e-Voting

Cara Menyiapkan Akun Siswa untuk e-Voting OSIS di SiTuntas

Sampul panduan menyiapkan akun siswa untuk e-Voting OSIS SiTuntas

Panduan untuk admin sekolah: memastikan siswa aktif di rombel, membuat akun siswa sekaligus, membagikan kredensial, memantau pemilih yang belum punya akun, sampai siswa memilih di Bilik Suara OSIS.

Lima langkah menyiapkan akun pemilih

Dikerjakan admin sekolah atau operator Data Siswa. Langkah 4 dan 5 bisa berjalan bersamaan selama bilik dibuka.

Langkah 1: Pastikan siswa aktif dan masuk rombel

Akademik › Data Induk › Data Siswa
  1. Buka menu Data Siswa. Siswa yang lulus, pindah, atau keluar berstatus nonaktif dan tidak ikut memilih.
  2. Periksa rombel tahun ajaran pemilihan. Yang dihitung sebagai pemilih hanya siswa aktif yang terdaftar di rombel tahun ajaran itu.
  3. Tekan cip Belum rombel untuk menemukan siswa yang belum dimasukkan ke rombel, lalu tempatkan lewat Data Kelas (anggota rombel).

Siswa tanpa rombel akan melihat pesan "belum terdaftar di rombel" di bilik, bukan daftar calon.

Halaman Data Siswa SiTuntas dengan tombol Buat Akun Massal, data contoh
Gambar 1. Halaman Data Siswa SiTuntas dengan tombol Buat Akun Massal, data contoh.

Langkah 2: Buat akun siswa sekaligus

Data Siswa › Buat Akun Massal › Akun Siswa
  1. Tekan Buat Akun Massal, pilih Akun Siswa. Angka di menu menunjukkan berapa siswa aktif yang belum punya akun.
  2. Username tiap siswa adalah NIS-nya. Siswa yang sudah punya akun atau berstatus nonaktif dilewati, jadi tombol ini aman diulang.
  3. Sandi awal hanya ditampilkan sekali di layar kredensial. Siswa wajib menggantinya saat pertama kali masuk.

Siswa yang datang belakangan cukup dibuatkan akun dari tombol Buat Akun di barisnya.

Dialog Buat Akun Siswa Massal di SiTuntas, data contoh
Gambar 2. Dialog Buat Akun Siswa Massal di SiTuntas, data contoh.

Langkah 3: Bagikan kredensial, reset bila lupa

Layar kredensial › Salin / Unduh CSV
  1. Di layar kredensial, tekan Unduh CSV untuk menyimpan berkas (nama, username, sandi), atau Salin. Cetak per kelas dan bagikan lewat wali kelas.
  2. Siswa yang lupa sandi: buka barisnya di Data Siswa lalu Reset kata sandi. Untuk satu kelas sekaligus, saring kelasnya dulu lalu pakai reset massal.
  3. Simpan berkas kredensial di tempat tertutup dan hapus setelah dibagikan.

Sandi hasil reset juga hanya tampil sekali. Sarankan siswa langsung menggantinya di Profil.

Layar kredensial akun siswa dengan tombol Salin dan Unduh, data contoh diburamkan
Gambar 3. Layar kredensial akun siswa dengan tombol Salin dan Unduh, data contoh diburamkan.

Langkah 4: Buka pemilihan dan cek kartu akun

e-Voting › Pemilihan OSIS › detail pemilihan
  1. Buka detail pemilihan. Selama draf maupun dibuka, kartu pemilih siswa belum punya akun aktif menyebut jumlahnya, tanpa nama siswa.
  2. Angka itu ikut dihitung sebagai pemilih, jadi partisipasi tampak lebih rendah sampai akunnya dibuat.
  3. Tekan Buka bilik suara saat kandidat dan jadwal sudah siap. Akun yang dibuat setelahnya langsung bisa memilih selama bilik dibuka.

Kartu ini tidak tampil di layar proyektor, karena layar itu dilihat banyak orang.

Detail pemilihan e-Voting dengan kartu jumlah pemilih siswa belum punya akun, data contoh
Gambar 4. Detail pemilihan e-Voting dengan kartu jumlah pemilih siswa belum punya akun, data contoh.

Langkah 5: Siswa masuk dan membuka Bilik Suara OSIS

Akun siswa › Bilik Suara OSIS
  1. Siswa masuk dengan username dan sandinya, mengganti sandi awal, lalu membuka menu Bilik Suara OSIS.
  2. Pilih satu calon atau paslon, tekan Kirim suara, periksa layar konfirmasi, lalu kirim.
  3. Suara tercatat sekali dan tidak bisa diubah. Pilihan tetap rahasia; panitia hanya melihat jumlah suara.

Bila siswa belum bisa memilih, bilik menyebut sebabnya dan menyarankan menghubungi admin sekolah.

Bilik Suara OSIS di akun siswa dengan pesan penjelasan, data contoh
Gambar 5. Bilik Suara OSIS di akun siswa dengan pesan penjelasan, data contoh.

Siapa yang termasuk pemilih

Bilik Suara OSIS tidak memakai daftar pemilih yang dibekukan. Setiap kali siswa membuka bilik atau mengirim suara, SiTuntas memeriksa tiga hal saat itu juga: data siswanya berstatus aktif, ia terdaftar aktif di rombel salah satu semester pada tahun ajaran pemilihan, dan ia masuk dengan akun siswanya sendiri.

Karena pemeriksaannya langsung, perbaikan data yang dilakukan admin di tengah pemilihan ikut berlaku. Siswa yang baru dimasukkan ke rombel, data siswanya diaktifkan kembali, atau akunnya baru dibuat, bisa memilih tanpa panitia menutup dan membuka ulang bilik.

Akun boleh dibuat setelah bilik dibuka

Hari pemilihan sering memunculkan beberapa siswa yang ternyata belum punya akun: siswa pindahan, siswa yang terlewat saat impor, atau yang datanya baru dilengkapi. Admin cukup membuatkan akunnya dari Data Siswa. Begitu akun aktif dan siswa masuk, menu Bilik Suara OSIS muncul dan ia bisa memilih selama bilik masih dibuka.

Satu siswa tetap hanya punya satu suara per pemilihan. Kiriman kedua, termasuk klik ganda, ditolak dengan pesan bahwa suara sudah diberikan dan tidak bisa diubah.

Arti pesan yang muncul di bilik

Siswa yang belum bisa memilih tidak lagi mendapat halaman galat. Bilik menyebut sebabnya dan langkah yang perlu diambil, sehingga panitia di lokasi bisa langsung tahu harus menghubungi siapa.

Pesan di bilikPenyebabYang dilakukan admin
Belum terdaftar di rombel tahun ajaran pemilihanSiswa aktif, tetapi belum dimasukkan ke rombel tahun ituMasukkan ke rombel lewat Data Kelas
Data siswa tercatat nonaktifStatus siswa nonaktif (lulus, pindah, atau keluar)Periksa status di Data Siswa bila memang masih bersekolah
Akun belum tertaut ke data siswaAkun ada, tetapi tidak terhubung ke baris siswa mana punPeriksa akun siswa di Data Siswa
Bilik hanya untuk akun siswaYang masuk akun guru, tendik, atau adminGuru dan tendik memakai Bilik Suara GTK bila panitia mengizinkan

Akun yang dinonaktifkan admin langsung dikeluarkan dari sesinya dengan pesan bahwa akun dinonaktifkan. Setelah diaktifkan kembali, siswa masuk ulang dan bisa memilih bila bilik masih dibuka.

Daftar periksa sehari sebelum pemilihan

  • Kartu pemilih siswa belum punya akun aktif di detail pemilihan menunjukkan angka nol, atau sisanya sudah diketahui alasannya.
  • Kredensial sudah dibagikan per kelas dan siswa sudah mencoba masuk sekali untuk mengganti sandi awal.
  • Petugas tahu cara mereset kata sandi siswa yang lupa, langsung dari Data Siswa.
  • Jadwal buka dan tutup bilik sudah diisi, dan calon atau paslon sudah lengkap fotonya.

Tahapan pemilihan secara umum, dari pembentukan panitia sampai berita acara, dibahas di artikel Tata Cara Pemilihan Ketua OSIS yang Jujur. Fitur bilik suara, layar proyektor, dan pemilih GTK dijelaskan di halaman e-Voting SiTuntas.

Menjaga kredensial tetap aman

Berkas kredensial berisi username dan sandi awal banyak siswa sekaligus. Simpan di tempat tertutup, bagikan per kelas lewat wali kelas, lalu hapus salinannya setelah semua siswa mengganti sandi. Jangan mengirim berkas utuh ke grup percakapan kelas. Panitia hanya melihat jumlah suara per calon, tidak pernah melihat siapa memilih siapa.

Tanya jawab

Bisakah akun siswa dibuat setelah bilik dibuka?

Bisa. Hak pilih diperiksa saat siswa membuka bilik, jadi akun yang dibuat atau diaktifkan setelah bilik dibuka langsung bisa memilih, selama bilik masih dibuka dan siswanya aktif di rombel tahun ajaran pemilihan.

Bagaimana kalau siswa lupa kata sandi?

Admin membuka baris siswa itu di Data Siswa lalu menekan Reset kata sandi. Sandi sementara tampil sekali di layar kredensial; minta siswa langsung menggantinya di Profil.

Akun siswa dinonaktifkan, apa yang terjadi?

Sesi siswa itu langsung berakhir dengan pesan bahwa akunnya dinonaktifkan, dan ia tidak bisa memilih. Setelah admin mengaktifkannya kembali, siswa masuk ulang dan bisa memilih bila bilik masih dibuka.

Siswa sudah memilih, bisakah pilihannya diubah?

Tidak. Setiap siswa punya satu suara per pemilihan dan suara yang sudah tercatat tidak bisa diubah atau dihapus oleh siswa maupun panitia.

Siswa pindah kelas di tengah tahun, apakah tetap bisa memilih?

Tetap bisa, selama ia masih terdaftar aktif di salah satu rombel pada tahun ajaran pemilihan. Perpindahan kelas tidak menghapus suara yang sudah tercatat.

Bermanfaat? Bagikan ke rekan guru.

WhatsApp

Bagikan artikel ini

Bagikan ke WhatsApp

Ingin melihatnya berjalan di sekolah Anda?

SiTuntas dipakai setiap hari di sekolah negeri, tanpa instalasi. Coba gratis, semua modul terbuka. Paket Gratis tetap Rp0 selamanya.

Isi 3 data · Verifikasi singkat · Akun aktif otomatis · Bisa daftar sendiri. Mau dibantu? Chat kami.

Masih punya pertanyaan? Tanya kami via WhatsApp