Cara Catat Kerohanian Pagi di SiTuntas
Kerohanian pagi di SiTuntas baru jalan setelah jalur dan mapel agama terhubung. Sebelum itu, halaman Hari Ini boleh kosong, dan itu bukan kerusakan. Menu ini bagian dari e-Kesiswaan, dan hanya tampil bila kerohanian dinyalakan di pengaturan.
Contoh memakai jalur Kajian pagi untuk agama Islam di SMP Negeri Contoh. Semua gambar di artikel ini memakai data contoh.

Gambar 1. Jalur Kajian pagi memuat 48 siswa dan peran Pembaca. Peringatan mapel agama belum dipilih masih menyala. Semua gambar di artikel ini memakai data contoh.
Urutan tab yang benar
Lima tab luar: Hari Ini, Tidak Ikut, Rekap, Pola, serta Jalur dan Jadwal. Di dalam Jalur dan Jadwal ada tab lagi: Jalur, Jadwal, Pembimbing, dan Persetujuan. Mulai dari Jalur. Hari Ini sengaja dibiarkan terakhir, setelah jadwalnya ada.
Tombol yang terlihat: Mulai Kerohanian, Tambah Jalur, Tambah Kegiatan, dan Salin Ke Semester Lain. Mulai Kerohanian tetap mati sampai mapel agama dipilih. Menekan tombol yang mati tidak menyimpan apa pun.
Pada contoh, jalur Kajian pagi untuk Islam memuat 48 siswa, peran Pembaca, satuan ayat. Ada peringatan mapel agama belum dipilih, satu jalur tanpa mapel agama, dan tulisan Belum terpetakan: 21. Angka 21 itu siswa yang belum masuk jalur, bukan nilai.
Mengapa papan hari ini kosong
Buka Hari Ini pada tanggal yang bukan hari kegiatan, pada Minggu 11 Oktober 2026 judulnya Minggu bukan hari masuk sekolah. Penjelasannya: sesi kerohanian tidak disusun pada hari yang bukan hari masuk. Tombol Buka hari masuk terakhir membuka hari masuk sebelumnya yang masih dalam batas mundur. Bila tanggalnya hari masuk tetapi jadwal belum ada, kalimatnya berbeda. Libur kalender disebut terpisah, beserta nama liburnya.

Gambar 2. Minggu 11 Oktober 2026 bukan hari masuk, jadi sesi tidak disusun. Tombol di kartu membuka hari masuk terakhir.
Jangan membuat jalur kedua hanya karena hari ini kosong. Kembali ke tab Jadwal, hubungkan mapel agama, lalu simpan hari efektifnya. Salin Ke Semester Lain hanya setelah semester asal sudah benar, supaya semester depan tidak mewarisi jalur yang masih peringatan.
Pembimbing diisi dari GTK pada tab Pembimbing. Orang luar sekolah tidak didaftarkan di sini. Pelatih ekskul dan pembimbing kerohanian adalah dua daftar.
Tidak ikut bukan buku poin
Tab Tidak Ikut untuk mencatat siswa yang tidak mengikuti kegiatan. Kalimat di halaman: Bukan poin, tidak dikirim ke orang tua. Daftar kelas pada contoh memuat Contoh 7A dan rombel lain.

Gambar 3. Catatan tidak ikut tetap di kesiswaan. Tidak ada kiriman ke orang tua dari halaman ini.
Bila sekolah ingin mencatat pelanggaran, gunakan e-Poin dengan kasus yang memang sudah ditetapkan. Menyalin nama dari Tidak Ikut ke poin, tanpa kebijakan, hanya menggandakan catatan. Halaman ini juga tidak menampilkan diri ke akun siswa sebagai hukuman.
Rekap per kelas, belum per siswa
Rekap menulis Mode per siswa belum aktif: rekap hanya per kelas. Tabelnya kosong selama lembar belum dikirim. Itu konsisten dengan latihan ekskul: janji jadwal tidak sama dengan isian hadir.

Gambar 4. Mode per siswa belum aktif. Isi lembar dulu bila Anda butuh angka.
| Peringatan di layar | Artinya |
|---|---|
| Mapel agama belum dipilih | Mulai Kerohanian belum bisa dijalankan |
| Jalur tanpa mapel agama | Ada jalur yang belum dihubungkan |
| Belum terpetakan | Sejumlah siswa belum masuk jalur mana pun |
| Bukan hari masuk, libur, atau belum ada jadwal | Layar membedakan bukan hari masuk, libur, dan belum ada jadwal |
Selesaikan peta jalur dan mapel agama sebelum mengharapkan papan Hari Ini terisi. Rekap yang kosong pada tahap ini masih jujur.
Isian tanggal lama dibatasi di Pengaturan. Bila sebuah tanggal tidak bisa dibuka, baca angka batas di sana. Jangan meminta guru mengulang dari memori sebelum angka itu dicek.
Pola partisipasi diringkas di tab Pola setelah ada isian. Membuka Pola pada data yang baru dibuat tidak menghasilkan grafik yang berarti. Tunggu beberapa lembar terkumpul.
Kerohanian yang dimatikan di pengaturan membuat halaman ini tidak bisa dibuka, biasanya dengan akses ditolak. Nyalakan sakelar kerohanian hanya bila sekolah memang menjalankannya. Data jalur yang sudah tersimpan tidak hilang saat sakelar dimatikan sebentar, tetapi sesi baru tidak tersusun.
Menyusun jalur sebelum mengharapkan sesi
Kerohanian mudah terlihat rusak bila dibuka dari tab Hari Ini. Urutan yang benar terbalik dari kebiasaan itu. Mulai di Jalur dan Jadwal. Buat jalur, pada contoh Kajian pagi untuk Islam, dengan peran Pembaca dan satuan ayat. Hubungkan mapel agama. Selama peringatan mapel agama belum dipilih masih ada, tombol Mulai Kerohanian tetap mati.
Angka pada contoh perlu dibaca apa adanya. 48 siswa di jalur bukan nilai. Belum terpetakan 21 adalah siswa yang belum masuk jalur mana pun. Satu jalur tanpa mapel agama adalah peringatan sambungan, bukan judul kegiatan. Selesaikan peta itu sebelum menyalin ke semester lain. Menyalin jalur yang masih peringatan hanya menggandakan pekerjaan.
Tab di dalam halaman yang sama, Jadwal, Pembimbing, dan Persetujuan, dikerjakan setelah jalur ada. Pembimbing dipilih dari GTK. Pelatih ekskul tidak otomatis menjadi pembimbing hanya karena namanya ada di Futsal. Persetujuan pada tab itu terpisah dari persetujuan orang tua di anggota ekskul.
Hari Ini pada 11 Oktober 2026 menulis bahwa Minggu bukan hari masuk sekolah. Tombol Buka hari masuk terakhir membuka hari kerja sebelumnya yang masih dalam batas mundur. Jangan menambah jalur kedua dengan nama yang sama hanya karena papan hari itu sepi.
Tidak Ikut mencatat ketidakhadiran kegiatan tanpa menjadi buku pelanggaran. Kalimat di halaman sudah tegas: bukan poin, tidak dikirim ke orang tua. Kelas Contoh 7A dan rombel lain ada di saringan. Memindahkan nama itu ke e-Poin adalah keputusan sekolah yang terpisah, lewat modul poin, bukan lewat tombol di halaman ini.
Rekap masih per kelas. Kalimat mode per siswa belum aktif berarti jangan mencari daftar nama di sana. Tabel per kelas pun kosong sebelum lembar dikirim. Sama seperti latihan ekskul, jadwal bukan pengganti isian.
Sakelar kerohanian terpisah dari sakelar modul. Halaman bisa menolak akses bila kerohanian mati, meskipun ekskul tetap kebuka. Nyalakan hanya bila sekolah menjalankan kegiatan pagi ini. Data jalur yang sudah tersimpan tidak dihapus hanya karena sakelar dimatikan sebentar.
Pola partisipasi baru berarti setelah ada beberapa lembar. Membukanya pada hari pertama tidak menghasilkan bahan rapat. Kumpulkan isian dulu, baru bandingkan kelas.
Jangan mulai dari tanggal yang sepi
Papan Hari Ini yang kosong pada Minggu adalah perilaku yang sesuai. Tanggal itu bukan hari sesi, dan pada contoh mapel agama belum terhubung. Perbaikan ada di tab Jalur, bukan dengan membuat jalur bernama sama.
Peringatan Belum terpetakan menghitung siswa yang belum masuk jalur. Angka 21 pada contoh bukan sisa poin dan bukan siswa yang tidak ikut. Tidak Ikut adalah tab lain, dengan kalimat yang menolak tafsiran sebagai hukuman.
Salin ke semester lain setelah peringatan mapel hilang. Menyalin lebih awal membuat semester depan mewarisi jalur yang belum bisa dimulai. Tombol Mulai Kerohanian yang mati adalah isyarat yang sama. Jangan meminta guru pagi menekan tombol yang memang nonaktif.
Pembimbing kerohanian dan pembina ekskul dua daftar. Nama yang sama boleh muncul di keduanya bila orangnya memang merangkap, tetapi menugaskan di ekskul tidak mengisi tab Pembimbing. Isi tab itu sendiri.
Rekap per kelas yang kosong jangan diekspor sebagai bukti kegiatan belum berjalan di dunia nyata. Itu hanya bukti lembar di SiTuntas belum dikirim. Mode per siswa yang belum aktif juga bukan menu yang tersembunyi di balik klik tambahan pada halaman yang sama. Kalimatnya sudah menyatakan rekap hanya per kelas.
Peran Pembaca dan satuan ayat pada jalur Kajian pagi adalah pengaturan jalur, bukan nilai harian. Nilai atau capaian, bila sekolah mencatatnya, menyusul setelah sesi benar-benar jalan dan lembarnya ada. Jangan mengisi ulang jalur setiap pagi. Jalur adalah peta. Sesi harian yang mengisinya.
Saringan kelas di Tidak Ikut, termasuk Contoh 7A, hanya mempersempit daftar. Memilih kelas tidak mencatat ketidakhadiran. Masih perlu menambah nama siswa yang memang tidak mengikuti. Tanpa nama, tab itu tetap penjelasan, bukan data.
Tab Persetujuan di dalam Jalur dan Jadwal tidak menggantikan persetujuan orang tua pada anggota ekskul. Dua isian itu dua kegiatan. Menyalin centang dari ekskul ke kerohanian, atau sebaliknya, tidak terjadi sendiri. Isi yang memang diperlukan di halaman masing-masing.
Bila akses ke menu ditolak, sakelar kerohanian yang mati adalah sebab pertama yang dicek di Pengaturan. Ekskul yang masih kebuka tidak membuktikan kerohanian ikut menyala. Dua sakelar itu terpisah. Setelah dinyalakan, ulang dari jalur, bukan dari rekap.
Guru mapel agama yang belum dipilih di jalur tidak bisa digantikan dengan mengetik nama agama di judul jalur. Judul Kajian pagi pada contoh tidak menghubungkan mapel. Sambungan itu isian tersendiri, dan peringatan di layar tetap ada sampai isiannya terisi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa Hari Ini menulis tidak ada sesi?
Layar membedakan sebabnya. Pada Minggu 11 Oktober 2026 judulnya bukan hari masuk, dan ada tombol ke hari masuk terakhir. Hari masuk yang belum punya jadwal, libur kalender, dan tanggal sebelum sekolah mulai masing-masing punya kalimat sendiri.
Apakah tombol Mulai Kerohanian bisa ditekan kapan saja?
Tidak. Tombol itu mati sampai mapel agama dipilih. Peringatan di jalur juga menyebut mapel agama belum dipilih dan ada jalur yang belum terhubung ke mapel.
Apakah siswa yang tidak ikut otomatis mendapat poin?
Tidak. Kalimat di halaman Tidak Ikut: bukan poin, tidak dikirim ke orang tua. Jangan memakai daftar itu sebagai buku pelanggaran. Poin tetap lewat e-Poin bila memang ada kasus terpisah.
Mengapa rekap tidak memuat nama siswa?
Layar rekap menulis: mode per siswa belum aktif, rekap hanya per kelas. Angka per kelas pun kosong sebelum lembar dikirim. Jangan mengharapkan daftar nama dari halaman ini.
Berapa hari ke belakang isian masih boleh diubah?
Angkanya ada di Pengaturan, pada bagian batas isian. Baca angka di sekolah Anda. Jangan menyalahkan guru yang tidak bisa membuka tanggal lama sebelum angka itu dicek.
Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.
WhatsAppReferensi
Baca juga
- Susunan Petugas Upacara Bendera Senin: Tugas, Urutan Acara, dan Jadwal Kelas
- Contoh Program Kerja Waka Kesiswaan 2026/2027 + Template 12 Bulan
- Aturan HP di Sekolah 2026: Contoh Tata Tertib dan Cara Menegakkannya
- TPPK Dihapus? Permendikdasmen 6/2026 dan Struktur Pengganti yang Wajib Disiapkan
- Cara Kelola Ekstrakurikuler di e-Kesiswaan SiTuntas
- Cara Mengatur Pembina Ekskul di SiTuntas
- Cara Atur Jadwal Latihan Ekskul di SiTuntas
- Cara Kelola Upacara dan Kegiatan Siswa di SiTuntas
- Cara Catat Prestasi, Organisasi, dan Program Kerja
- Cara Baca Laporan, Dokumen, dan Pengaturan Kesiswaan
- Panduan Lengkap e-Kesiswaan SiTuntas
- Format Absensi dan Jurnal Ekstrakurikuler + Cara Menilai Ekskul di Rapor
- Cara Absensi Wajah Kegiatan e-Kesiswaan SiTuntas
Bagikan artikel ini
Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?
SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.
Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.
Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp