e-Keuangan

Buku Tabungan Siswa: Format Excel, Aplikasi, dan Cara Mengelolanya di Sekolah

Sampul artikel buku tabungan siswa dengan buku tabungan kecil, lembar Excel rekap kelas, dan layar setoran per kelas di aplikasi

Buku tabungan siswa adalah catatan setoran, penarikan, dan saldo tiap murid yang dikelola sekolah, biasanya oleh wali kelas atau bendahara. Formatnya cukup enam kolom: tanggal, keterangan, setoran, penarikan, saldo, dan paraf petugas. Yang membuat tabungan siswa aman bukan formatnya, melainkan tiga kebiasaan: uang tidak mengendap di tangan guru, setiap transaksi tercatat dan bisa dilihat orang tua, serta ada orang kedua yang memeriksa. Artikel ini memberi format Excel siap pakai, pembagian tugas yang aman, dan pilihan aplikasi tabungan siswa.

Mengapa tabungan siswa jadi sorotan

Tabungan di sekolah adalah tradisi baik yang beberapa tahun terakhir sering berakhir dengan masalah. Di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tabungan siswa SD yang disimpan di koperasi dan dipinjamkan kembali kepada sejumlah guru macet saat pencairan; pendataan Inspektorat pada 2023 mencatat total dana tertahan sekitar Rp7,47 miliar di Kecamatan Cijulang dan Parigi. Pada 16 Februari 2026, warga di Kecamatan Parigi kembali mengadukan langsung kepada Gubernur Jawa Barat bahwa dana tabungan siswa dari empat angkatan sekitar Rp2,5 miliar di wilayah tersebut belum terbayarkan. Pada Juni 2026, orang tua murid kelas III sebuah SD negeri di Lombok Barat juga menuntut pengembalian tabungan yang diduga dipakai oknum guru untuk keperluan pribadi. Pada kasus-kasus yang mencuat ini, titik rawannya tampak pada dana yang dikelola secara tunai atau diputar sebagai pinjaman, pencatatan internal yang tidak terpantau orang tua, serta ketiadaan pemeriksaan berkala.

Dinas pendidikan mulai bereaksi. Disdikpora Kabupaten Cianjur menerbitkan surat edaran bernomor B/400.3.1/44/Disdikpora/07/2025 tertanggal 1 Juli 2025 yang melarang menabung melalui guru atau pihak sekolah untuk jenjang PAUD sampai SMP. Kepala dinasnya menegaskan, "yang dilarangnya ini bukan menabungnya, tapi menabung melalui guru atau pihak sekolah," dan mengarahkan kerja sama dengan perbankan lewat simpanan pelajar. Perwakilan Ombudsman NTB pada 2026 juga menyampaikan larangan sekolah mengelola tabungan siswa secara mandiri setelah menemukan dugaan penggelapan, pemotongan biaya administrasi saat pencairan, dan uang siswa yang didepositokan guru. Di sisi lain, OJK mencatat rekening tabungan pelajar di bank sudah mencapai 59,03 juta rekening dengan simpanan Rp29,13 triliun per kuartal pertama 2026, tanda bahwa jalur bank makin terjangkau.

Tiga model pengelolaan tabungan siswa

ModelDi mana uang disimpanPeran sekolahRisiko
Rekening bank atas nama siswa (SimPel atau produk pelajar lain)Bank (rekening individu siswa)Memfasilitasi setoran langsung kepada petugas atau agen bank yang datang ke sekolah (jemput bola), lalu mencatat; bila sekolah menerima titipan setoran sementara sesuai perjanjian kerja sama dengan bank, wajib disertai bukti serah terima dan disetor pada hari yang samaPaling kecil bila setoran diterima langsung oleh petugas atau kanal bank; bila sekolah menerima titipan sementara, tetap ada risiko selisih sebelum uang disetor ke bank
Rekening sekolah khusus tabunganSatu rekening bank atas nama sekolah, terpisah dari BOS dan komiteBendahara menyetor uang tunai ke bank paling lambat hari kerja berikutnya, mencatat saldo per siswa secara internalSedang–tinggi; sekolah tetap menguasai dana, siswa tidak tercatat sebagai nasabah mandiri maupun penerima penjaminan LPS per individu, dan dilarang di daerah yang melarang sekolah mengelola tabungan secara mandiri
Kas tunai atau koperasiBrankas sekolah, laci wali kelas, atau koperasiMemegang uang sekaligus mencatatTinggi; dana rawan terpakai atau macet seperti pada kasus di atas

Utamakan model pertama (rekening bank atas nama masing-masing siswa). Model rekening kolektif atas nama sekolah hanya boleh dipertimbangkan apabila belum terjangkau layanan SimPel, diizinkan dinas pendidikan setempat, disepakati tertulis dengan orang tua dan bank, serta diawasi dengan rekonsiliasi ketat. Kalau sekolah masih memakai model ketiga, langkah pertama bukan mengganti aplikasi, melainkan menghentikan penyimpanan kas tunai dan beralih ke rekening bank.

Format buku tabungan siswa (manual dan Excel)

Buku per siswa

Buku kecil yang dipegang siswa dan dibawa pulang agar orang tua ikut melihat. Halaman depan memuat nama, kelas, NIS, nomor rekening tabungan, dan nama wali kelas. Halaman isi memakai kolom berikut.

TanggalKeteranganSetoran (Rp)Penarikan (Rp)Saldo (Rp)Paraf
03-11-2026Setoran mingguan10.00010.000WK
10-11-2026Setoran mingguan15.00025.000WK
17-11-2026Tarik untuk buku paket20.0005.000WK, ortu

Penarikan selalu mengikuti ketentuan bank dan disertai paraf atau persetujuan orang tua/wali, karena dana tabungan adalah milik siswa pemegang rekening yang diwakili orang tua/walinya, bukan milik sekolah.

Rekap kelas di Excel

Buat satu berkas per tahun ajaran dengan dua lembar: Transaksi dan Rekap. Lembar Transaksi berisi semua setoran dan penarikan dari semua siswa, satu baris satu transaksi, sehingga mudah diurutkan dan diperiksa.

KolomIsiCatatan
A: TanggalTanggal transaksiFormat tanggal, bukan teks
B: NISNomor induk siswaKunci untuk rumus rekap
C: NamaNama siswaBisa otomatis dengan VLOOKUP dari daftar siswa
D: KelasRombelUntuk rekap per kelas
E: JenisSetor atau TarikPakai validasi data berupa daftar pilihan
F: SetoranNominal setoranKosong bila penarikan
G: PenarikanNominal penarikanKosong bila setoran
H: PetugasInisial pencatatJejak siapa yang mencatat

Lembar Rekap berisi daftar siswa dan tiga rumus. Dengan asumsi NIS siswa di kolom A lembar Rekap dan data transaksi di baris 2 sampai 1000:

  • Total setoran: =SUMIFS(Transaksi!F$2:F$1000;Transaksi!B$2:B$1000;A2)
  • Total penarikan: =SUMIFS(Transaksi!G$2:G$1000;Transaksi!B$2:B$1000;A2)
  • Saldo: =B2-C2 (total setoran dikurangi total penarikan)

Untuk saldo berjalan per transaksi di lembar Transaksi, tambahkan kolom I dengan rumus =SUMIFS(F$2:F2;B$2:B2;B2)-SUMIFS(G$2:G2;B$2:B2;B2), yang menjumlahkan semua transaksi siswa yang sama sampai baris itu. Pemisah argumen memakai titik koma pada Excel berbahasa Indonesia; ganti dengan koma bila pengaturan komputer Anda berbahasa Inggris. Cocokkan catatan saldo siswa dengan bukti mutasi atau saldo rekening bank setiap akhir bulan. Selisih sekecil apa pun harus dijelaskan hari itu juga.

Keterbatasan Excel terlihat saat sekolah punya banyak kelas: berkas dipegang satu orang, rumus mudah tergeser saat baris disisipkan, dan orang tua tidak bisa melihat saldo tanpa bertanya. Pola yang sama berlaku pada rekap kehadiran, seperti dibahas di cara membuat rekap absensi siswa di Excel.

Pembagian tugas yang aman

  1. Wali kelas mendampingi siswa saat menyetor kepada petugas bank yang datang ke sekolah; apabila kerja sama bank dan aturan dinas setempat mengizinkan titipan setoran kolektif sementara melalui sekolah, wali kelas mencatat per siswa dan menyerahkan uang beserta rekap ke bendahara pada hari yang sama dengan bukti serah terima. Wali kelas tidak menyimpan uang semalam pun.
  2. Bendahara tabungan mencocokkan uang titipan sementara dengan rekap, menyetorkannya ke bank pada hari yang sama atau paling lambat hari kerja berikutnya, dan menyimpan bukti setor resmi dari bank.
  3. Kepala sekolah menyetujui pencatatan penarikan besar atau pengajuan penarikan yang difasilitasi sekolah, serta menandatangani rekonsiliasi bulanan antara catatan sekolah dan bukti mutasi bank.
  4. Orang tua/wali menerima informasi setiap transaksi—lewat buku yang dibawa pulang, pesan WhatsApp, atau portal—serta memberikan persetujuan atau mendampingi siswa saat penarikan sesuai ketentuan bank.
  5. Komite atau pengawas memeriksa rekonsiliasi minimal tiap semester.

Aturan praktis lain: tidak ada pinjaman dari dana tabungan kepada siapa pun, termasuk untuk keperluan sekolah; tidak boleh ada potongan administrasi atau imbal jasa pengelola oleh guru maupun sekolah saat pencairan (biaya hanya mengikuti ketentuan resmi produk bank bila ada); dan saldo siswa yang pindah atau lulus diselesaikan penuh sesuai prosedur bank atau dikembalikan dengan tanda terima resmi.

Aplikasi tabungan siswa: yang perlu ada

Pencarian "aplikasi tabungan siswa gratis" dan "aplikasi tabungan siswa berbasis web" ramai karena Excel terasa berat begitu jumlah siswa ratusan. Apa pun aplikasinya, pastikan lima hal ini ada: akun pencatatan per siswa dengan riwayat yang tidak bisa dihapus (koreksi lewat transaksi pembalik), hak akses berbeda untuk wali kelas dan bendahara, laporan per kelas dan per periode yang bisa diunduh, pemberitahuan ke orang tua, serta cadangan data terpusat. Karena data anak dan data keuangan pribadi termasuk data pribadi yang bersifat spesifik menurut Pasal 4 ayat (2) dan Pasal 25 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), pemrosesan data dan pengiriman notifikasi saldo lewat WhatsApp atau portal wajib mendapat persetujuan eksplisit dari orang tua/wali, disertai pembatasan akses per akun wali, pengamanan data, dan aturan retensi yang jelas. Selain itu, berkas Excel atau program lokal berisiko kehilangan data apabila hanya tersimpan pada satu perangkat tanpa pencadangan berkala.

Tabungan Siswa di SiTuntas

Modul Tabungan Siswa pada e-Keuangan SiTuntas (dirilis Oktober 2026) menyediakan buku tabungan digital untuk pencatatan internal sekolah. Setiap siswa memiliki akun pencatatan internal bernomor tersendiri, dan setiap setoran atau penarikan dicatat sebagai transaksi bernomor yang tidak bisa diubah; kesalahan dikoreksi dengan transaksi pembalik sehingga jejak auditnya tetap utuh. Sekolah dapat memilih mode pengelolaan: mode bank sebagai bawaan, yaitu aplikasi berfungsi sebagai pencatat pendamping sementara dana disimpan di rekening SimPel masing-masing siswa, atau mode sekolah yang menjurnal transaksi ke dana khusus tabungan bagi sekolah yang masih diizinkan mengelola rekening penampungan. Pada pencatatan internal maupun pengajuan penarikan yang difasilitasi sekolah, penarikan di atas ambang tertentu (bawaan Rp500.000) dan penutupan akun pencatatan yang masih bersaldo memerlukan persetujuan pejabat sekolah yang ditunjuk, sedangkan otorisasi penarikan langsung di bank tetap mengikuti ketentuan bank.

Untuk pekerjaan harian wali kelas, tersedia layar setoran per kelas: daftar siswa satu rombel beserta saldonya tampil dalam satu halaman, wali kelas mengisi nominal setoran tiap anak lalu menyimpan sekaligus, dan akun pencatatan internal dibuat otomatis bila belum ada (pembukaan rekening SimPel tetap dilakukan melalui prosedur bank mitra). Wali kelas hanya bisa mencatat setoran untuk rombelnya sendiri pada tanggal hari itu, sedangkan bendahara dapat mencatat semua rombel dan tanggal mundur. Laporan menyediakan rekap per kelas, mutasi per periode, unduhan Excel, dan buku tabungan PDF per siswa. Setelah orang tua/wali memberikan persetujuan pemrosesan data dan fitur notifikasi diaktifkan, orang tua dapat menerima pesan WhatsApp setiap transaksi serta melihat saldo dan 20 transaksi terakhir anaknya melalui portal orang tua dengan akses terbatas per akun wali. Saat siswa pindah, putus sekolah, atau lulus, akun pencatatannya otomatis ditandai agar bendahara menindaklanjuti penyelesaian saldo. Sekolah yang menjalankan bank sampah digital e-Pilah juga dapat mencatat konversi hasil setoran sampah ke buku tabungan ini.

Baca juga cara mengimpor data siswa dari Dapodik sebelum menyiapkan akun buku tabungan siswa secara massal, cara kerja notifikasi WhatsApp ke orang tua, dan portal orang tua SiTuntas. Untuk sekolah yang ingin memulai dari bank sampah, lihat bank sampah sekolah yang terhubung e-Pilah.

Checklist memulai tabungan siswa yang aman di tahun ajaran ini

  1. Rapat dengan komite dan orang tua/wali: tetapkan tujuan tabungan, jadwal setoran, aturan penarikan, serta persetujuan tertulis pemrosesan data anak dan pengiriman notifikasi transaksi sesuai UU PDP.
  2. Utamakan membuka rekening bank atas nama masing-masing siswa (seperti SimPel) melalui kerja sama resmi dengan bank mitra; hindari rekening kolektif atas nama sekolah kecuali belum ada akses SimPel, diizinkan dinas pendidikan setempat, dan disepakati tertulis dengan orang tua serta bank.
  3. Tetapkan SK bendahara tabungan dan alur serah terima harian beserta bukti tertulis apabila sekolah memfasilitasi titipan setoran sementara.
  4. Pilih alat pencatatan: Excel dengan dua lembar di atas untuk sekolah kecil, atau aplikasi dengan akun pencatatan per siswa dan hak akses bertingkat untuk sekolah besar.
  5. Jadwalkan rekonsiliasi bulanan yang ditandatangani kepala sekolah, dan pemeriksaan komite tiap semester.
  6. Sepakati saluran informasi saldo bagi orang tua/wali—buku yang dibawa pulang, pesan WhatsApp, atau portal—dengan akses yang terlindungi untuk tiap wali.
  7. Siapkan prosedur penyelesaian atau pencairan tabungan menjelang kenaikan kelas dan kelulusan sesuai ketentuan bank, lengkap dengan tanda terima resmi.

Kesimpulan

Buku tabungan siswa yang baik sederhana: tanggal, keterangan, setoran, penarikan, saldo, dan paraf. Yang menentukan aman atau tidaknya adalah dana yang langsung disimpan di rekening bank atas nama siswa, pencatatan yang transparan bagi orang tua/wali, serta pemeriksaan berkala oleh pihak yang terpisah dari pencatat. Kasus di Pangandaran (dana tabungan yang ditempatkan di koperasi dan macet sebagai pinjaman) maupun di Lombok Barat (dugaan penggunaan dana oleh oknum pengelola) menunjukkan bahwa masalah utamanya bukan pada format kolom buku tabungan, melainkan pada tata kelola penyimpanan dana dan lemahnya pengawasan. Mulailah dari rekening bank yang tepat, lalu pilih Excel atau aplikasi sesuai ukuran sekolah.

Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.

WhatsApp

Referensi

  1. Dedi Mulyadi Diadang Warga di Pangandaran, Adukan Tabungan Siswa Miliaran Rupiah yang Mandek 4 Angkatan (Kompas.com, 23 Februari 2026)
  2. 7 Hal soal Kasus Tabungan Siswa SD di Pangandaran Tak Bisa Cair (detikNews, 20 Juni 2023)
  3. Oknum Guru SD di Lobar Diduga Tilap Ratusan Juta Tabungan Murid (Suara NTB, 24 Juni 2026)
  4. Disdik Cianjur Larang Siswa PAUD hingga SMP Nabung di Sekolah (detikJabar, 3 Juli 2025)
  5. Kerap Digelapkan, Ombudsman NTB Larang Sekolah Kelola Tabungan Siswa (Ombudsman RI Perwakilan NTB, 2026)
  6. Daftar Bank Penyedia Produk SimPel dari BCA hingga BSI, Tabungan Pelajar Tembus Rp 29,13 Triliun (JawaPos, 24 Juli 2026)
  7. Generic Model Simpanan Pelajar (SimPel) 2020 (Otoritas Jasa Keuangan)
  8. Resmikan 90 Ribu Sambungan Listrik untuk Warga, KDM Dicurhati 2 M Tabungan Siswa Hilang (Bapenda Provinsi Jawa Barat, 16 Februari 2026)
  9. Uang Tabungan Murid SD di Pangandaran yang Mandek Nilainya Fantastis Rp7,47 Miliar (iNews Pangandaran, 2023)
  10. Siaran Pers OJK Kembangkan Tabungan Simpanan Pelajar (Otoritas Jasa Keuangan)
  11. Undang-Undang Republik Indonesia tentang Perbankan (Otoritas Jasa Keuangan)
  12. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (JDIH BPK RI)
  13. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (JDIH BPK RI)

Bagikan artikel ini

Bagikan ke WhatsApp

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp