungannya: wali kelas mengetik ulang predikat 30 anak dari lima ekskul berbeda. Modul e-Kesiswaan di SiTuntas dibuat untuk sambungan itu: master ekskul per tahun ajaran dengan pembina GTK atau pelatih luar, jadwal latihan yang membentuk sesi otomatis, lembar kehadiran yang diisi pembina dari HP pada hari latihan, persentase hadir per murid dihitung dari sesi yang lembarnya terkirim, lalu pembina mengisi predikat Sangat Baik, Baik, atau Cukup beserta keterangan yang ditarik wali kelas ke e-Rapor. Orang tua melihat kehadiran latihan anaknya di portal, dan pemberitahuan absen latihan bisa dikirim lewat WhatsApp bila sekolah menyalakannya.
Aplikasi tidak menilai murid; pembina tetap yang menentukan predikat, aplikasi hanya menyediakan angka kehadiran di sampingnya. Jurnal tetap ditulis manusia, dan modul ini hanya ada di paket Premium atau masa coba. Sekolah tanpa aplikasi tetap bisa menjalankan seluruh isi artikel ini asalkan absensi diparaf tiap pertemuan dan jurnal ditulis hari itu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah murid wajib ikut ekstrakurikuler dan apakah nilainya wajib ada di rapor?
Yang wajib adalah sekolah menyediakan layanan ekstrakurikuler, sekurang-kurangnya kepramukaan atau kepanduan lainnya (Pasal 22 Permendikdasmen 13/2025). Keikutsertaan murid tetap sukarela menurut Pasal 24 Permendikbudristek 12/2024. Untuk murid yang ikut, Lampiran III Permendikdasmen 13/2025 meminta kinerjanya dinilai secara kualitatif dan dideskripsikan dalam laporan hasil belajar, dan format rapor Panduan Pembelajaran dan Asesmen 2025 menyediakan kolomnya.
Berapa persen kehadiran minimal supaya murid mendapat predikat Baik?
Tidak ada angka dari pusat; aturan hanya menyebut penilaian kualitatif yang mencakup proses dan hasil. Ambang 85, 70, dan 50 persen di artikel ini adalah usulan yang lazim dipakai sekolah dan harus ditetapkan dalam rapat pembina lalu ditulis di program ekstrakurikuler. Angkanya harus sama untuk semua ekskul dan dihitung dari pertemuan yang benar-benar terlaksana.
Bagaimana kalau pelatihnya dari luar sekolah dan jarang mengisi absensi?
Tetapkan satu guru sebagai pembina pendamping yang bertanggung jawab atas absensi dan jurnal, sementara pelatih luar fokus pada materi. Cantumkan kewajiban mengisi absensi tiap pertemuan dalam surat tugas atau perjanjian kerja sama, dan minta waka kesiswaan memeriksa lembarnya sebulan sekali. Lebih mudah meminta paraf tiap pekan daripada mengejar rekap satu semester menjelang rapor.
Apakah murid yang ikut dua ekskul harus ditulis dua-duanya di rapor?
Ya, kolom ekstrakurikuler di rapor berbentuk daftar bernomor, sehingga tiap ekskul yang diikuti ditulis sebagai satu baris dengan predikat dan keterangan masing-masing. Pastikan dua pembina sama-sama menyetor rekap ke wali kelas, dan jadwal keduanya tidak bentrok agar murid tidak dicatat alpa di salah satunya.
Bagaimana kalau murid pindah ekskul di tengah semester?
Hitung kehadirannya sejak tanggal bergabung di ekskul baru dan catat tanggal pindah di jurnal kedua ekskul. Bila di ekskul lama ia sudah mengikuti lebih dari separuh pertemuan, keduanya boleh ditulis di rapor dengan keterangan periode; bila hanya sebentar, cukup ekskul baru. Aturannya ditetapkan di program ekstrakurikuler supaya wali kelas tidak memutuskan sendiri-sendiri.
Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.
WhatsAppReferensi
- Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum (Pasal 22 dan Lampiran III Pengembangan Ekstrakurikuler), JDIH BPK RI
- Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah (Pasal 24 dan Pasal 34), JDIH BPK RI
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi Tahun 2025, BSKAP Kemendikdasmen (Ruang GTK)
- Panduan Penjelasan Instrumen Akreditasi 2024 versi 2025 untuk SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA, BAN-PDM
- Permendikdasmen No 13 Tahun 2025 Memperkuat Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, Puslapdik Kemendikdasmen (23 Juli 2025)
Baca juga
- Susunan Petugas Upacara Bendera Senin: Tugas, Urutan Acara, dan Jadwal Kelas
- Contoh Program Kerja Waka Kesiswaan 2026/2027 + Template 12 Bulan
- Aturan HP di Sekolah 2026: Contoh Tata Tertib dan Cara Menegakkannya
- TPPK Dihapus? Permendikdasmen 6/2026 dan Struktur Pengganti yang Wajib Disiapkan
- Cara Kelola Ekstrakurikuler di e-Kesiswaan SiTuntas
- Cara Mengatur Pembina Ekskul di SiTuntas
- Cara Atur Jadwal Latihan Ekskul di SiTuntas
- Cara Kelola Upacara dan Kegiatan Siswa di SiTuntas
- Cara Catat Kerohanian Pagi di SiTuntas
- Cara Catat Prestasi, Organisasi, dan Program Kerja
- Cara Baca Laporan, Dokumen, dan Pengaturan Kesiswaan
- Panduan Lengkap e-Kesiswaan SiTuntas
- Cara Absensi Wajah Kegiatan e-Kesiswaan SiTuntas
Bagikan artikel ini
Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?
SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.
Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.
Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp