Surat Izin Keluar Sekolah untuk Siswa: Format, Alur di Meja Piket, dan Contohnya
Surat izin keluar sekolah adalah bukti tertulis bahwa murid meninggalkan sekolah di jam pelajaran dengan izin petugas dan sepengetahuan orang tua. Isinya minimal identitas murid, alasan, jam keluar, jam kembali atau nama penjemput, bukti konfirmasi ke orang tua, dan paraf guru piket. Di bawah ada alurnya di meja piket, tiga template, dan contoh buku izin harian.
Kapan murid boleh keluar sekolah di jam pelajaran?
Format surat izin keluar tidak diatur secara nasional. Sekolah menetapkannya sendiri di tata tertib, idealnya sebagai prosedur operasional standar (POS). Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman menyebut POS sebagai tata cara kegiatan tertentu yang menjadi pedoman baku, disusun sekolah dengan melibatkan warga sekolah (Pasal 13). Peraturan yang sama memasukkan penguatan sistem keamanan untuk mencegah gangguan dari dalam dan luar sekolah sebagai bagian dari pelindungan fisik (Pasal 5 huruf e). Izin keluar termasuk titik yang rawan, karena murid meninggalkan pengawasan sekolah di tengah hari.
Supaya POS-nya jelas, bedakan dulu jenis izinnya:
| Jenis izin | Contoh | Yang memberi izin | Konfirmasi orang tua | Kembali ke kelas? |
|---|---|---|---|---|
| Keluar sementara | Mengambil berkas yang tertinggal di rumah | Guru piket, setelah guru mapel mengetahui | Wajib, sebelum murid keluar | Ya, jam kembali dicatat |
| Pulang lebih awal | Keluarga berduka, keperluan keluarga mendesak | Guru piket bersama wali kelas atau wakasek kesiswaan | Wajib, murid dijemput | Tidak |
| Sakit di sekolah | Demam, pusing, cedera ringan saat olahraga | Guru piket setelah murid diperiksa di UKS | Wajib, murid dijemput | Tidak, kecuali membaik |
| Dispensasi tugas sekolah | Lomba atau latihan resmi di luar sekolah | Wakasek kesiswaan lewat surat tugas | Lewat surat pemberitahuan kegiatan | Sesuai jadwal kegiatan |
| Tidak masuk seharian | Sakit sejak pagi | Wali kelas | Orang tua yang mengajukan | Bukan urusan meja piket |
Alur izin keluar di meja piket, langkah demi langkah
- Murid meminta izin kepada guru yang sedang mengajar, lalu datang ke meja piket. Guru mapel cukup mengetahui; keputusan izin ada di petugas piket.
- Guru piket menanyakan alasan dan memeriksa apakah alasan itu termasuk izin yang dibolehkan tata tertib.
- Guru piket menelepon orang tua ke nomor yang tercatat di data sekolah, bukan ke nomor yang disodorkan murid. Catat jam telepon dan nama yang menjawab.
- Untuk izin pulang, tanyakan siapa yang akan menjemput. Bila bukan orang tua sendiri, minta nama penjemput disebutkan saat itu juga.
- Isi kartu atau surat izin rangkap dua: satu dibawa murid untuk ditunjukkan kepada petugas gerbang, satu disimpan di meja piket.
- Saat penjemput datang, cocokkan namanya dengan yang disebut orang tua, lalu minta ia menandatangani surat izin.
- Catat jam keluar di buku izin. Untuk izin sementara, catat juga jam kembali dan beri paraf saat murid melapor lagi.
- Kabari wali kelas pada hari yang sama, dan guru mapel jam berikutnya bila murid tidak kembali.
Langkah ketiga dan keenam paling mudah terlewat saat meja piket ramai, padahal keduanya yang melindungi murid dan guru. Pasal 54 UU Nomor 35 Tahun 2014 mewajibkan anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan dilindungi dari kekerasan dan kejahatan yang dilakukan pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, atau pihak lain, dan penjelasan pasal itu menyebut petugas jemputan sekolah sebagai salah satu contoh pihak lain. Menyerahkan murid kepada orang yang tidak dikonfirmasi orang tua adalah celah yang bisa ditutup dengan satu panggilan telepon.
Untuk murid SD dan SMP, biasakan izin pulang selalu dengan penjemput. Murid SMA atau SMK yang pulang sendiri sebaiknya hanya bila orang tua menyatakannya langsung kepada guru piket.
Murid sakit di sekolah: dari UKS sampai dijemput
Izin yang tidak bisa direncanakan biasanya datang dari murid yang sakit di tengah pelajaran. UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengatur bahwa kesehatan sekolah dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat, oleh satuan pendidikan yang berkolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (Pasal 97). Di meja piket, alurnya kira-kira begini:
- Antar murid ke UKS. Jangan biarkan ia menunggu sendirian di meja piket.
- Catat keluhan dan jamnya. Berikan pertolongan pertama sesuai kemampuan petugas UKS; untuk obat minum, ikuti aturan sekolah dan tanyakan dulu kepada orang tua.
- Telepon orang tua, jelaskan keadaannya dengan tenang, dan sepakati siapa yang menjemput serta kapan.
- Bila keadaannya memburuk, bawa murid ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan didampingi guru, sambil terus menghubungi keluarga. Tempel nomor puskesmas terdekat di meja piket.
- Di buku izin, cukup tulis "sakit, dijemput ayah" atau sejenisnya. Keterangan kesehatan yang rinci tidak perlu masuk buku yang dibaca banyak orang, karena UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menggolongkan data kesehatan dan data anak sebagai data pribadi yang bersifat spesifik (Pasal 4 ayat (2)).
Template kartu izin dan surat izin keluar sekolah
Tiga bentuk ini cukup untuk hampir semua kasus: kartu izin untuk keluar sementara, surat izin untuk pulang lebih awal, dan surat permohonan dari orang tua bila keperluannya sudah diketahui sejak pagi. Cetak dua bentuk pertama di kertas A4 yang dibagi dua atau empat, beri nomor urut, dan simpan setumpuk di meja piket.
Kartu izin keluar sementara
KARTU IZIN KELUAR SEKOLAH No. ...... /PKT
Nama murid: ............................ Kelas: ..........
Keperluan: ..................................................
Jam keluar: .......... Rencana kembali: .......... Jam kembali: ..........
Orang tua dihubungi pukul .......... melalui telepon/WhatsApp, dijawab oleh ............................
Guru mapel jam ini: ............................ (sudah diberi tahu)
Guru piket: ............................ Paraf keluar: .......... Paraf kembali: ..........
Tunjukkan kartu ini kepada petugas gerbang saat keluar, dan kembalikan ke meja piket saat kembali.
Surat izin pulang lebih awal
SURAT IZIN PULANG SEBELUM WAKTUNYA
Nomor: ...... /PKT/[bulan]/[tahun]
Guru piket [nama sekolah] memberikan izin pulang kepada:
Nama: ............................ Kelas: .......... NIS: ..........
Hari/tanggal: ............................ Pukul: ..........
Alasan: [sakit/keperluan keluarga/lainnya: ............................]
Izin ini diberikan setelah guru piket menghubungi orang tua/wali, Bapak/Ibu ............................, pada pukul .......... melalui .........., dan orang tua/wali menyetujui murid dijemput oleh:
Nama penjemput: ............................ Hubungan dengan murid: ............................ Nomor HP: ............................
Murid diserahkan kepada penjemput pada pukul ..........
Penjemput: ............................ | Guru piket: ............................ | Mengetahui, wali kelas: ............................
Lembar 1 untuk orang tua/wali, lembar 2 untuk arsip piket.
Surat permohonan izin dari orang tua
Bila keperluannya sudah diketahui sejak pagi, misalnya jadwal kontrol ke dokter gigi, orang tua bisa menitipkan surat ini kepada anaknya untuk diserahkan ke meja piket. Guru piket tetap menelepon orang tua untuk memastikan surat itu memang dari mereka.
[Kota], [tanggal]
Yth. Bapak/Ibu Guru Piket [nama sekolah]
Dengan hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini, [nama orang tua/wali], orang tua/wali dari [nama murid], kelas [kelas], memohon izin agar anak saya diperbolehkan meninggalkan sekolah pada pukul [jam] karena [alasan].
Anak saya akan dijemput oleh [nama penjemput], [hubungan dengan murid], nomor HP [nomor]. [Anak saya tidak kembali ke sekolah hari itu / Anak saya kembali ke sekolah sekitar pukul (jam).]
Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya, ............................ ([nama orang tua/wali]), nomor HP [nomor]
Naskah singkat saat menelepon orang tua
"Selamat siang, Bapak/Ibu. Saya [nama], guru piket [nama sekolah]. Ananda [nama], kelas [kelas], meminta izin [pulang/keluar sebentar] karena [alasan]. Apakah Bapak/Ibu mengizinkan, dan siapa yang akan menjemput?" Tutup dengan mengulang nama penjemput dan perkiraan jam kedatangannya, supaya tidak ada salah dengar.
Contoh buku izin harian di meja piket
Kartu dan surat izin menjadi berkas lepas. Yang menyatukan semuanya adalah buku izin harian, bisa buku tulis bergaris atau lembar Excel yang dicetak. Contoh isian satu hari:
| No | Jam keluar | Nama, kelas | Jenis izin | Keterangan singkat | Konfirmasi orang tua | Penjemput | Jam kembali |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 08.10 | Andi, VIII B | Keluar sementara | Mengambil seragam olahraga yang tertinggal | Ibu, telepon 08.05 | Pergi sendiri, disetujui ibu | 08.40 |
| 2 | 09.45 | Putri, IX A | Sakit | Istirahat di UKS sejak 09.20 | Ayah, telepon 09.25 | Ayah | Tidak kembali |
| 3 | 10.15 | Dimas, VII C | Pulang lebih awal | Keperluan keluarga | Ibu, telepon 10.05 | Paman, namanya disebut ibu | Tidak kembali |
| 4 | 11.00 | Rafi dan Nabila, IX B | Dispensasi | Latihan lomba, surat tugas wakasek | Surat pemberitahuan kegiatan | Didampingi guru pembina | 14.30 |
Tiga kebiasaan membuat buku ini berguna. Tulis saat itu juga, bukan di akhir jam piket. Serahkan rekapnya ke wali kelas tiap pekan, karena Pasal 18 ayat (3) huruf b angka 5 Permendikdasmen 6/2026 menempatkan wali kelas SMP dan SMA/SMK sebagai pemantau kehadiran dan jembatan komunikasi dengan orang tua. Perhatikan juga nama yang berulang: Bu Sari, wali kelas IX A, perlu tahu bila muridnya tiga kali sebulan izin pulang karena pusing, supaya murid itu diajak bicara, jangan hanya diberi izin lagi.
Buku piket digital di e-Piket: yang terbantu dan yang tetap manual
Perlu jujur: e-Piket di SiTuntas belum punya fitur izin keluar murid. Kartu izin, surat izin, dan buku izin di atas tetap dikerjakan di kertas atau Excel. Yang dipegang e-Piket adalah sisi petugasnya:
- Jadwal petugas per hari dan per pos, sehingga jelas siapa yang memegang meja piket pada jam tertentu.
- Check-in Piket dari Beranda saat mulai bertugas, lalu Selesaikan Piket dengan Catatan serah terima (opsional) sampai 1.000 karakter. Catatan ini hanya tampil kembali di kartu tugas penulisnya pada hari itu dan belum diteruskan ke petugas berikutnya, jadi jangan menjadikannya pengganti buku izin.
- Selama bertugas, bar Alat petugas di Piket Saya menampilkan pintasan Verifikasi Kehadiran bagi akun yang punya izin mengelola kehadiran murid, sehingga petugas bisa memeriksa kehadiran harian tanpa mencari menu.
Untuk izin tidak masuk seharian, orang tua bisa memakai Ajukan Izin di portal orang tua: pilih Izin atau Sakit, isi tanggal mulai dan selesai (paling lama 14 hari), lalu wali kelas menyetujui atau menolaknya. Fitur ini untuk ketidakhadiran per tanggal, bukan izin keluar di tengah jam pelajaran. Cara orang tua memakainya dibahas di cara memantau kehadiran anak di sekolah, dan cara merapikan rekapnya di rekap absensi siswa di Excel. e-Piket tersedia di paket Dasar, Lengkap, dan Premium; rinciannya ada di halaman aplikasi piket guru e-Piket.
Pertanyaan yang sering diajukan
Siapa yang berhak memberi izin murid keluar sekolah?
Lazimnya guru piket atas nama sekolah, setelah guru yang sedang mengajar mengetahui dan orang tua dikonfirmasi. Untuk izin pulang lebih awal yang tidak biasa, libatkan wali kelas atau wakasek kesiswaan. Siapa pun pemberinya, tuliskan kewenangan ini di tata tertib atau POS sekolah supaya tidak ada petugas yang ragu.
Bolehkah murid pulang sendiri tanpa dijemput?
Untuk murid SD dan SMP, sebaiknya tidak. Murid SMA atau SMK bisa pulang sendiri bila orang tua menyatakannya langsung kepada guru piket lewat telepon, dan jam keluarnya dicatat. Persetujuan yang hanya disampaikan murid, termasuk tangkapan layar pesan, tidak cukup.
Bagaimana jika orang tua tidak bisa dihubungi?
Untuk izin keperluan pribadi, tunda izinnya sampai orang tua bisa dihubungi. Untuk murid sakit, tetap rawat di UKS dan terus hubungi keluarga, termasuk kontak darurat yang tercatat di data sekolah. Bila keadaannya memburuk, bawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan didampingi guru.
Bolehkah orang tua meminta izin lewat telepon atau WhatsApp?
Boleh, asalkan nomornya cocok dengan nomor yang tercatat di data sekolah. Bila pesan datang dari nomor lain, telepon balik ke nomor yang tercatat sebelum izin diberikan. Bila penjemput bukan orang tua, namanya harus disebut orang tua dalam percakapan itu.
Apakah izin keluar di tengah hari mengubah status kehadiran murid?
Tergantung aturan sekolah. Umumnya murid yang sudah tercatat hadir pagi itu tetap berstatus hadir, sedangkan jam pelajaran yang ditinggalkan dicatat guru mapel dengan keterangan izin. Yang penting aturannya tertulis dan konsisten, supaya rekap wali kelas dan catatan guru mapel tidak saling bertentangan.
Referensi
- Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, JDIH BPK RI
- UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, JDIH BPK RI
- UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, JDIH BPK RI
- UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, JDIH BPK RI
Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?
SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri. Semua modul terbuka, tanpa instalasi.
Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Tidak perlu chat admin
Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp